Berkeliling Ponpes Al Khoziny: Tiang Ajaib dan Desain Bangunan Disorot Sebelum Ambruk

Husna Rahmayunita, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 02 Oktober 2025 | 13:52 WIB
Berkeliling Ponpes Al Khoziny: Tiang Ajaib dan Desain Bangunan  Disorot Sebelum Ambruk
Desain bangunan Ponpes Al Khoziny menuai sorotan. (ist)
baca 10 detik
  • Ponpes Al Khoziny ambruk saat salat berjemaah, menewaskan 5 orang.

  • Netizen menyoroti desain bangunan, termasuk 'tiang ajaib' dan konstruksi tanpa paku bumi.

  • Ahli menduga penyebab runtuhnya akibat kegagalan struktur saat pengecoran lantai tiga.

Suara.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur menuai sorotan usai bangunannya rubuh saat santri salat berjemaah pada Senin (29/9/2025). Momen keliling Ponpes Al Khoziny via Google Maps viral di media sosial.

Postingan juga memperlihatkan perkembangan bangunan pondok pesantren dari tahun 2021 hingga 2024.

Netizen lantas menyoroti desain bangunan dan keberadaan 'tiang ajaib'. Sebagian netizen juga menduga bila terdapat bangunan yang tak memakai 'paku bumi'.

Progres pembangunan pondok pesantren dibagikan melalui beberapa akun salah satunya Grup Facebook Kumpulan Tukang & Mandor dan akun TikTok Ary Sulistyo (@/arfasgarden).

Jumlah korban luka ringan hingga berat diketahui mencapai 100 orang. Laporan terupdate mengungkap bila 5 orang korban meninggal dunia.

Bangunan Ponpes Al Khoziny Sebelum dan Sesudah Runtuh. (Google Maps, Antara)
Bangunan Ponpes Al Khoziny Sebelum dan Sesudah Runtuh. (Google Maps, Antara)

Pondok Pesantren tersebut ambruk sekitar pukul 15.00 WIB, saat beberapa santri sedang melaksanakan salat Asar berjemaah.

Berdasarkan laporan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), insiden ini terjadi bersamaan dengan aktivitas pengecoran atap di lantai tiga yang sedang dilakukan oleh para pekerja.

Ahli Konstruksi dari Departemen Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Muji Himawan, menduga kuat penyebab keruntuhan adalah kegagalan struktur (elemen struktur yang sudah tidak mampu menahan beban), khususnya karena tiang penopang lantai tiga diperkirakan tidak kuat menahan beban berat dari cor semen yang telah dituangkan sejak pagi hari.

Perkembangan dan Desain Bangunan Ramai Disorot

baca juga

Pantauan melalui Google Maps, Ponpes Al Khoziny mempunyai beberapa bangunan.

Musala yang ambruk diketahui berada di dekat bangunan asrama putra (samping Jalan KHR Abbas 1).

Desain bangunan Ponpes Al Khoziny menuai sorotan. (ist)
Desain bangunan Ponpes Al Khoziny menuai sorotan. (ist)

Asrama putri berada pada Jalan KHR Abbas 2. Referensi tambahan, Google Maps mempunyai fitur yang merekam foto lawas tempat dari beberapa tahun lalu.

Kita bisa melihat bila pondok pesantren memasuki proses pembangunan sejak 2021.

Bangunan yang awalnya dua lantai nampak 'dipaksakan' untuk ditambah menjadi bangunan lantai empat hingga lima.

Akun @/arfasgarden mengungkap bila publik harus mewaspadai bangunan Ponpes Al Khoziny yang masih berdiri karena dianggap meragukan.

"Ancaman belum selesai. Bangunan ajaib ala Pondok Al Khoziny Sidoarjo harus diwaspadai. Karena berpotensi mengundang musibah," tulisnya.

Postingan viral setelah ditonton jutaan kali dan memperoleh ribuan komentar netizen.

Desain bangunan Ponpes Al Khoziny menuai sorotan. (ist)
Desain bangunan Ponpes Al Khoziny menuai sorotan. (ist)

Tak sedikit yang membahas adanya 'tiang ajaib' berukuran kecil dan desain konstruksi aneh. Momen keliling Ponpes Al Khoziny via Google Maps menuai beragam komentar netizen.

"Astaghfirullah, ngeri banget. Saya bergerak di bidang konstruksi sudah 18 tahun. Di pelosok desa pun belum pernah lihat konstruksi model begini," pendapat @ba**dur.

"Memang benar tiang kecil ajaib di atas itu ditambahkan terakhiran bang," ungkap @b**ik*cing.

"Just info buat teman-teman yang mau bangun bangunan unik. Posisi cantilever seperti ini tanpa ada kolom panjang di bawahnya yang menyangga, seharusnya tidak diberi dinding full karena gak ada yang menyalurkan beban dinding. Beban dinding akan terpusat di ujung cantilever dan setiap beton itu beratnya bisa berton-ton ditambah beban hidup. Semoga santri yang tertimpa musibah di bangunan belakang bisa segera dievakuasi..aamiin," tulis @P**pit**andmade.

"Kelihatan ini dari awalnya cuma satu lantai, seiring waktu semakin bertambahnya santri dan keterbatasan lahan sehingga dipaksakan untuk membangun lantai dua dst," tulis @a**ju*ian. Postingan video viral bisa dilihat melalui LINK INI. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Biaya Masuk Ponpes Al Khoziny Sidoarjo? Gedung Ambruk, Diduga Tak Punya IMB

Berapa Biaya Masuk Ponpes Al Khoziny Sidoarjo? Gedung Ambruk, Diduga Tak Punya IMB

Lifestyle | Kamis, 02 Oktober 2025 | 13:28 WIB

Viral! Kisah Haru Raihan Diangkat Jadi Anak oleh Bunda Corla

Viral! Kisah Haru Raihan Diangkat Jadi Anak oleh Bunda Corla

Your Say | Kamis, 02 Oktober 2025 | 12:55 WIB

Drama Penyelamatan Santri Ponpes Al Khoziny, Tim Rescue Surabaya Bertaruh Maut di Bawah Reruntuhan

Drama Penyelamatan Santri Ponpes Al Khoziny, Tim Rescue Surabaya Bertaruh Maut di Bawah Reruntuhan

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:02 WIB

Terkini

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:47 WIB

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:21 WIB

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial

Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:15 WIB

×