Mengenal Apa Itu Radioaktif Cesium 137 di Cikande dan Bahayanya Jika Terpapar

Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 02 Oktober 2025 | 14:02 WIB
Mengenal Apa Itu Radioaktif Cesium 137 di Cikande dan Bahayanya Jika Terpapar
ilustrasi temuan radioaktif cesium-137 (freepik/DC Studio)

Suara.com - Kasus kontaminasi radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten, menjadi perhatian besar publik. Kawasan tersebut kini ditetapkan sebagai zona khusus radiasi setelah adanya temuan kontaminasi yang berawal dari ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat.

Peristiwa ini tidak hanya mengganggu kepercayaan pasar internasional, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran mengenai keselamatan lingkungan serta kesehatan masyarakat.

Lalu, apa sebenarnya Cesium-137 itu, bagaimana kasus ini bermula, dan apa bahayanya bagi manusia?

Kasus ini mencuat setelah otoritas Amerika Serikat melalui FDA (Food and Drug Administration) dan US Customs mendeteksi paparan radioaktif pada produk udang beku asal Indonesia pada Selasa (19/8/2025). Udang yang dikirim oleh BMS Foods diduga terkontaminasi Cesium-137, sebuah isotop radioaktif berbahaya.

FDA menyatakan produk tersebut ditangani dalam kondisi yang berpotensi menyebabkan kontaminasi Cs-137. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa produk-produk lain yang berasal dari area yang sama juga bisa terdampak. Akibatnya, udang tersebut ditolak masuk ke pasar Amerika Serikat.

Penyegelan kawasan mengandung radioaktif cesium-137 oleh Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup di sebuah pabrik di Cikande, Kabupaten Serang, Kamis (11/9/2025).(ANTARA/HO-KLH)
Penyegelan kawasan mengandung radioaktif cesium-137 oleh Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup di sebuah pabrik di Cikande, Kabupaten Serang, Kamis (11/9/2025).(ANTARA/HO-KLH)

Temuan ini membuat pemerintah Indonesia segera bergerak. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama tim gabungan melakukan penelusuran untuk mencari sumber kontaminasi. Pada 9 September 2025, KKP menduga pabrik baja di sekitar kawasan Industri Cikande menjadi asal mula radiasi.

Hasil investigasi mengarah ke PT PMT, sebuah pabrik peleburan logam stainless steel di Cikande. Diduga, pabrik ini tanpa sadar melebur bahan baku skrap yang tercemar Cs-137. Material hasil peleburan kemudian menyebar ke berbagai titik, termasuk ke lapak barang bekas yang menampung pelat besi dari pabrik tersebut.

Menurut Kepala Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir), setidaknya ada 10 titik yang terkontaminasi radiasi. Dari jumlah itu, dua lokasi sudah berhasil didekontaminasi dengan memindahkan barang-barang yang terpapar. Semua material yang tercemar kini ditarik kembali ke PT PMT untuk disimpan dengan pengawasan khusus.

Hanif, salah satu pejabat yang menangani kasus ini, menegaskan bahwa tidak ada indikasi kesengajaan dari PT PMT. Pihak pabrik diduga tidak mengetahui bahwa bahan baku skrap yang digunakan mengandung zat radioaktif berbahaya. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan oleh Bareskrim Polri untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian.

Apa Itu Cesium-137?

Cesium adalah unsur kimia yang secara alami ada di lingkungan dalam bentuk stabil (nonradioaktif). Unsur ini bisa ditemukan di bebatuan, tanah, dan bahkan debu. Namun, ketika cesium terpapar uranium yang membusuk, kecelakaan reaktor nuklir, atau ledakan nuklir, ia bisa berubah menjadi isotop radioaktif bernama Cesium-137.

Cs-137 memiliki waktu paruh sekitar 30 tahun, artinya butuh tiga dekade agar tingkat radioaktivitas berkurang separuh. Isotop ini mampu berpindah melalui udara, menempel pada tanah, atau mencemari air. Karena sifatnya yang mudah menyebar dan bertahan lama, Cs-137 termasuk salah satu bahan radioaktif paling berbahaya bagi lingkungan.

Paparan Cs-137 pada level tinggi bisa berakibat fatal. Sementara itu, paparan dosis rendah tapi terus-menerus tetap menimbulkan risiko kesehatan serius dalam jangka panjang. Menurut penjelasan FDA yang dikutip dari Live Science, isotop ini dapat merusak DNA sel manusia sehingga meningkatkan risiko kanker.

Dalam kasus udang yang ditolak di AS, kadar radiasi yang terdeteksi memang tidak cukup tinggi untuk menimbulkan bahaya langsung jika dikonsumsi sekali atau dalam jumlah kecil. Namun, risiko meningkat bila produk tercemar dikonsumsi berulang kali dalam jangka panjang.

Hal ini semakin berbahaya jika paparan tersebut digabungkan dengan radiasi tingkat rendah lain yang sudah biasa kita terima dari lingkungan, seperti sinar kosmik, tanah, atau prosedur medis misalnya rontgen dan CT scan. Dalam jangka panjang, risiko kanker dan kerusakan organ bisa meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak dan 7 Cara Mengurangi Efek Radioaktif Cesium-137

Dampak dan 7 Cara Mengurangi Efek Radioaktif Cesium-137

Lifestyle | Kamis, 02 Oktober 2025 | 11:34 WIB

Apa Itu Cesium-137? Zat Radioaktif yang Ditemukan di Udang Cikande

Apa Itu Cesium-137? Zat Radioaktif yang Ditemukan di Udang Cikande

Lifestyle | Rabu, 01 Oktober 2025 | 19:45 WIB

Zulhas Sebut Udang Terpapar Radioaktif Masih Aman Dikonsumsi, Padahal Ini Bahayanya...

Zulhas Sebut Udang Terpapar Radioaktif Masih Aman Dikonsumsi, Padahal Ini Bahayanya...

Lifestyle | Rabu, 01 Oktober 2025 | 20:26 WIB

Bahaya Makanan yang Terpapar Radioaktif, Udang Cikande Masih di Batas Aman?

Bahaya Makanan yang Terpapar Radioaktif, Udang Cikande Masih di Batas Aman?

Lifestyle | Rabu, 01 Oktober 2025 | 17:35 WIB

Udang Beku Radioaktif di Cikande: Zulhas Klaim Tak Ganggu Ekspor Nasional

Udang Beku Radioaktif di Cikande: Zulhas Klaim Tak Ganggu Ekspor Nasional

News | Selasa, 30 September 2025 | 20:03 WIB

Terkini

5 Serum Foundation Biar Wajah Flawless dan Tetap Sehat

5 Serum Foundation Biar Wajah Flawless dan Tetap Sehat

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Zodiak yang Hidupnya Diprediksi Membaik setelah 18 Mei 2026

3 Zodiak yang Hidupnya Diprediksi Membaik setelah 18 Mei 2026

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:49 WIB

Body Cream Fungsinya untuk Apa? Ini 5 Pilihan untuk Kulit Kering dan Kusam

Body Cream Fungsinya untuk Apa? Ini 5 Pilihan untuk Kulit Kering dan Kusam

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Kolagen Jadi Kunci Kulit Awet Muda, Perawatan Pengencangan Non Invasif Hadir Lebih Nyaman

Kolagen Jadi Kunci Kulit Awet Muda, Perawatan Pengencangan Non Invasif Hadir Lebih Nyaman

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Kapan Pengumuman Hasil UTBK SNBT 2026 ? Simak Jadwal dan Cara Ceknya

Kapan Pengumuman Hasil UTBK SNBT 2026 ? Simak Jadwal dan Cara Ceknya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:22 WIB

5 Maskara Anti Badai yang Bikin Bulu Mata Panjang Seharian

5 Maskara Anti Badai yang Bikin Bulu Mata Panjang Seharian

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 12:21 WIB

Kiat UMKM Lokal Tembus Pasar Global, Belajar dari Transformasi Brand Herbal Indonesia

Kiat UMKM Lokal Tembus Pasar Global, Belajar dari Transformasi Brand Herbal Indonesia

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:50 WIB

4 Body Creme Viva Cosmetics dengan Aroma Enak dan Manfaat untuk Kulit

4 Body Creme Viva Cosmetics dengan Aroma Enak dan Manfaat untuk Kulit

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:26 WIB

Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya

Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:23 WIB

8 Sabun Cuci Muka Mencerahkan Wajah di Alfamart dengan Harga Ramah di Kantong

8 Sabun Cuci Muka Mencerahkan Wajah di Alfamart dengan Harga Ramah di Kantong

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 11:11 WIB