Sherly Tjoanda Partai Apa? Gubernur Berharta Rp709 M Viral Ogah 'Jualan Jabatan dan Proyek'

Nur Khotimah

Selasa, 09 September 2025 | 20:13 WIB
Sherly Tjoanda Partai Apa? Gubernur Berharta Rp709 M Viral Ogah 'Jualan Jabatan dan Proyek'
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. (Instagram/s_tjo)

Suara.com - Baru-baru ini sebuah video yang menegaskan bahwa Gubernur Sherly Tjoanda ogah "jualan jabatan dan proyek" viral di media sosial.

"Saya tidak butuh dipuji-puji. Saya tidak memberikan kewenangan pada siapa pun: saudara, teman, orang dekat, untuk membawa nama saya, untuk menjual jabatan, menjual proyek," kata dia seperti dikutip dari video tersebut.

Sherly juga menegaskan bahwa dirinya tidak membutuhkan tambahan nilai ekonomi dari saudara-saudara, teman kerja selama lima tahun ke depan.

"Jangan berbicara di belakang saya. Saya tidak suka orang bergosip di belakang saya, apalagi mereka tidak mengenal saya. Tujuan dari pemerintahan saya dan Pak Wagub adalah mewujudkan good governance," katanya lagi.

Sherly Tjoanda sendiri merupakan Gubernur Maluku Utara. Ia diketahui menjadi gubernur terkaya periode 2024-2029 dengan harta kekayaan Rp709 miliar.

Dengan viralnya pernyataan soal ogah "jualan jabatan dan proyek", serba-serbi tentang Gubernur Sherly Tjoanda banyak dicari. Termasuk soal partai yang mengusungnya.

Sherly Tjoanda dari Partai Apa?

Sherly Tjoanda (Wikipedia)
Sherly Tjoanda (Wikipedia)

Maju sebagai calon Gubernur Maluku Utara pada Pemilu 2024, Sherly Tjoanda berpasangan dengan Sarbin Sehe.

Pasangan ini meraup dukungan dari Partai Nasdem, PPP, Demokrat, PKB, PAN, Gelora, Buruh, dan PSI. Sayangnya, setelah dilantik, kemenangan Sherly-Sehe tidak semulus kelihatannya.

Mengutip laman Mahkamah Konstitusi, hasil pilgub Maluku Utara disengketakan awal tahun ini. Pasalnya, ada selisih yang tinggi pada perolehan suara antara Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Nomor Urut 2 Aliong Mus-Sahril Tahir dengan Pasangan Calon Nomor Urut 4 Sherly Tjoanda-Sarbin Sehe.

baca juga

Aliong-Sahril menjadi pemohon dalam perkara ini. Sementara Sherly-Sarbin dilaporkan karena diduga melakukan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Panel Hakim Arief Hidayat, Fadly menyampaikan bahwa kecurangan tersebut melibatkan birokrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Maluku Utara, serta pihak terkait lainnya, termasuk Bawaslu Provinsi Maluku Utara dan Pjs Gubernur Abubakar Abdullah.

Ia menuding adanya tindakan yang mengarah pada perbuatan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) yang tidak hanya dilakukan oleh Pihak Terkait, tetapi juga oleh penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara dan Bawaslu.

Salah satu dugaan pelanggaran yang disoroti adalah perlakuan istimewa terhadap Pihak Terkait dalam proses pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta. Pemohon mengklaim bahwa seluruh pasangan calon lainnya menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Chason Boesuri Ternate, sesuai dengan keputusan KPU.

"Tindakan yang melanggar ketentuan ini juga mencakup penyebaran foto dan stiker pasangan calon nomor urut 4 melalui pesan WhatsApp oleh Pjs Gubernur dan pejabat Sekda, yang menyebabkan informasi tersebut tersebar luas di masyarakat, baik di Provinsi Maluku Utara maupun di seluruh Indonesia," ujar Fadly.

Pemohon juga menyoroti bahwa keputusan KPU yang menetapkan rumah sakit sebagai tempat pemeriksaan kesehatan untuk calon gubernur dan wakil gubernur juga tidak diikuti oleh Pihak Terkait.

Selain itu, keputusan KPU terkait penetapan pasangan calon dalam waktu singkat dan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan dianggap keliru dan terburu-buru.

Fadly membacakan permohonan mengungkapkan atas tindakan KPU yang meloloskan yang bersangkutan, maka telah pula dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Maluku Utara.

Akan tetapi, Bawaslu seakan-akan menutup mata dan menolak permohonan sengketa tahapan yang diajukan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur yang lain.

Untuk itu, Pemohon meminta Mahkamah untuk membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Maluku Utara Nomor 67 Tahun 2024 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku utara Tahun 2024, tanggal 08 Desember 2024.

Serta meminta MK untuk mengabulkan permohonan Pemohon dengan mendiskualifikasi atau menggugurkan Pasion Nomor urut 4 atas nama Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe dari Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Periode 2024-2029.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Sambungkan MRT Jakarta ke Banten, Pramono Anung Desak Dirut Cari Akal!

Ingin Sambungkan MRT Jakarta ke Banten, Pramono Anung Desak Dirut Cari Akal!

News | Selasa, 09 September 2025 | 15:38 WIB

Menkeu Purbaya Punya Kekayaan Rp 39 Miliar, Koleksi 4 Mobil Mewah

Menkeu Purbaya Punya Kekayaan Rp 39 Miliar, Koleksi 4 Mobil Mewah

Bisnis | Senin, 08 September 2025 | 19:55 WIB

Dedi Mulyadi Semprot Ibu yang Suruh Anaknya Minta Uang: Itu Tidak Mendidik!

Dedi Mulyadi Semprot Ibu yang Suruh Anaknya Minta Uang: Itu Tidak Mendidik!

Entertainment | Selasa, 09 September 2025 | 06:15 WIB

Terkini

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

×