Inul Daratista Lulusan Apa? Sadar Diri Ogah Jadi Wakil Rakyat karena Tak Sekolah Tinggi

Nur Khotimah

Jum'at, 12 September 2025 | 18:18 WIB
Inul Daratista Lulusan Apa? Sadar Diri Ogah Jadi Wakil Rakyat karena Tak Sekolah Tinggi
Inul Daratista bersama sang suami, Adam Suseno. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Di tengah banyaknya artis yang terjun ke dunia politik sebagai wakil rakyat, Inul Daratista enggan mengikuti jejak mereka.
  • Bagi Inul Daratista, ini bukan tugas mudah, terlebih karena dirinya bukan merupakan lulusan sekolah tinggi.
  • Pernyataan ini membuat latar pendidikan Inul Daratista dicari tahu. Kira-kira, ia lulusan apa ya?

Suara.com - Pedangdut Inul Daratista terang-terangan menolak untuk menjadi wakil rakyat. Ia mengaku sadar diri karena merasa tidak memiliki pendidikan tinggi yang layak untuk jabatan tersebut.

Setelah pernyataan itu, latar belakang pendidikan Inul pun jadi sorotan publik. Berbeda dengan sejumlah artis lain yang memilih terjun ke politik, Inul justru enggan mengikuti jejak mereka.

"Saya enggak mau. Saya tahu kapasitas saya. Saya tahu kemampuan saya, dan saya tahu lulusan sekolah saya tidak tinggi juga," ujar Inul Daratista, dilansir pada Jumat (12/9/2025).

"Menjaga untuk menjadi wakil rakyat takutnya tidak amanah. Saya sadar kemampuan saya tidak ada di situ, kemampuan saya sebagai seorang penghibur, sebagai seorang bisnis," imbuh pemilik Goyang Ngebor itu.

Ucapan Inul Daratista langsung ramai diperbincangkan di media sosial. Latar belakang pendidikan Inul pun turut menuai atensi netizen. Seperti apa?

Latar Pendidikan Inul Daratista

Inul Daratista (Instagram/@inul.d)
Inul Daratista (Instagram/@inul.d)

Berdasarkan penelusuran, Inul tidak menyelesaikan pendidikannya karena sejak remaja harus bekerja sebagai penyanyi keliling. Hal ini pernah ia ceritakan sendiri lewat unggahan di akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan itu, Inul mengaku hanya menempuh pendidikan sampai tingkat SMP. "Piye? Sik pantes tah kunciran gini? Tapi nek suruh sekolah maneh wis males," ujarnya.

Ia juga menceritakan bahwa dirinya sering gagal di hampir semua mata pelajaran, kecuali agama dan kesenian.

"Coba nek zaman sekarang. Ndasku dikeplak lapor si mbok, terus iso dipecat gurune. Nilai kesenian 90, nilai agama 95. Yang lain nilainya nggak jelas. Tergantung teman mana yang mau kasih contekkan," katanya.

baca juga

Walaupun hanya sekolah sampai tingkat SMP, Inul menegaskan tidak pernah menyesalinya. Ia merasa tetap bisa berkarya dan bertahan hidup tanpa harus memiliki ijazah tinggi.

Meski demikian, sikap Inul justru sering mendapat apresiasi dari publik. Salah satunya ketika ia menanamkan nilai sederhana pada anak semata wayangnya, Yusuf Ivander.

Anak dari Inul dan Adam Suseno itu mengaku hanya membawa uang jajan Rp20 ribu per hari. Jumlah itu dianggap kecil, apalagi dengan kondisi keluarga mereka yang hidup berkecukupan.

Yusuf menyebut dirinya lebih suka membeli bahan makanan untuk dimasak di rumah daripada jajan di restoran.

"Kalau pulang biasanya nge-gym kan di PIM. Di situ sekalian beli kadang daging, kadang ayam masak di rumah biar enggak mahal-mahal. Soalnya kalau beli dada ayam atau daging yang udah jadi di restoran itu mahal," tuturnya.

"Kalau di sekolah, satu ayam bisa Rp20 ribu. Itu udah dapat kentang, dapat sayuran juga. Kalau buat jajan ya Rp20.000. Paling Rp50.000 sih sehari," sambung Yusuf.

Kejujuran anaknya soal pengeluaran harian pun membuat banyak orang salut dengan pola asuh Inul.

"Didiknya bener ini mbk inul.. Masya Allah," tulis seorang warganet. "Kedua ortunya dulu berjuang dari nol, sekarang anaknya dididik untuk berjuang juga," tambah yang lain.

Perjalanan hidup Inul memang penuh kesulitan sebelum terkenal seperti sekarang. Ia pernah harus tampil dengan baju yang sama berhari-hari karena tidak punya cukup pakaian.

Bahkan, setiap kali selesai manggung, ia langsung mencuci baju itu agar bisa dipakai lagi keesokan harinya.

Kesulitan transportasi juga ia rasakan, hingga harus menumpang truk atau mobil bak terbuka menuju panggung berikutnya.

Inul juga mengaku pernah menunggu di pinggir jalan sampai pagi demi mendapat tumpangan. Bayaran dari hasil manggung pun kadang tidak langsung cair sehingga ia harus berutang pada pemilik orkes.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuota Beasiswa Pemuda Tangguh 2025 Naik Signifikan, Pemkot Surabaya Komitmen Pemerataan Pendidikan

Kuota Beasiswa Pemuda Tangguh 2025 Naik Signifikan, Pemkot Surabaya Komitmen Pemerataan Pendidikan

News | Jum'at, 12 September 2025 | 16:17 WIB

Saat ASN Dilarang Flexing, Gaji DPRD Kabupaten Bogor Tembus Rp91 Juta Sebulan

Saat ASN Dilarang Flexing, Gaji DPRD Kabupaten Bogor Tembus Rp91 Juta Sebulan

News | Jum'at, 12 September 2025 | 15:14 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Lulusan SMA, D3 dan S1 Apakah Berbeda? Ini Rinciannya

Gaji PPPK Paruh Waktu Lulusan SMA, D3 dan S1 Apakah Berbeda? Ini Rinciannya

Lifestyle | Jum'at, 12 September 2025 | 14:49 WIB

Terkini

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Kasus KM Virgo Transport 8, Pemilik Kapal Bisa Terjerat Pidana

Video | Rabu, 30 September 2026 | 21:20 WIB

×