Kenapa Jeans Tidak Boleh Sering Dicuci? Simak 4 Alasan Penting Berikut

Yasinta Rahmawati

Kamis, 07 Agustus 2025 | 19:21 WIB
Kenapa Jeans Tidak Boleh Sering Dicuci? Simak 4 Alasan Penting Berikut
Celana jeans (freepik)

Suara.com - Apakah kamu termasuk salah satu penggemar jeans? Bahan pakaian yang satu ini memang memiliki banyak penggemar di seluruh dunia. Tidak sedikit orang yang suka mengenakan celana jeans sebagai pakaian sehari-hari untuk beraktivitas.

Tidak hanya modelnya yang tak lekang digerus zaman, celana jeans juga cocok dipadupadankan dengan apa saja, menambah berbagai pilihan ootd alias outfit of the day anak muda. Celana jeans juga cenderung tidak mudah kotor, sehingga bisa dikenakan berkali-kali tanpa harus dicuci.

Para pakar memang menyarankan agar celana berbahan jeans sebaiknya tidak perlu sering dicuci jika ingin awet dan tahan lama. Alasannya, air serta deterjen bisa merusak warna dan serat pada jeans. Jika memang ingin mencucinya, perlu perlakuan khusus.

“Kami sarankan jarang dicuci, mencuci dengan air dingin, lalu jemur,” ujar Jill Guenza selaki Wakil Presiden Desain Wanita Global Levi’s, seperti dikutip dari Marie Claire beberapa waktu yang lalu.

Pendiri serta Desainer AMO, Kelly Urban, mengungkapkan bahwa semakin jarang jeans dicuci akan semakin baik. Hal ini karena jeans secara alami akan membentuk pola pakaian yang unik sesuai dengan bentuk tubuh pemakainya.

“Paling lama saya menggunakan jeaks yang tidak dicuci selama enam bulan, itu karena raw jeans. Tapi untuk yang bukan raw jeans, saya biasanya mencucinya setelah tiga kali digunakan,” ujar Kelly pada salah satu kesempatan.

Wakil Presiden Senior Desain Wanita di American Eagle, Molly Kuick, juga menyuarakan hal yang senada agar tidak sering-sering mencuci celana jeans. Ia juga memberikan rekomendasi tempat penyimpanan pakaian berbahan jeans dan denim yang baik.

Celana denim atau celana jeans pria. [Pexels/mstudio]
Celana denim atau celana jeans pria. [Pexels/mstudio]

“Untuk jaket jeans dan rompi denim, cobalah untuk tidak menggantungnya di lemari yang penuh sesak. Gantunglah di tempat yang memungkinkan udara keluar masuk dan mencegah bau juga,” ujar Molly.

Co-Founder of Decade, Molly Spittal, mengungkapkan bahwa sebenarnya sebagian besar jeans yang sudah dipasarkan telah dicuci dengan mesin industri pada saat proses pembuatan, sehingga mesin cuci rumahan seharusnya tidak terlalu memengaruhi kualitas bahan.

baca juga

Namun, berbeda halnya dengan raw jeans yang bahannya memang langsung diambil dari mesin tenun, tanpa diolah terlebih dahulu.

“Jika Anda membeli raw jeans, saya sarankan cukup merendamnya di dalam bak semalaman tanpa dikucek. Bilas dan keringkan. Mencuci raw jeans di mesin cuci akan mengubah tampilan dan nuansa pakaian secara dramatis,” ujar Molly Spittal.

Ilustrasi celana jeans. (unsplash.com/@ninjason)
Ilustrasi celana jeans. (unsplash.com/@ninjason)

Selain berbagai alasan di atas, berikut beberapa poin penting lainnya kenapa jeans tidak boleh sering dicuci.

1. Mempertahankan warna dan tampilan

Setiap kali jeans dicuci, pewarna alami yang digunakan pada bahan akan cenderung memudar. Hal ini bisa menyebabkan jeans jadi kehilangan warnanya sehingga tampak pudar dan luntur. Frekuensi mencuci yang dikurangi akan membantu menjaga warna jeans agar tetap segar dan tajam serta lebih lama.

2. Menghindari penyusutan

Jeans merupakan bahan pakaian yang cenderung menyusut ketika dicuci, apalagi jika dicuci menggunakan air panas. Penyusutan ini bisa menyebabkan jeaks jadi tidak nyaman dan pas lagi ketika dikenakan.

3. Mencegah kerusakan serat

Selain menghindari penyusutan, jeans juga tidak boleh terlalu sering dicuci untuk mencegah kerusakan serat. Serat-serat pada jeans cenderung melemah setiap kali dicuci, apalagi jika dicuci dengan mesin. Proses pencucian tersebut dapat menyebabkan jeans jadi lebih tipis dan rentan robek.

4. Menjaga karakteristik jeans

Alasan terakhir, jeans sebaiknya jangan terlalu sering dicuci untuk mempertahankan karakteristik uniknya. Salah satu daya tarik jeans adalah kemampuannya untuk membentuk karakteristik unik dari waktu ke waktu, termasuk pola lipatan serta keausan yang disebut ‘fades’.

Proses pembentukan keunikan ini terjadi secara alami seiring dengan pemakaian dan minimnya pencucian. Mencuci jeans terlalu sering bisa menghapus pola fades yang telah terbentuk, sehingga menghilangkan keunikan dan karakteristik itu.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Iklan Jeans American Eagle Sydney Sweeney Menuai Kontroversi?

Mengapa Iklan Jeans American Eagle Sydney Sweeney Menuai Kontroversi?

Lifestyle | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Celana Riding Murah: Nyaman buat Touring, Kece Dipakai Harian

5 Rekomendasi Celana Riding Murah: Nyaman buat Touring, Kece Dipakai Harian

Lifestyle | Senin, 28 Juli 2025 | 13:41 WIB

5 Rekomendasi Celana Denim Pria Terbaik: Bahan Berkualitas, Harga Mulai Rp200 Ribuan

5 Rekomendasi Celana Denim Pria Terbaik: Bahan Berkualitas, Harga Mulai Rp200 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 27 Juni 2025 | 08:16 WIB

Terkini

Indonesia Kembali Bidik Kursi DK PBB 2029-2030, Sugiono Ungkap Komitmen yang Dibawa

Indonesia Kembali Bidik Kursi DK PBB 2029-2030, Sugiono Ungkap Komitmen yang Dibawa

News | Minggu, 27 September 2026 | 11:19 WIB

Sammy Simorangkir Bawakan Lagu-Lagu Kerispatih, Pestapora 2026 Larut dalam Nostalgia

Sammy Simorangkir Bawakan Lagu-Lagu Kerispatih, Pestapora 2026 Larut dalam Nostalgia

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 11:08 WIB

3D Printing Kini Bisa Bikin Mainan hingga Barang Medis

3D Printing Kini Bisa Bikin Mainan hingga Barang Medis

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:07 WIB

Padepopan: Sweet Escape Hadirkan Festival Musik di Tengah Terminal Jatijajar yang Tetap Beroperasi

Padepopan: Sweet Escape Hadirkan Festival Musik di Tengah Terminal Jatijajar yang Tetap Beroperasi

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 11:05 WIB

BI dan Bank Sentral Timor-Leste Sepakati Penjajakan QRIS Antarnegara

BI dan Bank Sentral Timor-Leste Sepakati Penjajakan QRIS Antarnegara

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:57 WIB

Guruh Soekarnoputra Dikenang Fadli Zon sebagai Sosok yang Tekun Merawat Literasi

Guruh Soekarnoputra Dikenang Fadli Zon sebagai Sosok yang Tekun Merawat Literasi

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:55 WIB

Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 10:54 WIB

Tether dan Bitcoin Jadi Aset Kripto Paling Diburu Investor Sepanjang Agustus

Tether dan Bitcoin Jadi Aset Kripto Paling Diburu Investor Sepanjang Agustus

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:52 WIB

Sosok Belliza Shyntia Putri, Anak Bamsoet Sekaligus Calon Menantu Melly Goeslaw

Sosok Belliza Shyntia Putri, Anak Bamsoet Sekaligus Calon Menantu Melly Goeslaw

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 10:50 WIB

Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?

Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:50 WIB

×