Viral Pengantin Baru Terkena Honeymoon Cystitis H+7 usai Menikah, Apa Itu?

Nur Khotimah

Senin, 27 Oktober 2025 | 13:05 WIB
Viral Pengantin Baru Terkena Honeymoon Cystitis H+7 usai Menikah, Apa Itu?
Ilustrasi Honeymoon Cystitis. (Google AI Studio)
baca 10 detik
  • Viral kisah pengantin baru yang mengalami honeymoon cystitis H+7 setelah menikah hingga harus dibawa ke UGD pada dini hari.
  • Cerita ini ramai diperbincangkan setelah diunggah akun Instagram @awreceh.id, memperlihatkan foto pernikahan dan momen di rumah sakit.
  • Banyak warganet penasaran dengan istilah honeymoon cystitis karena belum familiar dengan kondisi tersebut. Kira-kira, apa itu honeymoon cystitis?

Suara.com - Viral cerita pengantin baru terkena honeymoon cystitis H+7 setelah menikah hingga harus dilarikan ke UGD pada jam 3 pagi. Lalu, apa itu honeymoon cystitis?

Cerita tersebut ramai dibahas usai diunggah oleh akun Instagram @awreceh.id pada Senin, 27 Oktober 2025. Di dalamnya terdapat foto sepasang pengantin serta momen saat berada di UGD.

"H+7 jadi pengantin baru," begitu bunyi keterangan untuk mengiringi foto pernikahan pasangan yang belum diketahui namanya tersebut, dilansir pada Senin, 27 Oktober 2025.

Pada potret berikutnya, terlihat momen saat ada di UGD sebuah rumah sakit. Tertulis di sana sebuah keterangan singkat mengenai diagnosa honeymoon cystitis yang diberikan dokter.

Viral Pengantin Baru Terkena Honeymoon Cystitis H+7. (Instagram/@awreceh.id)
Viral Pengantin Baru Terkena Honeymoon Cystitis H+7. (Instagram/@awreceh.id)

"Didiagnosa honeymoon cystitis. Mana pas check up banyak koas di ruangannya," bunyi keterangan untuk mengiringi potret di UGD.

Cerita pengantin baru ini kemudian menuai berbagai komentar dari netizen. Tidak sedikit yang bertanya soal apa itu honeymoon cystitis lantaran belum familiar.

Lantas, Apa Itu Honeymoon Cystitis?

Dokter spesialis urologi, Prof. dr. Emin Ozbek, MD., menjelaskan di situs laman dreminozbek.com bahwa honeymoon cystitis termasuk kondisi yang cukup umum dialami pengantin baru, biasanya perempuan.

Honeymoon cystitis sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan infeksi saluran kemih (ISK) yang terjadi segera setelah aktivitas seksual.

Disebut "honeymoon cystitis atau sistitis bulan madu" karena sering terjadi selama periode peningkatan aktivitas seksual dalam momen bulan baru.

baca juga

ISK, termasuk honeymoon cystitis, biasanya disebabkan karena bakteri memasuki uretra dan berkembang biak di saluran kemih.

Selama aktivitas seksual, bakteri dari area genital atau anus dapat berpindah ke uretra sehingga meningkatkan risiko infeksi.

Gejala Honeymoon Cystitis

Gejala honeymoon cystitis bisa bervariasi pada setiap orang, tapi biasanya meliputi beberapa tanda umum berikut ini:

  1. Sering ingin buang air kecil. Anda mungkin merasa ingin buang air kecil terus-menerus meskipun kandung kemih tidak penuh.
  2. Sensasi terbakar saat buang air kecil. Ini merupakan gejala umum ISK dan bisa sangat tidak nyaman.
  3. Nyeri atau ketidaknyamanan di area panggul. Anda mungkin mengalami nyeri atau tekanan di perut bagian bawah atau daerah panggul.
  4. Urine keruh atau berbau menyengat.
  5. Dalam beberapa kasus, ISK bisa menyebabkan munculnya darah dalam urine sehingga warnanya merah muda atau kemerahan.
  6. Demam dan menggigil. Kondisi ini terjadi apabila ISK menyebar ke ginjal atau menjadi lebih parah.
  7. Kelelahan dan malaise umum. ISK juga dapat menyebabkan kelelahan dan rasa mual secara keseluruhan.

Penting untuk dicatat bahwa tidak semua orang dengan ISK akan mengalami semua gejala ini, dan beberapa orang mungkin mengalami gejala ringan atau bahkan tidak mengalami gejala sama sekali.

Selain itu, gejala honeymoon cystitis biasanya muncul dalam beberapa hari hingga seminggu setelah aktivitas seksual.

Jika Anda mengalami salah satu gejala ini, penting untuk mencari pertolongan medis untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat, terutama jika menetap atau memburuk.

Sebab ISK yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi yang lebih parah, seperti infeksi ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Glamping Lakeside Alahan Panjang Buka Sejak Kapan? Tak Berizin, Kini Disanksi Buntut Bulan Madu Maut

Glamping Lakeside Alahan Panjang Buka Sejak Kapan? Tak Berizin, Kini Disanksi Buntut Bulan Madu Maut

Lifestyle | Rabu, 15 Oktober 2025 | 20:00 WIB

Bulan Madu Maut di Glamping Ilegal, Lakeside Alahan Panjang Ternyata Tak Kantongi Izin

Bulan Madu Maut di Glamping Ilegal, Lakeside Alahan Panjang Ternyata Tak Kantongi Izin

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 18:25 WIB

Kronologi Bulan Madu Maut di Danau Diateh: Istri Tewas, Suami Kritis di Kamar Mandi Vila

Kronologi Bulan Madu Maut di Danau Diateh: Istri Tewas, Suami Kritis di Kamar Mandi Vila

News | Minggu, 12 Oktober 2025 | 18:07 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×