Mengintip Garis Keturunan Prabowo Subianto dari Sultan HB I dan Sultan Agung Mataram

Ruth Meliana

Minggu, 28 September 2025 | 09:05 WIB
Mengintip Garis Keturunan Prabowo Subianto dari Sultan HB I dan Sultan Agung Mataram
Presiden Prabowo Subianto (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto ternyata memiliki latar belakang keluarga darah biru.
  • Prabowo disebut sebagai keturunan ke-8 dari trah Sultan Agung Mataram.
  • Selain Sultan Agung, Prabowo juga memiliki darah keturunan dari Sultan HB I.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto sering dikaitkan dengan latar belakang keluarga yang kaya akan sejarah dan darah biru. Prabowo bukan hanya dikenal sebagai tokoh militer dan politikus, tetapi juga sebagai keturunan ningrat dari kerajaan Mataram Islam.

Silsilah keluarga Prabowo menelusuri akar hingga ke Sultan Agung Hanyokrokusumo, raja legendaris Kesultanan Mataram yang memerintah pada abad ke-17.

Prabowo juga memiliki hubungan darah dengan para sultan Yogyakarta, termasuk Sri Sultan Hamengku Buwono I dan HB II.

Sultan Agung, yang lahir pada 1593 dan wafat pada 1645, adalah salah satu raja terbesar dalam sejarah Jawa. Ia memimpin Mataram menjadi kerajaan terkuat di Nusantara, dengan wilayah kekuasaan yang meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Madura.

Di bawah pemerintahannya, Mataram berhasil menaklukkan berbagai kerajaan kecil dan menentang pengaruh VOC Belanda. Sultan Agung juga dikenal sebagai budayawan yang mengintegrasikan kalender Jawa dengan Islam.

Sultan Agung ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia atas jasanya dalam perjuangan melawan kolonialisme.

Prabowo sendiri disebut sebagai keturunan ke-8 dari trah Sultan Agung.

Presiden Prabowo Subianto berpidato di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). [Handout/Sekretariat Presiden]
Presiden Prabowo Subianto berpidato di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025). [Handout/Sekretariat Presiden]

Garis keturunan Prabowo dimulai dari Sultan Agung, kemudian turun ke Raden Adipati Mangkuprojo, Raden Tumenggung Indrajik Kartonegoro, Raden Tumenggung Kertanegara (juga dikenal sebagai Raden Banyak Wide, panglima Pangeran Diponegoro), dan Raden Kartoatmojo.

Raden Kartoatmojo kemudian menikah dengan Raden Ayu (RA) Djojoatmojo, seorang bangsawan dari Kesultanan Yogyakarta yang merupakan keturunan ke-4 dari Sultan HB I.

baca juga

Hubungan dengan Kesultanan Yogyakarta semakin kuat melalui pernikahan ini. Sultan HB I adalah pendiri Keraton Yogyakarta yang memerintah pada 1755-1792.

Ia adalah penerus semangat Mataram setelah pembagian wilayah pasca-Perjanjian Giyanti.

Dari pernikahan Raden Kartoatmojo dan RA Djojoatmojo, lahir Raden Tumenggung Mangkuprojo, yang kemudian menjadi ayah dari Raden Mas Margono Djojohadikusumo.

Margono adalah kakek Prabowo, seorang tokoh penting dalam sejarah Indonesia modern. Ia adalah pendiri Bank Negara Indonesia (BNI) pada 1946 dan salah satu pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia bersama Soekarno.

Margono wafat pada 1978, meninggalkan warisan ekonomi dan politik yang kuat. Selanjutnya, Margono memiliki anak bernama Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo, ayah kandung Prabowo.

Sumitro adalah ekonom terkemuka yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan, Menteri Perdagangan dan Industri, serta Menteri Riset di era Orde Lama dan Orde Baru.

Sosok Sumitro juga berjasa sebagai pendiri Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan pelopor program industrialisasi nasional.

Sumitro menikah dengan Dora Marie Sigar, yang memiliki akar keturunan Belanda dan Tionghoa, sehingga menambahkan dimensi multikultural pada silsilah keluarga Prabowo.

Pasangan ini memiliki empat anak, yaitu Biantiningsih Miderawati Djiwandono, Marjani Ekowati Le Maistre, Prabowo Subianto, dan Hashim Djojohadikusumo.

Presiden Prabowo Subianto. [Dok. Kantor Staf Presiden]
Presiden Prabowo Subianto. [Dok. Kantor Staf Presiden]

Nama "Subianto" sendiri diambil dari nama paman Prabowo, Kapten Soebianto Djojohadikusumo, yang gugur dalam Pertempuran Laut Jawa pada Perang Dunia II, sebagai bentuk penghormatan.

Koneksi Prabowo dengan Sultan HB II muncul melalui trah yang lebih spesifik. Beberapa sumber menyebut Prabowo memiliki garis keturunan dari HB II melalui BPH Martosono, putra kesembilan HB II, yang menjadi kakek buyut Margono Djojohadikusumo.

HB II memerintah Yogyakarta pada 1792-1810 dan 1826-1828, dikenal sebagai sultan yang gigih melawan penjajah Belanda.

Keluarga Keraton Yogyakarta sendiri mengakui fakta ini, dengan Romo Aning (RM Kukuh Hertaning), pengageng kebudayaan Keraton, menyatakan bahwa Prabowo memang bagian dari trah HB II.

Silsilah Prabowo tidak hanya mencerminkan warisan ningrat, tetapi juga kontribusi keluarganya terhadap Indonesia. Dari perjuangan melawan kolonialisme hingga pembangunan ekonomi modern, trah ini terus berlanjut.

Prabowo sendiri sering menziarahi makam leluhur, seperti makam raja-raja Mataram di Imogiri, sebagai bentuk penghormatan.

Dengan latar belakang keluarga ini, Prabowo Subianto tidak hanya mewarisi darah biru, tetapi juga tanggung jawab untuk melanjutkan semangat perjuangan leluhur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Silsilah Keluarga Prabowo Subianto: Kakek Nenek Dimakamkan di Belanda

Silsilah Keluarga Prabowo Subianto: Kakek Nenek Dimakamkan di Belanda

News | Sabtu, 27 September 2025 | 19:45 WIB

Pulang dari PBB, Prabowo Bawa Kabar Baik, Optimistis Solusi Gaza Segera Terwujud

Pulang dari PBB, Prabowo Bawa Kabar Baik, Optimistis Solusi Gaza Segera Terwujud

News | Sabtu, 27 September 2025 | 19:35 WIB

Baru Mendarat, Presiden Prabowo Langsung 'Sidang' Kepala BGN soal Keracunan MBG: Ini Masalah Besar!

Baru Mendarat, Presiden Prabowo Langsung 'Sidang' Kepala BGN soal Keracunan MBG: Ini Masalah Besar!

News | Sabtu, 27 September 2025 | 18:50 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×