Tren Liburan Baru, Micro-Tourism Jadi Pilihan Anak Muda Urban Cari Ketenangan

Yasinta Rahmawati, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 26 Juli 2025 | 06:09 WIB
Tren Liburan Baru, Micro-Tourism Jadi Pilihan Anak Muda Urban Cari Ketenangan
Ilustrasi liburan. (freepik)

Suara.com - Tekanan hidup yang besar saat ini membuat banyak orang semakin menyadari pentingnya work-life balance alias keseimbangan hidup yang menekankan bahwa hidup tidak melulu soal pekerjaan.

Pemikiran work-life balance inilah yang akhirnya melahirkan tren micro-tourism, yaitu liburan dengan waktu singkat, yakni 1 hingga 2 hari, yang berfokus pada tempat menarik, dekat, dan mudah diakses.

Keuntungan konsep micro-tourism ini adalah biaya yang dikeluarkan jadi lebih sedikit dan tidak perlu melakukan sederet persiapan panjang untuk liburan. Hasilnya, micro tourism menjadi pilihan ideal bagi mereka yang mendambakan healing sejenak dari rutinitas harian.

President Director PT. BET Obaja International, Rudy Lie membenarkan tren ini berkembang seiring meningkatnya kesadaran anak muda terhadap pentingnya work-life balance. Apalagi, kata Rudy, saat ini generasi muda cenderung mengedepankan kepraktisan.

"Generasi muda sekarang mengutamakan fleksibilitas dan kepraktisan. Mereka ingin liburan yang cepat, efisien, tapi tetap menyenangkan dan tentunya estetik untuk diunggah ke media sosial,” ujarnya melalui keterangan yang diterima Suara.com, Jumat (25/7/2025).

President Director PT. BET Obaja International, Rudy Lie. (Suara.com/Dini Afrianti Effendi)
President Director PT. BET Obaja International, Rudy Lie. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Tujuan destinasi dengan konsep micro tourism adalah lokasi tersembunyi alias hidden gems di daerah sehingga tidak banyak orang yang tahu. Contohnya seperti pantai tersembunyi, desa wisata, glamping di pegunungan, hingga kafe-kafe unik yang cocok untuk dipamerkan di media sosial.

Selain itu, destinasi micro tourism ini harus bisa ditempuh dalam waktu singkat, jadwal tidak padat, minim anggaran, dan tetap bisa mengurangi stres akibat beban pekerjaan atau rutinitas harian.

Kemunculan tren inilah yang akhirnya ditangkap para agen perjalanan lalu mengenalkannya kepada calon wisatawan dengan cara membuka cabang layanan di pusat kota atau pusat perbelanjaan ternama. Hal ini sebagaimana dilakukan Obaja Tour yang baru-baru ini membuka cabang terbaru di kawasan Pondok Indah Mall 3 (PIM 3), Jakarta Selatan.

Hasilnya, masyarakat urban di perkotaan bisa lebih mudah berlibur dengan konsep micro tourism. Terlebih kalangan generasi muda yang umumnya dikenal sebagai traveler 'si paling dadakan', untuk liburan ke destinasi impian meski waktunya cenderung singkat.

baca juga

Layanan wisata yang dicari agen perjalanan, mulai dari pemesanan tiket, pengurusan visa, hingga paket liburan fleksibel, kini dengan mudah didapatkan dalam waktu bersamaan.

Lokasi cabang agen perjalanan yang strategis dan layanan cepat diyakini menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda yang kerap menjunjung tinggi konsep 'instan'.

Di sisi lain, tren micro tourism juga diprediksi akan terus berkembang. Ini karena gaya hidup masyarakat urban cenderung cepat sehingga mudah menguras energi. Kondisi ini harus dibarengi dengan istirahat sejenak melalui cara terhubung dengan teman, keluarga, dan orang tersayang.

Manfaat Micro Tourism

Melansir laman Plantrip, micro tourism bukan hanya murah dan fleksibel hingga diminati generasi muda, tapi konsep liburan ini juga cenderung berfokus pada wisata ramah lingkungan yang mulai dielu-elukan dari berbagai penjuru dunia.

Sehingga manfaatnya bukan cuma dirasakan wisatawan, tapi juga destinasi yang dikunjungi, seperti berikut:

1. Pengalaman Autentik

Micro tourism biasanya akan melibatkan masyarakat dan tradisi setempat. Sehingga wisatawan akan mendapat pengetahuan dan pengalaman lebih dalam terhadap budaya dan warisan di lokasi yang dikunjungi.

2. Praktik Berkelanjutan

Alih-alih mengunjungi tempat yang jauh, destinasi micro tourism cenderung mudah diakses dan cepat, sehingga kampanye liburan ramah lingkungan dan mendukung pelestarian sumber daya alam serta budaya bisa semakin digalakkan.

3. Ekonomi dan Kepribadian Wisatawan Bertumbuh

Micro tourism berarti mendukung usaha kecil dan inisiatif lokal. Efeknya, dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi maupun ketahanan masyarakat. Bahkan secara pribadi, wisatawan akan bertumbuh menjadi sosok yang lebih empati dan punya perspektif baru terhadap dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujudkan Liburan Bebas Tanpa Ribet dengan Rental Mobil TRAC yang Profesional dan Terpercaya

Wujudkan Liburan Bebas Tanpa Ribet dengan Rental Mobil TRAC yang Profesional dan Terpercaya

Lifestyle | Jum'at, 25 Juli 2025 | 16:34 WIB

Lawan Makin Jago, Gigi Dall'igna Pilih Kerja Daripada Liburan

Lawan Makin Jago, Gigi Dall'igna Pilih Kerja Daripada Liburan

Your Say | Kamis, 24 Juli 2025 | 09:30 WIB

Liburan ke Bogor Gak Perlu Mahal! Ini 5 Rekomendasi Hotel Murah Rp200 Ribuan yang Nyaman

Liburan ke Bogor Gak Perlu Mahal! Ini 5 Rekomendasi Hotel Murah Rp200 Ribuan yang Nyaman

Lifestyle | Selasa, 22 Juli 2025 | 14:12 WIB

Daftar Negara Bebas Visa Bagi Paspor Indonesia (Update Juli 2025)

Daftar Negara Bebas Visa Bagi Paspor Indonesia (Update Juli 2025)

Lifestyle | Rabu, 16 Juli 2025 | 12:55 WIB

Terkini

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:50 WIB

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Bukan Sekadar Rasa Gurih, Ghea Indrawari Punya Alasan Khusus Suka Mi Ayam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 17:49 WIB

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

Suket Gibran Batal di MA, Waketum Golkar Buka Suara: Tak Boleh Dibiarkan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:48 WIB

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Atap Honda Civic Ringsek Dihantam Pohon Tumbang di Tulungagung, 2 Korban Lolos dari Maut

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 17:47 WIB

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Wapres Gibran Hadiri Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Kalumpang

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 17:46 WIB

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

Ferry Boboho Akui Diminta Febrie Adriansyah 'Dinginkan' Uang dari Tan Kian

News | Senin, 02 November 2026 | 17:43 WIB

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

Tak Cukup Propam, Reza Minta Kemenko Polkam dan Presiden Turun Tangan Usut Penggeledahan Pesantren

News | Senin, 02 November 2026 | 17:41 WIB

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

Buntut Geledah Ponpes Pakai Senjata, Kapolri Resmi Copot Kapolres Sukoharjo!

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

Polisi Ciduk Pengedar Uang Palsu di Cengkareng, Pelaku Sempat Beli Narkoba di Kampung Ambon

News | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 17:39 WIB

×