Arti Salus Populi Suprema Lex Esto yang Tertulis di Belakang Rantis Brimob, Apakah Relevan?

Farah Nabilla Suara.Com
Jum'at, 29 Agustus 2025 | 14:27 WIB
Arti Salus Populi Suprema Lex Esto yang Tertulis di Belakang Rantis Brimob, Apakah Relevan?
Sejumlah kendaraan taktis atau rantis seperti Water Cannon dan Baraccuda disiagakan di sekitar Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya jelang pemeriksaan Habib Rizieq Shihab cs hari ini, Selasa (1/12/2020). [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Tulisan Salus Populi Suprema Lex Esto mendadak menjadi sorotan publik setelah fotonya terpampang jelas di bagian belakang salah satu kendaraan taktis (rantis) Brimob jenis water cannon.

Gambar ini tersebar luas di media sosial pasca tragedi demo 28 Agustus 2025. Dalam peristiwa ini, seorang driver ojek online tewas karena terlindas rantis Brimob yang diduga berjenis Rimueng.

Lantas, apa sebenarnya arti dari kalimat Latin Salus Populi Suprema Lex Esto tersebut, dan mengapa sering dipakai dalam institusi keamanan hingga aparat penegak hukum?

Asal-usul Kalimat 'Salus Populi Suprema Lex Esto'

Ungkapan 'Salus Populi Suprema Lex Esto' berasal dari bahasa Latin yang berarti “Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.”

Arti Salus Populi Suprema Lex Esto [X]
Arti Salus Populi Suprema Lex Esto [X]

Kalimat ini pertama kali dikenal dari karya filsuf dan negarawan Romawi, Marcus Tullius Cicero, dalam bukunya De Legibus yang berarti Tentang Hukum.

Frasa ini kemudian diadopsi oleh berbagai negara, lembaga hukum, hingga aparat keamanan sebagai semboyan yang menekankan bahwa kepentingan rakyat harus ditempatkan di atas segalanya.

Makna Filosofis dalam Konteks Aparat Keamanan

Dalam konteks penggunaan di rantis Brimob, tulisan ini memiliki makna penting. Keselamatan masyarakat adalah prioritas tertinggi dalam setiap tindakan aparat. Penegakan hukum harus berpihak pada kepentingan rakyat, bukan sebaliknya.

Baca Juga: Anies Angkat Bicara Soal Meninggalnya Affan Kurniawan: Investigasi Harus Transparan!

Aparat yang mengemban tugas keamanan wajib menjaga ketertiban tanpa mengorbankan nyawa masyarakat sipil.

Dengan kata lain, kehadiran semboyan ini seharusnya menjadi pengingat bahwa aparat bekerja untuk melindungi, bukan mencelakakan rakyat.

Sayangnya, makna luhur tersebut justru berbanding terbalik dengan kenyataan yang terjadi pada 28 Agustus 2025. Dalam aksi unjuk rasa yang berujung ricuh, sebuah rantis Brimob diduga Rimueng justru melindas seorang driver ojek online hingga tewas.

Insiden ini menimbulkan kritik keras publik, karena semboyan yang tertulis di kendaraan taktis aparat seakan tidak sejalan dengan praktik di lapangan.

Rantis Brimob dan Slogan yang Dipasang

Brimob Polri diketahui menggunakan berbagai jenis kendaraan taktis, mulai dari Barracuda, Rimueng, hingga Water Cannon. Slogan seperti Salus Populi Suprema Lex Esto biasanya dicetak di bagian belakang kendaraan, termasuk pada water cannon yang sering digunakan untuk pengendalian massa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI