10 Tren Makanan yang Diprediksi Bakal Booming di Tahun 2025, Ada Favoritmu?

Nur Khotimah

Rabu, 24 September 2025 | 10:00 WIB
10 Tren Makanan yang Diprediksi Bakal Booming di Tahun 2025, Ada Favoritmu?
Ilustrasi tren makanan. (Google AI Studio)

Suara.com - Tahun 2025 diprediksi menjadi masa penuh inovasi di industri kuliner. Dari bahan unik hingga pengaruh budaya global, sejumlah tren baru siap mengubah cara masyarakat menikmati makanan.

Dilansir dari TouchBistro dan National Geographic, berikut ada beberapa tren makanan yang diprediksi bakal populer dan jadi tren di tahun 2025.

Tren ini mencerminkan perubahan selera konsumen sekaligus meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan dan keberlanjutan.

1. Tamarind : Rasa Tahun Ini

Ilustrasi asem.pixels
Ilustrasi asem.pixels

Tamarind, buah dengan cita rasa manis dan asam, akan meroket popularitasnya. Dikenal sebagai "rasa tahun ini" oleh McCormick & Company, tamarind bisa diterapkan dalam berbagai hidangan, seperti ayam panggang tamarind dan mocktail nanas-tamarind.

2. Jamur Sebagai Alternatif Daging

Ilustrasi jamur.pixels
Ilustrasi jamur.pixels

Jamur kini menjadi pusat perhatian sebagai alternatif daging dalam masakan nabati. Varietas seperti jamur king oyster semakin populer, digunakan untuk membuat hidangan seperti scallop jamur dan burger jamur. Peningkatan penjualan jamur spesial hingga 63% antara 2012 dan 2023 menunjukkan tren ini semakin kuat.

Selain itu, dewan melaporkan bahwa penjualan jamur khusus telah melonjak 63% antara tahun 2012 dan 2023. Jadi, jenis jamur apa saja yang tersedia?

"Jamur tiram raja sedang merajai," menurut National Geographic. Para koki menggunakan jamur bertangkai tebal ini untuk membuat kerang jamur, cumi-cumi, sayap ayam, dan banyak lagi – semuanya dengan jamur ini sebagai pengganti daging. 

3. Nostalgia Kuliner: Favorit Lama Kembali

Makanan yang mengingatkan pada masa kecil akan kembali mendominasi. Hidangan seperti hash browns yang dipadukan dengan bahan mewah dan mini dessert akan menjadi tren.

Ini memberikan kesempatan bagi restoran untuk menghidupkan kembali kenangan manis dengan sentuhan modern.

baca juga

4. Rasa Floral Yang Semakin Populer

Ilustrasi makanan dan minuman  yang berbunga .pixels
Ilustrasi makanan dan minuman yang berbunga .pixels

Flora seperti lavender dan chamomile akan menjadi tambahan menarik di menu. Dengan semakin banyaknya konsumen yang mencari cita rasa floral, restoran dapat menawarkan teh floral atau koktail dengan sentuhan bunga untuk menarik pelanggan.

5. Sandwich Dengan Sentuhan Internasional

Ilustrasi makanan Sandwich
Ilustrasi makanan Sandwich

Sandwich yang menggabungkan elemen internasional akan menjadi favorit baru. Dari grilled cheese dengan truffle hitam hingga choripan Argentina, variasi ini memberikan pengalaman baru bagi pecinta makanan. Sandwich internasional siap merebut hati para pengunjung.

6. Kembali Ke Eropa

makanan yang berasal dari eropa.pixels
makanan yang berasal dari eropa.pixels

Setelah beberapa tahun fokus pada masakan Asia dan Latin, makanan Eropa kini kembali menjadi sorotan.

Restoran Italia dan Prancis dengan sentuhan modern menawarkan hidangan yang lebih berani dan kreatif, dari makanan laut Mediterania hingga fusion Inggris-India.

7. Alternatif Susu Menarik

Ilustrasi olahan susu.pixels
Ilustrasi olahan susu.pixels

Minuman berbasis susu nabati, seperti susu oat dan macadamia, akan semakin populer. Dengan pertumbuhan pesat dalam penjualan susu nabati, restoran dapat memanfaatkan tren ini dengan menambahkan pancake susu oat atau mayones vegan berbasis susu kedelai ke dalam menu mereka.

8. Seacuterie Menggantikan Charcuterie

Konsep seacuterie, yang menampilkan berbagai jenis makanan laut, akan menggantikan charcuterie. Piring seacuterie dengan ikan mentah, udang, dan saus rumah menawarkan pengalaman baru yang menarik bagi pecinta makanan laut.

9. Kue dengan Rasa "Swicy"

Kue-kue dengan kombinasi rasa manis dan pedas, atau "swicy" akan menjadi tren. Konsumen semakin mencari kue dengan profil rasa baru, seperti mangga habanero atau madu chipotle, menambah variasi menarik di menu dessert.

10. Kesadaran Terhadap Sumber Bahan Makanan

Semakin banyak konsumen yang peduli tentang keberlanjutan dan asal usul bahan makanan. Restoran akan lebih selektif dalam memilih pemasok yang mendukung praktik berkelanjutan.

Menu yang mencantumkan informasi tentang bahan-bahan, seperti "grass-fed" atau "free range," akan menjadi lebih umum.

Dengan memanfaatkan tren-tren ini, restoran dapat tetap relevan dan menarik bagi pelanggan di tahun 2025.

Namun, penting untuk mempertimbangkan apakah setiap tren sesuai dengan identitas dan target pasar restoran masing-masing.

Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Disebut Seblak? Begini Asal-usul Kuliner Sunda yang Lagi Viral di Thailand

Kenapa Disebut Seblak? Begini Asal-usul Kuliner Sunda yang Lagi Viral di Thailand

Lifestyle | Selasa, 23 September 2025 | 13:56 WIB

5 Fakta Krisis Singapura: Harga Sewa Melambung hingga Restoran Tutup

5 Fakta Krisis Singapura: Harga Sewa Melambung hingga Restoran Tutup

Bisnis | Senin, 22 September 2025 | 18:18 WIB

Dari Pasar Malam ke Fine Dining, Daging Panggang Tak Pernah Kehilangan Pesona

Dari Pasar Malam ke Fine Dining, Daging Panggang Tak Pernah Kehilangan Pesona

Lifestyle | Senin, 22 September 2025 | 16:13 WIB

Terkini

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Mau Ikut Fun Run 5K? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Lari Nyaman dari Lokal Sampai Global

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:29 WIB

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 10:25 WIB

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Enam Lokasi Pasar Murah di Pekanbaru Periode Sepekan ke Depan

Riau | Senin, 28 September 2026 | 10:23 WIB

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Tak Takut Atmosfer GBK, Pelatih Malaysia Kenang Pernah Bikin Timnas Indonesia Terluka

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:22 WIB

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Cari Serum Wardah untuk Samarkan Kerutan? Ini Pilihannya, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:20 WIB

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Hamzah Batik Malioboro Terbakar Lagi Setelah 2004, Ini Sejarahnya dengan Sosok Raminten dan Mirota

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:19 WIB

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Banten | Senin, 28 September 2026 | 10:08 WIB

×