Menyusuri Jejak Rasa Kuliner Tradisional di Pasar Kangen Jogja 2025

Ruth Meliana

Kamis, 25 September 2025 | 12:57 WIB
Menyusuri Jejak Rasa Kuliner Tradisional di Pasar Kangen Jogja 2025
Sejumlah pengunjung sedang membeli sate kere pada pagelaran Pasar Kangen 2025 di Taman Budaya Yogyakarta, Selasa (23/9/2025). (dok. Pribadi/Gradciano Madomi Jawa)
Adrem merupakan dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan gula merah yang dilelehkan (DocsPribadi/Gradciano Madomi Jawa)
Adrem merupakan dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan gula merah yang dilelehkan (DocsPribadi/Gradciano Madomi Jawa)

Di sudut area kuliner, terdapat tenant yang menjual Adrem, makanan khas Bantul. Terlihat Mas Momo, pedagang asal Sewon, Bantul, sibuk melayani para pembeli yang ingin membeli adrem.

Bentuk makanan ini unik, bulat pipih dengan warna cokelat keemasan. Adrem dibuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan gula merah yang dilelehkan. Selain itu, ia juga menjual cucur tradisional.

“Kalau cucur modern biasanya pakai gula pasir, saya tetap pakai gula jawa biar ada rasa tradisionalnya,” ujar Mas Momo sambil tersenyum.

Ia sudah berjualan di Pasar Kangen sejak 2019. Alasannya sederhana: ingin memperkenalkan adrem kepada generasi muda.

“Banyak anak muda di luar Bantul tidak kenal makanan ini. Padahal enak banget kalau ditemani teh atau kopi,” tambahnya. Ia berharap Pasar Kangen membuat lebih banyak orang tahu, lalu jatuh cinta pada camilan sederhana ini.

2. Jenang Jagung Mbah Bayan

Tenant jajanan Jenang Jagung Mbah Bayan (DocsPribadi/Gradciano Madomi Jawa)
Tenant jajanan Jenang Jagung Mbah Bayan (DocsPribadi/Gradciano Madomi Jawa)

Sedikit masuk ke dalam area pasar, Bu Uci Handayani melayani pengunjung dengan sabar. Jenang buatannya diberi nama Jenang Jagung Mbah Bayan. Resep ini diturunkan dari kakek dan neneknya. Mereka sudah jualan menu ini di pasar tradisional dari tahun 1970-an.

Jagung yang mereka olah berasal dari petani lokal. Kemudian ditumbuk halus, lalu dimasak dengan kelapa parut. Resep tersebut kemudian diolah menjadi hidangan bubur bercita rasa manis gurih.

“Kalau temanya kedaulatan pangan, ya cocok. Jagung dan umbi itu bisa jadi pengganti nasi,” tambahnya.

baca juga

3. Sate Kere Munggah Bale

Sate kere merupakan salah satu makanan tradisional yang dikenal di Yogyakarta dan di Solo (DocsPribadi/Gradciano Madomi Jawa)
Sate kere merupakan salah satu makanan tradisional yang dikenal di Yogyakarta dan di Solo (DocsPribadi/Gradciano Madomi Jawa)

Selain itu, ada Pak Kucil Birowo yang menjual sate kere dengan nama “Sate Kere Munggah Bale.” Sate kere merupakan salah satu makanan tradisional yang dikenal di Yogyakarta dan di Solo. 

Sate kere terbuat jeroan sapi seperti paru dan usus sapi. Sate ini juga dilengkapi dengan bumbu kacang atau sambal kecap yang sama seperti sate pada umumnya.

Selain menjual sate kere yang berbahan lemak, beliau juga menjual beberapa alternatif seperti sate ayam, sate koyor, serta sate bakso bagi pembeli yang tidak menyukai lemak.

“Saya sudah jualan di Pasar Kangen sejak 2015. Setiap tahun ikut, kecuali waktu pandemi,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran makanan tradisional di pasar kangen bukan hanya sebagai bahan jajan, melainkan juga sebagai edukasi budaya.

“Kuliner itu juga bagian dari budaya. Jadi konsep pasar kangen ini adalah tempat edukasi budaya bagi pengunjung, khususnya bagi anak muda maupun para mahasiswa yang merantau ke Jogja” katanya.

"Kami rasa kalau belum ikut pasar kangen itu, kayak belum punya kebanggaan. Ini kemudian menjadi passion untuk kami agar membuat pasar kangen dikenal. Kalau misalnya kita lihat ada anak muda yang makan tiwul sambil jalan itu kan ada rasa gembira dan bahagia bagi saya,” tambahnya.

Bagaimana Kata Pengunjung?

Para pengunjung bahkan telah memadati acara Pasar Kangen mulai dari sore hari (DocsPribadi/Gradciano Madomi Jawa)
Para pengunjung bahkan telah memadati acara Pasar Kangen mulai dari sore hari (DocsPribadi/Gradciano Madomi Jawa)

Bagi Mita, mahasiswa asal Palembang yang baru pertama kali datang ke pasar Kangen, pengalaman ini terasa segar.

“Aku penasaran karena sering lihat di media sosial. Ternyata seru banget, bisa coba makanan yang belum pernah aku makan selama di Jogja,” katanya.

Sementara bagi Bu Ninik, warga asli Jogja, Pasar Kangen adalah mesin waktu.

“Kerasa banget nostalgianya. Beberapa makanan yang dulu sering saya makan waktu kecil, sekarang ada lagi di sini. Sekarang makannya hanya ada di pasar tradisional,” ujarnya.

Bagi yang baru pertama kali datang, ada beberapa menu yang wajib dicoba. Pertama, adrem Bantul yang manis legit, cocok disantap dengan teh panas. Kedua, jenang jagung, bubur sederhana dengan rasa gurih alami.

Ketiga, sate kere, kuliner rakyat yang kini naik kelas sebagai ikon budaya. Jangan lupa cicipi juga minuman khas seperti wedang uwuh atau jus tebu untuk melengkapi pengalaman.

Datanglah menjelang sore agar sempat menikmati suasana terang dan malam. Jika ingin lebih santai, pilih hari biasa karena akhir pekan biasanya jauh lebih padat. Dan tentu saja, siapkan kamera—setiap sudut Pasar Kangen begitu instagramable.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Es Goyang 'Iki Panggung Sandiwara', Jajanan Jadul Naik Kelas di Pasar Kangen Jogja

Es Goyang 'Iki Panggung Sandiwara', Jajanan Jadul Naik Kelas di Pasar Kangen Jogja

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 16:48 WIB

Balik ke Masa Lalu di Pasar Kangen Jogja 2025, Nostalgia yang Lebih dari Sekadar Jajanan!

Balik ke Masa Lalu di Pasar Kangen Jogja 2025, Nostalgia yang Lebih dari Sekadar Jajanan!

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 15:20 WIB

Bersantap Pagi dengan Lotek Enak di Lapau Rang Sangka Pekanbaru

Bersantap Pagi dengan Lotek Enak di Lapau Rang Sangka Pekanbaru

Your Say | Sabtu, 17 Mei 2025 | 14:35 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×