Penyesalan Awkarin atas Pilihan Politik

Sebagaimana diketahui, pemilik nama asli Karin Novilda ini menjadi pendukung paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Dalam postingan di Instagramnya, Awkarin mengunggah layar hitam sebagai bentuk kemarahan sekaligus duka atas tewasnya driver ojol bernama Affan Kurniawan.
Affan Kurniawan, pemudian berusia 21 tahun, tewas ditabrak dan dilindas rantis Brimob di tengah aksi demi DPR di Jakarta Pusat pada Kamis, 28 Agustus 2025.
"Turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk driver ojol yang jadi korban dilindas mobil barracuda. Nyawa rakyat kecil lagi-lagi jadi korban. Usut tuntas, jangan ada pengalihan isu," tulis Awkarin di Instagram pribadinya.
Awkarin meminta maaf dan mengakui kesalahan politiknya. Ia juga menuturkan bahwa dampak keselahannya itu kini harus ditanggung rakyat Indonesia.
"Maafkan aku atas pilihan burukku di masa lalu, karena hari ini kita semua ikut menanggung akibatnya," katanya.
Dalam unggahannya, Awkarin turut menyinggung kontrasnya kondisi rakyat yang sedang menuntut keadilan dengan anggota DPR RI yang justru bebas menikmati berbagai fasilitas tambahan.
Melalui postingan lainnya, ia menampilkan foto ikonis mahasiswa yang sedang menduduki Gedung DPR/MPR pada tragedi Mei 1998 dengan tulisan "RIP Indonesia's Democracy" di bawah simbol Garuda Pancasila berwarna hitam, diiringi dengan lagu "Ibu Pertiwi".
Baca Juga: Berapa Kekayaan Rachel Vennya? Dulu Kampanye 'Oke Gas', Kini Malu Salah Pilih
Lagi-lagi, Awkarin kembali menekankan tekadnya demi melawan ketidakadilan. "Hari ini bukan rakyat melawan rakyat, tapi rakyat yang melawan ketidakadilan kekuasaan," tuturnya.
Awkarin juga menambahkan, "Pun seribu kali maaf yang kuucap. Yang tersisa hanyalah penyesalan dan rasa malu, namun sekarang aku berdiri bersama kalian karena keadilan adalah hak semua warga negara," pungkas Awkarin.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari