Masa Kejayaan Ring Back Tone, Maia Estianty Bisa Beli Rumah dari Hasil Royalti 1 Lagu

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Senin, 13 Oktober 2025 | 14:33 WIB
Masa Kejayaan Ring Back Tone, Maia Estianty Bisa Beli Rumah dari Hasil Royalti 1 Lagu
Potret Maia Estianty. (Instagram/@maiaestiantyreal)
Baca 10 detik
  • Maia Estianty mengenang royalti Ring Back Tone (RBT) dari lagu Aku Pasti Kembali memungkinkannya membeli rumah.
  • RBT adalah potongan musik pilihan yang didengar penelepon, bukan pemilik ponsel.
  • Fitur ini sempat menjadi pendorong utama industri musik di awal 2000-an. 

 

Lagu Aku Pasti Kembali yang ia ciptakan, dan kemudian dipopulerkan oleh Pasto, menjadi salah satu lagu yang paling banyak diunduh sebagai RBT.

Royalti yang mengalir dari setiap aktivasi RBT ini jumlahnya sangat signifikan, bahkan seperti yang Maia sampaikan, mampu mengantarkannya memiliki rumah.

Di era itu, RBT adalah salah satu motor penggerak utama industri musik. Pendapatan dari RBT bisa melampaui penjualan album fisik atau kaset.

Bagi banyak musisi dan label rekaman, RBT bukan hanya sekadar sarana promosi, tetapi juga sumber pemasukan yang sangat menggiurkan.

Popularitas sebuah lagu seringkali diukur dari seberapa banyak lagu tersebut diunduh sebagai RBT.

Ini menciptakan persaingan ketat di antara para musisi untuk menghasilkan lagu-lagu yang catchy agar diminati sebagai nada sambung pribadi.

Mengapa RBT Menghilang?

Seiring berjalannya waktu, sekitar awal hingga pertengahan tahun 2010-an, popularitas RBT mulai meredup. Ada beberapa faktor yang menyebabkan pergeseran ini, seperti pergeseran ke smartphone dan internet.

Kedatangan smartphone dengan konektivitas internet yang semakin canggih mengubah cara orang mengonsumsi musik.

Baca Juga: OTW Jadi Mantu Maia Estianty, Pendidikan Syifa Hadju Tak Kalah Mentereng dari El Rumi

Platform streaming musik seperti Spotify, Apple Music, atau layanan lokal lainnya mulai menjamur, menawarkan jutaan lagu dengan biaya langganan yang relatif terjangkau.

Dengan mudahnya akses ke seluruh katalog musik dunia, kebutuhan untuk membayar per potongan lagu sebagai RBT menjadi kurang relevan.

Kemudian media sosial lebih menjadi sarana utama bagi musisi untuk berinteraksi dengan penggemar dan mempromosikan lagu.

Sehingga pendapatan bergeser ke digital streaming dan platform lain, sementara model RBT mulai terasa usang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI