Langkah-Langkah Menyusun Surat Elektronik untuk Permintaan Donasi

Ruth Meliana Suara.Com
Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:22 WIB
Langkah-Langkah Menyusun Surat Elektronik untuk Permintaan Donasi
Ilustrasi Surat Elektronik. [pexels.com]

Penting juga untuk memberitahu pembaca bahwa mereka memiliki hak untuk menolak, karena orang cenderung lebih mau memberi ketika merasa memiliki pilihan. 

Di paragraf pertama, gambarkan misi Anda agar pembaca segera paham tujuan penggunaan donasi tersebut dan merasa bahwa mereka berkontribusi pada sesuatu yang berarti.

3. Gunakan mikrokonten dengan bijak

Mikrokonten adalah frasa pendek dan subjudul yang membuat email Anda lebih menarik. Gunakan mikrokonten untuk menyoroti poin-poin utama agar menarik perhatian pembaca yang sering hanya membaca sekilas. Elemen mikrokonten termasuk judul, sub judul, baris subjek, tautan, dan tombol. 

Pastikan Anda menggunakan kata kerja aktif dan kata benda yang jelas agar pembaca mau membaca seluruh teks. Contoh judul yang bagus adalah “Donasi Rp500.000 untuk Menyelamatkan Lumba-lumba.” 

Buat informasi penting lebih terlihat dengan menggunakan ukuran atau gaya huruf yang lebih besar. Jika judul terlalu pendek, subjudul harus tetap sederhana dan mudah dipahami.

4. Tuliskan sebuah cerita

Menambahkan cerita dalam email dapat menarik perhatian pembaca. Pastikan cerita tersebut memiliki struktur yang jelas awal, tengah, dan akhir. Gunakan kisah emosional yang berkaitan dengan aktivitas Anda untuk mendorong pembaca memberikan donasi, dan pastikan cerita tersebut berdasarkan pengalaman nyata.

5. Tulis paragraf pendek

Baca Juga: Bukan Direncanakan, Ide Mulia Nirina Zubir Donasi Rambut Berawal dari 'Bisikan' Teman

Buat email Anda dengan paragraf yang pendek dan jelas agar pembaca tetap tertarik, terutama karena mereka sering kebanjiran email. 

Fokuslah pada satu atau dua poin utama untuk menjaga email tetap singkat, meskipun Anda mungkin perlu mengeditnya beberapa kali. 

Jangan perlu menambahkan penjelasan panjang tentang alasan permintaan donasi; cukup gunakan kalimat di awal dan cerita di bagian utama untuk menjelaskan maksud Anda.

6. Sediakan tautan dan tombol tetapi jangan melenceng dari pesan

Anda mungkin tergoda untuk menambahkan banyak tautan dalam email, tetapi ini bisa membuat pembaca kehilangan fokus pada pesan utama, yaitu permintaan donasi. 

Sebaiknya, masukkan semua informasi ke dalam situs web Anda dan hanya sertakan satu tautan dalam email, yaitu ke situs web tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI