Cara Membedakan Sepatu New Balance 574 Ori dan KW agar Tidak Terkecoh

Husna Rahmayunita

Minggu, 14 September 2025 | 17:20 WIB
Cara Membedakan Sepatu New Balance 574 Ori dan KW agar Tidak Terkecoh
Sepatu New Balance 574. [Website/New Balance]
baca 10 detik

- Salah satu sepatu populer dan timeless adalah New Balance 574 yang memiliki style ikonik.

- Di balik desainnya yang sederhana, New Balance 574 digandrungi banyak orang, anak muda hingga orang tua.

- Namun sebelum membeli New Balance 574, mesti teliti agar tidak terkecoh mana yang asli atau palsu.

 Pada sepatu palsu, sering kali kode ini berbeda atau bahkan tidak ada.

3. Kualitas Bahan dan Jahitan

Sepatu New Balance ori menggunakan material berkualitas tinggi. Untuk model 574, bahan utamanya adalah suede halus, kulit asli, dan jaring (mesh) yang kuat. Jahitan pada sepatu asli sangat rapi, presisi, konsisten, dan rapat.

Sebaliknya, sepatu KW biasanya menggunakan bahan yang terasa kaku dan murah, dengan jahitan yang berantakan, benang terlepas, atau tidak simetris.

4. Periksa Logo "N" dan Detail Lain

Logo "N" di sisi sepatu asli terlihat tegas, rapi, dan menempel dengan presisi. Kualitas bordirnya halus dan tidak ada bekas lem yang berlebihan.

Cek juga tulisan "New Balance" di lidah sepatu dan insole. Font pada sepatu asli konsisten, jelas, dan tidak mudah luntur.

5. Cek Bagian Sol dan Insole

Sol luar (outsole) sepatu asli terbuat dari karet yang kokoh dan anti-selip. Bagian sol tengah (midsole) New Balance 574 menggunakan teknologi ENCAP yang menggabungkan busa lembut dan lapisan poliuretan untuk mendukung kenyamanan.

baca juga

Di sepatu palsu, biasanya solnya terasa lebih keras atau kurang empuk. Bagian dalam insole sepatu ori juga memiliki tekstur dan embosan kode produksi, sedangkan insole KW biasanya polos.

6. Timbang Bobot Sepatu

Sepatu New Balance ori memiliki bobot yang solid dan terasa proporsional. Sepatu palsu biasanya terasa lebih ringan atau lebih berat dari seharusnya karena menggunakan bahan berkualitas rendah dan konstruksi yang asal-asalan.

7. Harga yang Terlalu Murah

Jika menemukan sepatu New Balance 574 dengan harga yang jauh di bawah harga pasaran resmi, patut berhati-hati. Sebab, walau ada diskon, perbedaan harga yang ekstrem bisa menjadi tanda bahwa sepatu tersebut palsu.

Sebaiknya membeli dari toko resmi atau penjual terpercaya agar mendapatkan sepatu New Balance 574 asli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Sepatu Adidas dan New Balance Diskon Besar pada Promo 9.9: Mulai Rp 200 Ribuan!

9 Sepatu Adidas dan New Balance Diskon Besar pada Promo 9.9: Mulai Rp 200 Ribuan!

Lifestyle | Selasa, 09 September 2025 | 15:49 WIB

Asics Gel Kayano 14 Vs New Balance 530: Mana yang Lebih Worth It di 2025?

Asics Gel Kayano 14 Vs New Balance 530: Mana yang Lebih Worth It di 2025?

Lifestyle | Rabu, 03 September 2025 | 19:50 WIB

8 Rekomendasi Sepatu New Balance yang Nyaman untuk Usia di Atas 40 Tahun

8 Rekomendasi Sepatu New Balance yang Nyaman untuk Usia di Atas 40 Tahun

Lifestyle | Senin, 25 Agustus 2025 | 12:28 WIB

Terkini

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Cara Pakai Cleanser Sekaligus Masker Viva untuk Cegah Kerutan pada Kulit Kering

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

TP2DD Jatim Raih Penghargaan, Gubernur Khofifah Pastikan Digitalisasi Bermanfaat bagi Masyarakat

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 11:20 WIB

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

Benjamin Netanyahu Sembunyikan Peringatan UEA Soal Ancaman Serangan Besar Hamas

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:11 WIB

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 11:10 WIB

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

Dari Lapas Sukamiskin ke Cibinong, Mengapa Kasus Kamar Mewah Napi Terus Berulang?

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:04 WIB

×