Suara.com - Rumah anggota Komisi I DPR RI Ahmad Sahroni di Jalan Swasembada Timur, Tanjung Priok, Jakarta Utara hancur diamuk massa. Bahkan, harta benda di dalamnya turut remuk, termasuk cation figure Iron Man yang menjadi favorit politisi NasDem tersebut.
Dilihat dari postingan akun X @pepenidolamu, ratusan warga mengepung dan menerobos masuk ke dalam rumah sang dewan. Dari perabotan hingga mobil mahalnya turut dirusak massa.
Kaca dari jendela maupun perabotan berserakan di lantai marmer warna hitam. Sejumlah alat elektronik turut penyok dihantam pukulan kemarahan.

"Situasi terkini dari dalam rumah Ahmad Sahroni. Semuanya sudah habis, hancur, diamuk sama massa. Patung Iron Man sudah berhasil dibawa," tutur perekam video yang diunggah akun X tersebut, Sabtu (30/8/2024).
Action figure Iron Man tersebut menjadi salah satu benda kesukaan bagi Ahmad Sahroni. Ia memajangnya di ruang keluarga, dekat dengan garasi yang berisi koleksi mobil serta motor mewahnya.
Anggota dewan yang didepak dari jabatan Wakil Ketua Komisi III itu tidak hanya memiliki satu action figure saja, tetapi ada kisaran 6 action figure Iron Man berukuran tubuh manusia, beberapa ukuran sedang dan puluhan ukuran kecil.

Diketahui, Ahmad Sahroni mendapatkan action figure tersebut harus pesan terlebih dahulu karena edisi terbatas dan banyak orang yang menginginkannya.
"Iya, ini pesen. Rebutan (mendapatkannya). Datangnya udah dirakit. Ini jadi belahan, satu (kaki), dua (tubuh), tiga (tubuh depan), empat (kepala)," kata Ahmad Sahroni sambil menunjuk bagian-bagian dari salah satu cation figure-nya, dikutip dari YouTube deHakims Story.
Ahmad Sahroni mengatakan bahwa harga satu action figure tersebut lebih dari Rp400 juta. Bila dikalikan dengan banyaknya koleksi yang dimilikinya, ia telah menggelontorkan sekitar Rp3,2 miliar.
Baca Juga: Penampakan Mobil Mewah Ahmad Sahroni yang Diamuk Massa, Rusak Parah!
Namun, angka tersebut belum termasuk action figure ukuran sedang dan kecil miliknya. Belum juga dengan action figure superhero lain, seperti Spiderman.
Kronologi Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni
Permasalahan ini bermula dari pernyataan Ahmad Sahroni saat mengomentari seruan pembubaran DPR RI. Ia mengatakan orang yang menyerukan hal itu adalah "orang tolol sedunia".
Tidak hanya itu, Ahmad Sahroni juga mengkhalalkan penangkapan terhadap massa demonstran yang usianya masih di bawah umur.
Sejak pukul 15.00 WIB, massa yang datang dengan sepeda motor mulai mengepung kediamannya di dalam perkampungan.
Aksi ini bermula sebagai demonstrasi damai di depan pagar tinggi berwarna hitam yang tertutup rapat.