Kalender Weton dan Pasaran Jawa Awal Agustus 2025: Asmara, Karier dan Keuangan

M Nurhadi

Jum'at, 01 Agustus 2025 | 06:10 WIB
Kalender Weton dan Pasaran Jawa Awal Agustus 2025: Asmara, Karier dan Keuangan
Ilustrasi [ChatGPT]

Suara.com - Budaya Jawa kaya akan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun, salah satunya adalah perhitungan hari baik dan buruk berdasarkan kalender weton dan pasaran. Sistem penanggalan ini bukan sekadar deretan tanggal, melainkan sebuah peta waktu yang diyakini dapat memengaruhi karakter seseorang, menentukan kecocokan jodoh, hingga memprediksi keberuntungan dalam berbagai aspek kehidupan. Bagi masyarakat Jawa, memahami weton dan pasaran adalah bagian integral dari menjaga harmoni dengan alam semesta.

Kalender Jawa memiliki sistem unik yang berbeda dengan kalender Masehi yang umum kita gunakan. Jika kalender Masehi hanya mengenal hari-hari seperti Senin, Selasa, Rabu, dan seterusnya, kalender Jawa menggabungkan dua siklus utama: siklus Saptawara (tujuh hari) yang mirip dengan hari Masehi, dan siklus Pancawara (lima hari pasaran). Kedua siklus ini jika digabungkan akan membentuk kombinasi unik yang disebut weton.

Setiap hari dalam siklus Saptawara dan Pancawara memiliki nilai neptu atau bobot angka tertentu. Misalnya, hari Minggu memiliki neptu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, dan Sabtu 9. Sementara itu, untuk pasaran, Legi memiliki neptu 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, dan Kliwon 8. Ketika neptu hari dan pasaran ini dijumlahkan, hasilnya adalah neptu weton yang diyakini memiliki pengaruh kuat terhadap nasib seseorang.

Memahami Weton dan Pasaran

Konsep weton sangatlah penting dalam tradisi Jawa. Weton tidak hanya digunakan untuk mencari tahu hari lahir seseorang, melainkan juga menjadi penentu dalam banyak keputusan penting. Misalnya, calon pengantin sering kali menghitung weton mereka untuk memastikan keselarasan dan keharmonisan rumah tangga di masa depan. Tak jarang, weton juga digunakan untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk memulai usaha baru, pindah rumah, atau bahkan menanam padi agar hasilnya melimpah.

Pemilihan tanggal baik berdasarkan weton adalah salah satu praktik yang umum dilakukan. Masyarakat Jawa percaya bahwa melakukan kegiatan penting pada hari yang tidak sesuai dengan weton seseorang dapat membawa kesialan atau hambatan. Sebaliknya, memilih hari yang tepat dapat melancarkan segala urusan dan mendatangkan keberuntungan.

Weton dan Pasaran untuk 31 Juli - 1 Agustus 2025

Kamis, 31 Juli 2025

Pada tanggal 31 Juli 2025, berdasarkan perhitungan kalender Jawa, hari tersebut jatuh pada Kamis Wage.

baca juga

Kamis memiliki nilai neptu 8.

Wage memiliki nilai neptu 4.

Dengan demikian, neptu weton Kamis Wage adalah 8 + 4 = 12.

Orang yang lahir pada weton Kamis Wage konon memiliki sifat optimis, gigih, dan berjiwa sosial tinggi. Mereka cenderung menjadi pribadi yang mudah beradaptasi dan suka menolong. Namun, terkadang mereka juga bisa mudah terbawa perasaan atau terlalu percaya pada orang lain.

Jumat, 1 Agustus 2025

Selanjutnya, pada tanggal 1 Agustus 2025, jatuh pada Jumat Kliwon.

Jumat memiliki nilai neptu 6.

Kliwon memiliki nilai neptu 8.

Maka, neptu weton Jumat Kliwon adalah 6 + 8 = 14.

Individu dengan weton Jumat Kliwon sering dikaitkan dengan sifat pemimpin, berwibawa, dan memiliki daya tarik alami. Mereka dikenal sebagai pribadi yang cerdas, visioner, dan pandai berbicara. Namun, sifat negatif yang mungkin muncul adalah mudah tersinggung atau memiliki ego yang kuat.

Meskipun di era modern ini banyak keputusan didasarkan pada data dan logika ilmiah, kepercayaan terhadap weton dan pasaran tetap relevan bagi sebagian besar masyarakat Jawa. Hal ini bukan semata-mata takhayul, melainkan wujud dari kearifan lokal yang telah membentuk cara pandang dan perilaku mereka selama berabad-abad. Perhitungan weton dapat menjadi panduan awal atau referensi dalam mengambil keputusan, memberikan rasa tenang, dan menghubungkan individu dengan tradisi leluhur.

Memahami weton dan pasaran adalah cara untuk menghargai warisan budaya yang kaya. Ini juga mengajarkan kita tentang bagaimana masyarakat terdahulu mencoba memahami dan berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka, menciptakan sistem yang unik untuk mengarungi kehidupan. Dengan terus mempelajari dan melestarikan pengetahuan ini, kita turut menjaga kekayaan budaya Indonesia yang tak ternilai harganya.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Ibu-Ibu: Bikin Semangat 45 Makin Membara

7 Hadiah Lomba 17 Agustus untuk Ibu-Ibu: Bikin Semangat 45 Makin Membara

Lifestyle | Kamis, 31 Juli 2025 | 21:00 WIB

3 Zodiak Paling Hoki secara Finansial di Agustus 2025, Cuan Deras Menanti!

3 Zodiak Paling Hoki secara Finansial di Agustus 2025, Cuan Deras Menanti!

Lifestyle | Kamis, 31 Juli 2025 | 19:35 WIB

7 Zodiak Paling Beruntung di Awal Agustus, Rezeki Lancar dan Hoki Datang!

7 Zodiak Paling Beruntung di Awal Agustus, Rezeki Lancar dan Hoki Datang!

Lifestyle | Kamis, 31 Juli 2025 | 17:36 WIB

12+ Ide Hadiah Lomba 17 Agustusan yang Unik Beserta Tips Membelinya

12+ Ide Hadiah Lomba 17 Agustusan yang Unik Beserta Tips Membelinya

Lifestyle | Kamis, 31 Juli 2025 | 11:00 WIB

5 Ide Tumpeng 17 Agustus Unik dan Kreatif, Ada Tema Bhineka Tunggal Ika

5 Ide Tumpeng 17 Agustus Unik dan Kreatif, Ada Tema Bhineka Tunggal Ika

Lifestyle | Kamis, 31 Juli 2025 | 15:00 WIB

1 Agustus 2025 Memperingati Hari Apa? dari Girlfriend Day hingga Childfree

1 Agustus 2025 Memperingati Hari Apa? dari Girlfriend Day hingga Childfree

Lifestyle | Kamis, 31 Juli 2025 | 21:05 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×