2. Biore UV Aqua Rich Light Up Essence SPF 50+ PA++++

Harga: mulai dari Rp215.000 / 70 gram.
Biore UV Aqua Rich Light Up Essence merupakan pilihan premium bagi kamu yang ingin tampil segar meski di bawah terik matahari. Teknologi Light Up Essence memberikan efek cerah alami melalui partikel pearl halus yang memantulkan cahaya lembut di wajah.
Selain melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB, sunscreen ini juga mengandung hyaluronic acid dan royal jelly extract yang menjaga kelembapan kulit agar tidak kering akibat suhu tinggi.
Formulanya ringan, cepat meresap, dan tidak meninggalkan kesan berminyak, menjadikannya ideal untuk pemakaian harian.
3. Scarlett Sun Bright Sunscreen SPF 50 PA+++

Harga: mulai dari Rp82.000 / 50 gram.
Bagi pemilik kulit kering, Scarlett Sun Bright Sunscreen bisa menjadi solusi perlindungan dari paparan sinar matahari dan blue light dari gadget. Menggunakan teknologi Hybrid Sunscreen, produk ini memberikan perlindungan maksimal dari UVA, UVB, dan radiasi digital.
Kandungan Pro Vitamin B5, Phyto Whitening, Blumilight, dan Allantoin tidak hanya melindungi, tetapi juga menenangkan serta mencerahkan kulit. Teksturnya berbasis air, mudah menyerap, dan tidak meninggalkan whitecast, membuatnya nyaman digunakan bahkan saat cuaca sangat panas.
4. Amaterasun UV Sunscreen Cream SPF 50+ PA++++

Harga: mulai dari Rp82.000 / 50 gram
Amaterasun diformulasikan khusus untuk kulit normal hingga kering dengan teknologi Intelligent DNA Guardian, yang melindungi kulit dari sinar UVA, UVB, infrared, blue light, hingga polusi udara.
Kandungan hyaluronic acid, sunflower seed oil, dan rosemary extract membantu menjaga kelembapan alami kulit agar tetap kenyal dan sehat meski sering terpapar panas matahari ekstrem.
Teksturnya cair, ringan, dan tidak lengket, sempurna untuk digunakan sehari-hari di tengah suhu 35–38 derajat celcius seperti yang dilaporkan BRIN.
5. Carasun Solar Smart UV Protector SPF 45 PA+++

Harga: mulai dari Rp81.000 / 30 ml
Carasun menghadirkan sunscreen dengan tekstur CloudLike yang sangat ringan, membuat kulit terasa segar hingga delapan jam. Formulanya non-komedogenik dan bebas alkohol, cocok untuk kulit sensitif.
Kandungan ekstrak beras dan CityStem membantu menutrisi kulit sekaligus melindungi dari radikal bebas yang meningkat akibat polusi dan suhu panas.
Dengan SPF 45, produk ini mampu mencegah penuaan dini dan munculnya flek hitam, dua masalah yang sering memburuk akibat paparan sinar UV berlebih.
6. Skintific Light Serum Brightening Sunscreen SPF 50 PA++++

Harga: mulai dari Rp92.000 / 30 gram
Sunscreen dari Skintific ini menggabungkan perlindungan tinggi dengan manfaat perawatan kulit. Dengan tekstur serum ringan, produk ini cepat meresap dan tidak lengket, cocok untuk kulit berminyak atau sensitif.
Kandungan vitamin C, ferulic acid, ceramide, centella asiatica, dan bifida ferment lysate membantu memperkuat skin barrier dan melindungi kulit dari kerusakan akibat panas dan polusi.
Skintific juga memberikan efek brightening alami yang membuat wajah tampak sehat meski sering terpapar sinar matahari terik.
7. PIXY UV Primer Sunscreen Aqua Gel SPF50+ PA+++

Harga: mulai dari Rp58.000–Rp65.000 / 30 gram
Kalau kamu mencari sunscreen multifungsi, PIXY UV Primer Sunscreen Aqua Gel SPF50+ PA+++ adalah pilihan terbaik. Selain memberikan perlindungan tinggi dari sinar UVA dan UVB, produk ini juga berfungsi sebagai primer yang membantu make up menempel lebih sempurna di kulit.
Teksturnya ringan dan cepat menyerap tanpa meninggalkan whitecast, membuat hasil akhir wajah tampak flawless dan halus. Dengan kandungan water-oil balancing, sunscreen ini cocok digunakan untuk kulit berminyak maupun kering, menjaga kelembaban tanpa membuat wajah tampak mengkilap.
Kelebihan lainnya, formula non-comedogenic dan ringan menjadikannya nyaman untuk dipakai setiap hari di bawah cuaca panas ekstrem seperti saat ini.
Demikian itu pilihan sunscreen di cuaca panas ekstrem, semuanya memiliki minimal SPF 45 sesuai rekomendasi BRIN. Dengan pemakaian rutin, kulit akan tetap sehat, lembab, dan terlindungi dari efek negatif panas ekstrem yang kini melanda Indonesia.
Kontributor : Mutaya Saroh