Asal-usul Makanan Bakso di Indonesia, Awalnya dari Daging Babi?

Yasinta Rahmawati

Rabu, 05 November 2025 | 14:55 WIB
Asal-usul Makanan Bakso di Indonesia, Awalnya dari Daging Babi?
Asal Usul Makanan Bakso di Indonesia, Awalnya dari Daging Babi? (freepik)

Suara.com - Bakso adalah salah satu kuliner paling populer di Indonesia. Siapa pun pasti mengenal makanan berbentuk bulatan daging ini yang biasa disajikan dengan kuah hangat, mi, bihun, dan taburan bawang goreng.

Hampir di setiap sudut kota dari pedagang kaki lima hingga restoran besar, selalu ada penjual bakso dengan cita rasa khas daerah masing-masing.

Namun, di balik kelezatannya, ternyata bakso memiliki sejarah panjang dan menarik yang tak banyak diketahui orang. Seperti apakah asal usul makanan bakso di Indonesia, benarkah awalnya dari daging babi?

Asal-usul Makanan Bakso di Indonesia

Asal mula bakso berawal dari kisah di masa Dinasti Ming (1368–1644) di Tiongkok. Legenda menyebutkan ada seorang pemuda bernama Meng Bo yang ingin memasakkan makanan lembut untuk ibunya yang sudah tua dan tak bisa mengunyah daging.

Terinspirasi dari kue mochi yaitu camilan ketan yang ditumbuk hingga halus, Meng Bo pun menumbuk daging agar teksturnya lembut, kemudian membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil. Ia menyajikan hidangan itu dengan kuah kaldu hangat.

Siapa sangka, ide sederhana itu justru menjadi awal lahirnya makanan yang kemudian dikenal sebagai bakso. Hidangan buatan Meng Bo menyebar luas di kota Fuzhou dan sekitarnya. Banyak orang yang mencoba meniru resepnya karena rasa dan teksturnya unik. Seiring waktu, resep ini diwariskan dari generasi ke generasi dan menyebar ke berbagai wilayah di Tiongkok.

Ilustrasi Bakso. [Gemini AI]
Ilustrasi Bakso. [Gemini AI]

Nama “bakso” sendiri berasal dari bahasa Hokkien, yaitu “Bak-So”, yang berarti daging giling. Saat itu, bahan utama yang digunakan oleh masyarakat Tiongkok adalah daging babi, yang diolah bersama bumbu dan tepung agar kenyal.

Ketika para pedagang Tiongkok datang ke Nusantara pada masa perdagangan maritim, mereka membawa serta kebiasaan dan kuliner dari negeri asal, termasuk bakso.

baca juga

Namun, karena mayoritas penduduk Nusantara beragama Islam dan tidak mengonsumsi babi, bahan utama bakso pun mengalami penyesuaian.

Para juru masak lokal mengganti daging babi dengan daging sapi, ayam, kambing, atau bahkan ikan. Kuahnya pun diberi tambahan rempah-rempah khas Indonesia seperti bawang putih, merica, dan pala, menjadikan cita rasanya semakin kuat dan berbeda dari versi aslinya di Tiongkok.

Perubahan atau penyesuaian dengan selera lokal itu menjadi contoh nyata akulturasi budaya kuliner. Dari makanan khas Tiongkok, bakso bertransformasi menjadi hidangan nasional yang diterima oleh berbagai kalangan.

Kini, hampir di setiap daerah di Indonesia memiliki varian bakso khas dengan keunikan masing-masing. Sebut saja:

  • Bakso Urat dengan tekstur kenyal dan serat daging yang terasa kuat,
  • Bakso Telur dengan isi telur di tengah,
  • Bakso Ikan dan Bakso Udang yang populer di kawasan pesisir,
  • Bakso Balungan dengan tulang kecil sebagai isiannya,
  • Bakso Aci dari Garut yang berbahan dasar tepung tapioka.

Beberapa kota bahkan dikenal sebagai “Kota Bakso”, seperti Malang, Solo, Wonogiri, dan Karanganyar, karena banyaknya penjual bakso dan ragam resep khas yang berkembang di sana.

Daya tarik bakso pun tidak hanya pada rasanya, tetapi juga fleksibilitasnya. Bakso bisa dinikmati siapa saja, dari kalangan biasa hingga pejabat, dari pedagang kaki lima hingga restoran bintang lima.

Ada bakso murah meriah di gerobak pinggir jalan, tetapi juga ada bakso premium dengan daging wagyu atau isi keju dan truffle di restoran modern.

Di beberapa daerah, bakso bahkan dijadikan menu khas perayaan atau simbol kebersamaan. Misalnya, saat acara keluarga besar, kumpul komunitas, atau sekadar menjamu tamu. Tak heran jika banyak orang menganggap makan bakso bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang hubungan sosial dan kehangatan.

Demikian itu asal usul makanan bakso di Indonesia. Jika di Tiongkok bakso identik dengan daging babi, di Indonesia ia menjadi simbol kuliner yang halal, beragam, dan menyatukan.

Perubahan bahan baku dari babi ke sapi dan yang lainnya bukan sekadar adaptasi terhadap budaya dan agama setempat, tetapi juga wujud kreativitas masyarakat Indonesia dalam mengolah kuliner asing menjadi milik sendiri.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Membedakan Bakso Sapi vs Bakso Babi, Belajar dari Kasus Warung Viral di Bantul

Cara Membedakan Bakso Sapi vs Bakso Babi, Belajar dari Kasus Warung Viral di Bantul

Lifestyle | Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:54 WIB

Logo di Spanduknya Viral, Warung Bakso Babi Bantul Jadi Sorotan Warga

Logo di Spanduknya Viral, Warung Bakso Babi Bantul Jadi Sorotan Warga

Your Say | Rabu, 29 Oktober 2025 | 13:04 WIB

10 Rekomendasi Makanan Saat Hujan yang Bikin Tubuh Hangat dan Kenyang

10 Rekomendasi Makanan Saat Hujan yang Bikin Tubuh Hangat dan Kenyang

Lifestyle | Selasa, 23 September 2025 | 19:25 WIB

Terkini

Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?

Iran Beri Syarat Berat ke AS Jika Ingin Selat Hormuz Dibuka, Apa Saja?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru

Kronologi Pemotor Tewas usai Terpental di Jalan Sudirman Pekanbaru

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!

Real Cewek Manis, Intip 5 Ide Outfit Girly dan Simpel ala Chae SooBin!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:30 WIB

3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna

3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik

Tak Cuma Buat Belanja, Sistem Pembayaran Digital Kini Menyentuh Layanan Publik

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Apa Itu Skin Tint dan Bedanya dengan Foundation? Ini Penjelasannya

Apa Itu Skin Tint dan Bedanya dengan Foundation? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:19 WIB

Cara Mengatasi Lipstik Meleber Keluar dari Garis Bibir, Makeup Tetap Rapi Seharian

Cara Mengatasi Lipstik Meleber Keluar dari Garis Bibir, Makeup Tetap Rapi Seharian

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan

Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Contoh Teks MC Jalan Sehat 17 Agustus yang Santai dan Interaktif, Cocok untuk Acara Tingkat RT

Contoh Teks MC Jalan Sehat 17 Agustus yang Santai dan Interaktif, Cocok untuk Acara Tingkat RT

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:06 WIB

Alasan Pemprov DKI Jakarta Bongkar JPO Lama di Rasuna Said

Alasan Pemprov DKI Jakarta Bongkar JPO Lama di Rasuna Said

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 11:00 WIB

×