- YouTuber Nessie Judge mendadak menjadi sorotan publik buntut salah satu konten YouTube-nya.
- Nessie Judge memperoleh kecaman dari netizen Jepang karena menggunakan foto Junko Furuta.
- Terlepas dari polemik ini, Nessie Judge dikenal sebagai salah satu YouTuber ternama di Indonesia dengan penghasilan fantastis.
Suara.com - YouTuber Nessie Judge mendadak menjadi sorotan publik. Ia bahkan memperoleh kecaman dari netizen Jepang karena menggunakan foto Junko Furuta sebagai properti dalam salah satu konten YouTube-nya.
Polemik ini bermula dari unggahan konten YouTube-nya bersama NCT Dream dalam rangka perayaan Halloween. Dalam video itu, Nessie Judge membahas pengalaman horor bersama para member grup K-Pop tersebut.
Beberapa waktu setelah konten YouTube itu diunggah, publik mulai memberikan reaksi beragam. Salah satu yang paling disorot adalah penggunaan foto Junko Furuta yang dipasang sebagai properti di latar video.
Akibatnya, Nessie Judge menerima banyak kecaman, terutama dari netizen Jepang. Tak lama kemudian, video itu pun dihapus. YouTuber itu pun telah beberapa kali menyampaikan permintaan maaf.
Terlepas dari polemik ini, Nessie Judge dikenal sebagai salah satu YouTuber ternama di Indonesia. Ia populer berkat konten bertema horor, misteri, dan teori konspirasi yang selalu menarik perhatian penonton.

Penghasilan YouTube Nessie Judge
Kanal YouTube Nessie Judge dibuat sejak Juli 2012 dan kini telah memiliki 11,5 juta subscriber. Total video yang diunggah mencapai 2.348, dengan jumlah tontonan lebih dari 2,3 miliar kali.
Berdasarkan data dari Social Blade, estimasi pendapatan bulanan YouTube Nessie Judge berkisar antara 5.800–92.000 USD, atau setara dengan Rp96 juta hingga Rp1,53 miliar.
Jika dihitung secara tahunan, pendapatannya diperkirakan berada di kisaran 83.000–1.300.000 USD, yakni sekitar Rp1,38 miliar hingga Rp21,7 miliar.
Perlu ditekankan, nominal ini baru estimasi berdasarkan perhitungan dari situs Social Blade, yang menyediakan analisis statistik dan data untuk berbagai platform media sosial.
Polemik Nessie Judge Dikecam Netizen Jepang
Nessie Judge mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah merilis video kolaborasinya dengan NCT Dream yang tayang di kanal YouTube-nya pada 2 November 2025.
Konten tersebut menuai reaksi keras dari netizen Jepang yang menemukan bahwa di dalam studio terdapat foto Junko Furuta sebagai bagian dari properti syuting.
Pemilik akun @qweenbeeval menilai jika penggunaan foto Junko Furuta yang bagian matanya dihitamkan dan dijadikan dekorasi merupakan tindakan yang tidak pantas.
"Faktanya bahwa sebuah kanal YouTube dengan 11 juta subscribers memutuskan untuk menggunakan foto Junko Furuta, korban dari salah satu kasus femisida paling mengerikan dalam sejarah, sebagai dekorasi menyeramkan untuk episode Halloween yang konyol bersama grup KPop, itu benar-benar menjijikkan," tulisnya di media sosial X.
Setelah gelombang kritik dari netizen semakin besar, Nessie Judge pun menulis klarifikasi panjang mengenai foto Junko Furuta yang terlihat di studionya.
Melalui kolom komentar di kanal YouTube-nya, Nessie Judge menjelaskan bahwa foto-foto yang terpajang di dinding studio bukanlah dekorasi Halloween.
Ia menjelaskan jika foto itu bagian dari penghormatan terhadap segmen #NERROR, di mana kasus Junko Furuta termasuk salah satu yang paling sering diminta penonton.

"Untuk para penonton baru yang mungkin bertanya-tanya, latar yang kalian lihat itu bukan dekorasi Halloween atau semata-mata untuk tujuan estetika. Tampilan ini adalah bentuk penghormatan dan referensi terhadap semua segmen #NERROR kami," tulis Nessie.
"Penyertaan kasus yang paling banyak diminta dalam sejarah #NERROR merupakan bentuk penghormatan terhadap sebuah kasus yang belum mendapatkan keadilan dan tidak boleh dilupakan," sambungnya.
Ia melanjutkan, foto Junko Furuta dipajang sebagai bentuk penghormatan terhadap korban. Ia juga menjelaskan alasan di balik penghitaman bagian mata pada foto tersebut.
"Meskipun aku tidak sanggup untuk membahas secara rinci kasus Junko, kami memutuskan untuk akhirnya menampilkan dirinya sebagai bentuk dari ingatan. Kami menutupi bagian matanya, seperti yang juga kami lakukan pada semua thumbnail di video kami, sebagai tanda rasa hormat terhadap semua korban," lanjut Nessie.
Meski telah menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf, kecaman masih tertuju kepada Nessie Judge. Permintaan maaf tersebut pun juga dirasa tidak tulus.
Oleh karena itu, Nessie Judge akhirnya kembali mengunggah permintaan maaf terbuka di media sosial X dan bahkan menulis versi berbahasa Jepang.
Ia mengakui kesalahannya dan menyesal telah mengambil keputusan yang kurang peka. Namun, permintaan maaf ini lagi-lagi kembali memicu gelombang kritik dari publik.
"Apa yang kami anggap sebagai bentuk penghormatan, ternyata adalah tindakan yang tidak sopan dan tidak peka. Kami dengan tulus meminta maaf atas kurangnya penilaian kami," ujar Nessie.