Pergub Perdamaian Pertama di Indonesia: Kolaborasi Anak Muda dan Pemerintah Lampung

Vania Rossa

Senin, 04 Agustus 2025 | 22:19 WIB
Pergub Perdamaian Pertama di Indonesia: Kolaborasi Anak Muda dan Pemerintah Lampung
Peluncuran Pergub Perdamaian Pertama di Indonesia. (Dok. ChildFund)

Suara.com - Dalam upaya menjaga keharmonisan dan memperkuat ikatan sosial di tengah keberagaman, Provinsi Lampung melangkah lebih jauh dengan meluncurkan Peraturan Gubernur No. 18 Tahun 2025 tentang Penguatan Ikatan Sosial dalam Pencegahan Konflik Sosial.

Regulasi ini menjadi yang pertama di Indonesia yang secara khusus fokus pada pencegahan konflik melalui penguatan hubungan sosial, terutama melibatkan peran aktif anak muda.

Inisiatif ini merupakan buah kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan ChildFund International di Indonesia, yang didukung oleh Uni Eropa lewat Proyek Penguatan Kohesi Sosial (SSCP).

Program yang berjalan selama 30 bulan ini menempatkan anak muda sebagai ujung tombak dalam membangun masyarakat yang inklusif dan damai.

Husnul Maad, Country Director ChildFund Indonesia, menyampaikan bahwa pergub ini adalah hasil kerja bersama yang tidak hanya berhenti pada dokumen kebijakan, tapi menjadi langkah nyata memperkuat kohesi sosial di masyarakat.

“Ini bukan hanya soal aturan, tapi tentang membangun budaya perdamaian dan keterlibatan aktif pemuda dalam mencegah konflik sosial,” ujarnya.

Pendekatan program juga berakar pada nilai-nilai budaya lokal Lampung, seperti falsafah Piil Pesenggiri, yang menekankan kehormatan, kejujuran, dan rasa saling menghargai antarwarga.

Selain itu, program ini mengedepankan prinsip kesetaraan gender dan inklusi sosial agar seluruh lapisan masyarakat bisa ikut merasakan manfaatnya.

Drs. M. Firsada, M.Si, mewakili Gubernur Lampung, menekankan pentingnya pencegahan konflik sejak dini agar terwujud lingkungan yang harmonis dan produktif.

baca juga

“Peran anak muda sangat penting karena mereka adalah harapan masa depan yang mampu menjaga perdamaian sekaligus menjadi agen perubahan,” tuturnya.

Program ini juga mencakup pengembangan modul pendidikan perdamaian berbasis budaya lokal yang mudah diakses melalui media cetak maupun gim daring, sehingga pendekatan perdamaian dapat dijangkau lebih luas, terutama kalangan muda.

Candra Dethan, Project Manager SSCP, mengungkapkan bahwa terbitnya pergub ini adalah hasil proses panjang melibatkan berbagai kelompok agama, suku, serta pemangku kepentingan pemerintah dan masyarakat.

“Semoga apa yang dicapai di Lampung dapat menginspirasi daerah lain untuk mengedepankan perdamaian sebagai fondasi kemajuan,” katanya.

Dengan regulasi yang berfokus pada penguatan ikatan sosial ini, Lampung berharap dapat menjadi pionir dalam mewujudkan masyarakat yang damai, inklusif, dan tangguh.

Harapannya, semangat kolaborasi anak muda dan pemerintah ini dapat diperluas ke seluruh Indonesia, membawa perdamaian sebagai kekuatan utama untuk pembangunan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peace in Style: Saat Pakaian Jadi Simbol Perdamaian yang Universal

Peace in Style: Saat Pakaian Jadi Simbol Perdamaian yang Universal

Lifestyle | Minggu, 27 Juli 2025 | 09:46 WIB

Netanyahu Nominasikan Trump untuk Nobel Perdamaian! Apa Alasannya?

Netanyahu Nominasikan Trump untuk Nobel Perdamaian! Apa Alasannya?

Video | Rabu, 09 Juli 2025 | 11:05 WIB

Prabowo Gebrak BRICS: Tolak Standar Ganda dan Suarakan Bandung Spirit untuk Palestina

Prabowo Gebrak BRICS: Tolak Standar Ganda dan Suarakan Bandung Spirit untuk Palestina

News | Senin, 07 Juli 2025 | 15:44 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×