Indonesia Tourism Outlook 2026: Mengintip Strategi Baru Pariwisata Berkelanjutan!

Dinda Rachmawati

Sabtu, 01 November 2025 | 07:17 WIB
Indonesia Tourism Outlook 2026: Mengintip Strategi Baru Pariwisata Berkelanjutan!
Indonesia Tourism Outlook 2026: Mengintip Strategi Baru Pariwisata Berkelanjutan! (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • ITO 2026 jadi ajang arah baru pariwisata Indonesia yang berkelanjutan dan inklusif.
  • Investasi pariwisata difokuskan ke destinasi prioritas dengan prinsip ramah lingkungan.
  • Industri dorong pariwisata berdaya saing lewat kolaborasi dan praktik hijau.

Suara.com - Setelah melewati masa-masa penuh tantangan, industri pariwisata Indonesia kembali menatap masa depan dengan optimisme baru. 

Dari ujung Sabang hingga Merauke, geliat pariwisata perlahan bangkit, didorong semangat untuk tidak hanya memulihkan ekonomi, tetapi juga menjaga warisan alam dan budaya yang menjadi daya tarik utama negeri ini.

Harapan inilah yang melatari terselenggaranya Indonesia Tourism Outlook (ITO) 2026, forum tahunan yang digelar oleh Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) di Artotel Harmoni, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Dengan mengangkat tema “Navigasi Menuju Pariwisata yang Lestari, Berdaya, dan Menguntungkan,” ITO 2026 menjadi ruang refleksi dan kolaborasi lintas sektor, mempertemukan pemerintah, pelaku industri, investor, dan media untuk bersama-sama menata arah baru pariwisata Indonesia di tengah perubahan global.

Menyeimbangkan Profit dan Keberlanjutan

Deputi Bidang Industri dan Investasi Pariwisata Kemenparekraf, Rizki Handayani, menegaskan pentingnya membangun pariwisata yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia dan lingkungan.

“Target investasi pariwisata hingga 2029 mencapai Rp350 triliun, dengan fokus lebih dari 50 persen di 10 destinasi prioritas. Tapi ini bukan hanya soal membangun infrastruktur, ini tentang menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Rizki menekankan bahwa keberhasilan investasi akan bergantung pada kemampuan daerah dan pelaku industri dalam menyeimbangkan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat lokal.

Bisnis yang Bertanggung Jawab

baca juga

Semangat keberlanjutan juga mulai menjadi bagian dari praktik bisnis di sektor perhotelan. Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menuturkan bahwa perusahaan kini menekankan transformasi menuju green dan blue economy melalui program The Art of Goodness.

“Sekarang kami wajib membuat ESG Report yang nyata. Profit penting, tapi kami juga harus bertanggung jawab terhadap people dan planet,” ujarnya.

Bagi Artotel, keberlanjutan bukan slogan, melainkan komitmen untuk memastikan setiap langkah bisnis memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Membangun Daya Saing Destinasi

Dari sisi pengembangan destinasi, tantangan berikutnya adalah memperkuat daya saing.

“Indonesia punya aset pariwisata terbesar di Asia Tenggara, tapi jumlah kunjungan kita masih di bawah Thailand dan Malaysia,” ujar Yudhistira Setiawan, SVP Corporate Secretary Injourney.

Injourney kini berfokus pada lima destinasi super prioritas, Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, Mandalika, dan Likupang, dengan pendekatan pengembangan berbasis atraksi, infrastruktur, konektivitas, serta hospitality yang berkelanjutan.

Tren Baru, Wisata yang Bermakna

Perubahan tren wisata di kawasan Asia Pasifik juga memperlihatkan arah baru yang mendukung pariwisata berkelanjutan.

Menurut riset JLL Indonesia, generasi muda kini lebih memilih wisata berbasis alam, budaya autentik, dan wellness yang memberi makna personal.

“Mereka ingin pengalaman yang dekat dengan alam, sejarah, dan komunitas lokal, bukan sekadar destinasi populer,” jelas Vivin Harsanto, Executive Director JLL Indonesia.

Namun, ia mengingatkan bahwa daya tarik destinasi perlu diimbangi dengan kemudahan akses, konektivitas, dan infrastruktur yang memadai agar wisatawan merasa nyaman.

Kolaborasi untuk Masa Depan

Lebih dari sekadar forum, ITO 2026 menjadi simbol semangat kolaborasi dalam membangun pariwisata Indonesia yang tangguh dan berdaya saing. Pertumbuhan ekonomi tetap menjadi tujuan, namun harus seiring dengan tanggung jawab sosial dan pelestarian lingkungan.

Dengan dukungan Kemenparekraf, Artotel Group, Indofood, Kokola, Tekko, dan InJourney Hospitality, ITO 2026 menegaskan bahwa masa depan pariwisata Indonesia hanya dapat diwujudkan melalui sinergi, menuju ekosistem yang lestari, inklusif, dan menguntungkan bagi semua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hore! Purbaya Resmi Bebaskan Pajak Bagi Pekerja Sektor Ini

Hore! Purbaya Resmi Bebaskan Pajak Bagi Pekerja Sektor Ini

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:59 WIB

Program Learning for Life, Upaya Kemenpar Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Pariwisata

Program Learning for Life, Upaya Kemenpar Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Pariwisata

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:35 WIB

Catatan Rekor Jadi Bahasa Diplomasi Baru: Inilah Inisiatif yang Mengubah Wajah Asia di Mata Dunia

Catatan Rekor Jadi Bahasa Diplomasi Baru: Inilah Inisiatif yang Mengubah Wajah Asia di Mata Dunia

Lifestyle | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:55 WIB

Terkini

Bau Anyir Putusan MK soal MBG, Diduga Ulur Waktu agar SPPG Balik Modal

Bau Anyir Putusan MK soal MBG, Diduga Ulur Waktu agar SPPG Balik Modal

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan

Iran Klaim Tidak Ada Mediator Baru Dalam Perundingan Damai dengan AS, Tetap Pakistan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Psywar Media Vietnam: Timnas Indonesia yang Suka Main Kasar Bukan Kami

Psywar Media Vietnam: Timnas Indonesia yang Suka Main Kasar Bukan Kami

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Geledah Jakarta Sampai Pemalang, KPK Sita Mobil-Motor Mewah Hingga Emas

Geledah Jakarta Sampai Pemalang, KPK Sita Mobil-Motor Mewah Hingga Emas

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim

Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim

Sulsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:25 WIB

4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!

4 Inspirasi Daily OOTD ala Minnie i-dle, Youthful dan Modis!

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara

Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:21 WIB

GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya

GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL

Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:19 WIB

Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:13 WIB

×