Asal- usul Soto Betawi: dari Gerobak Pinggir Jalan Kini Masuk 10 Besar Sup Terbaik Dunia!

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 07 November 2025 | 13:28 WIB
Asal- usul Soto Betawi: dari Gerobak Pinggir Jalan Kini Masuk 10 Besar Sup Terbaik Dunia!
Ilustrasi Soto Betawi. (Dibuat dengan Gemini AI)
baca 10 detik
  • Soto Betawi masuk dalam 10 besar sup terbaik dunia versi Taste Atlas.
  • Muncul pada awal abad ke-20 di Batavia, hidangan ini merupakan hasil akulturasi budaya.
  • Ciri khasnya terletak pada kuah kental perpaduan santan dan susu, isian daging dan jeroan, serta rempah melimpah.

Suara.com - Ketika berbicara tentang khazanah kuliner Indonesia, tak lengkap rasanya tanpa menyebut Soto Betawi.

Hidangan berkuah kental nan gurih ini bukan hanya ikon kuliner Ibu Kota, tetapi juga telah menorehkan namanya di kancah internasional.

Sepanjang tahun 2025, Soto Betawi berhasil masuk dalam 10 besar sup terbaik dunia versi Taste Atlas, sebuah pengakuan yang menegaskan keistimewaan rasanya yang tak tertandingi.

Lantas, bagaimana sebenarnya asal-usul dan perjalanan Soto Betawi hingga menjadi sup kebanggaan yang digemari banyak orang? Simak artikel berikut.

Jejak Sejarah yang Kaya di Tanah Batavia

Soto Betawi diperkirakan mulai dikenal pada awal abad ke-20, saat Jakarta masih bernama Batavia. Kemunculannya tak lepas dari dinamika kota pelabuhan yang menjadi titik temu berbagai budaya.

Masyarakat Betawi sendiri merupakan perpaduan unik dari beragam etnis, termasuk Tionghoa, Arab, dan Eropa, yang semuanya turut memperkaya warisan kuliner lokal.

Tradisi soto, sebagai hidangan berkuah dengan isian daging dan jeroan, diyakini berasal dari pengaruh Tionghoa.

Kata "soto" sendiri diduga berasal dari istilah Hokkian, "cau do", "jao to", atau "chau tu", yang merujuk pada jeroan berempah.

baca juga
Sajian soto betawi. (Youtube/Sobat Dapur)
Sajian soto betawi. (Youtube/Sobat Dapur)

Seiring waktu, hidangan ini beradaptasi dengan lidah dan bahan-bahan lokal, menciptakan varian-varian soto yang khas di setiap daerah, termasuk di Batavia.

Soto Betawi, dengan kuahnya yang kaya dan isiannya yang melimpah, menjadi representasi sempurna dari akulturasi budaya yang dinamis di kota metropolitan ini.

Siapa di Balik Nama "Soto Betawi"?

Meskipun hidangan serupa soto sudah diperdagangkan sejak lama di Batavia, nama "Soto Betawi" baru dikenal luas oleh masyarakat umum pada sekitar tahun 1977-1978.

Sebelum era tersebut, para penjual soto biasanya menamai dagangan mereka berdasarkan nama pribadi, seperti 'Soto Bang Jaka' atau 'Soto Pak Udin'.

Melansir dari RRI, adalah Lie Boen Po, seorang penjual soto keturunan Tionghoa, yang pertama kali secara eksplisit menggunakan istilah "Soto Betawi" untuk soto dagangannya di Prinsen Park (kini THR Lokasari).

Pemasaran inovatif ini memberinya identitas yang khas di tengah persaingan pedagang soto lainnya. Uniknya, popularitas nama "Soto Betawi" justru semakin melesat dan banyak digunakan setelah Lie Boen Po menutup usahanya pada tahun 1991.

Sejak saat itu, istilah ini melekat erat dan menjadi identitas tak terpisahkan dari soto khas Jakarta.

Ciri Khas dan Filosofi Rasa yang Menggoda

Soto Betawi dikenal dengan cita rasanya yang gurih, kental, dan creamy, sebuah karakteristik yang membedakannya dari jenis soto lain di Indonesia.

Rahasia kelezatan ini terletak pada kuahnya yang merupakan perpaduan unik antara santan dan susu sapi (atau susu evaporasi).

Kombinasi ini menghasilkan tekstur kuah berwarna putih kekuningan yang begitu kaya di lidah.

Isiannya tak kalah menggoda: potongan daging sapi yang empuk, serta beragam jeroan seperti paru, babat, dan torpedo, yang direbus perlahan hingga matang sempurna.

Kekayaan rasa Soto Betawi juga diperkuat oleh bumbu rempah yang melimpah, termasuk serai, lengkuas, kunyit, daun jeruk, ketumbar, dan jintan, yang ditumis harum sebelum dicampur ke dalam kuah.

Saat disajikan, soto ini dilengkapi dengan irisan tomat segar, taburan bawang goreng, seledri atau daun bawang, emping melinjo, dan sedikit perasan jeruk limau, yang semuanya menyempurnakan harmoni rasa dan tekstur.

Tak lupa, sepiring nasi putih hangat dan acar timun wortel menjadi pendamping setia yang wajib ada.

Lebih dari sekadar hidangan lezat, Soto Betawi juga telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Provinsi Jakarta pada tahun 2016.

Status ini menjadi penegasan akan nilai historis, budaya, dan cita rasa yang terkandung dalam setiap mangkuk Soto Betawi, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari identitas Jakarta dan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rahasia di Balik Sup Lezat: Bukan Hanya Kaldu

4 Rahasia di Balik Sup Lezat: Bukan Hanya Kaldu

Lifestyle | Senin, 08 September 2025 | 12:27 WIB

Sup Kuning Ikan Patin, Hidangan Pendamai Ibu dan Putrinya

Sup Kuning Ikan Patin, Hidangan Pendamai Ibu dan Putrinya

Your Say | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:15 WIB

Daging Kurban Belum Dimasak? Ini 5 Resep Daging Kambing Tanpa Santan, Gurih dan Lezat!

Daging Kurban Belum Dimasak? Ini 5 Resep Daging Kambing Tanpa Santan, Gurih dan Lezat!

Lifestyle | Selasa, 10 Juni 2025 | 17:46 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×