Kembali Mendominasi: Mengapa 'Lengan Besar' Jadi Tren Fashion Paling Dibicarakan Tahun Ini

Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Rabu, 26 November 2025 | 19:19 WIB
Kembali Mendominasi: Mengapa 'Lengan Besar' Jadi Tren Fashion Paling Dibicarakan Tahun Ini
Ilustrasi baju lengan besar. [pexels.com]

Lengan besar kini menjadi tren dalam dunia fashion, mengingatkan kita pada gaya ikonik dari masa lalu yang kembali lagi ke panggung. 

Lengan besar, yang dikenal sebagai simbol kekuatan dan kekakuan, membawa nuansa baru dalam industri fashion kontemporer. 

Dilansir dari edition.cnn, desainer ternama seperti Saint Laurent, Marc Jacobs, dan Valentino telah menampilkan koleksi yang menonjolkan lengan berukuran besar pada peragaan busana terbaru mereka, menarik perhatian para penggemar mode di seluruh dunia.

Sejarah Lengan Besar

Lengan besar bukanlah tren baru; sebenarnya, gaya ini sudah ada sejak abad ke-16, saat lengan megah menjadi simbol status di pengadilan Eropa. 

Dengan bentuk yang mencolok, lengan besar menunjukkan akses seseorang terhadap pakaian berkualitas tinggi dan jumlah kain yang berlimpah. 

Di masa itu, cara berpakaian mencerminkan kekayaan dan kemampuan seseorang untuk mengikuti trend mode yang selalu berubah.

Pada sejarah fashion, lengan leg-of-mutton atau lengan gigot yang populer di tahun 1830-an dan 1890-an, menunjukkan bagaimana lengan bisa menjadi pusat perhatian.

Desainer seperti Elsa Schiaparelli berhasil memasukkan elemen ini ke dalam gaun malam, menambah daya tarik glamor pada penampilan wanita. 

Sejak saat itu, lengan besar terus muncul kembali di berbagai era fashion, menjadi simbol feminitas dan sepanjang acara.

Ilustrasi cardigan (Unsplash/Meg)
Ilustrasi cardigan (Unsplash/Meg)

Kembalinya Lengan Besar ke Dunia Fashion

Saat ini, lengan besar kembali menjadi sorotan, terutama dengan banyaknya selebriti yang mengenakannya di acara-acara bergengsi. 

Contohnya, Zoe Kravitz mengenakan gaun lengan besar dari Saint Laurent di Gala Museum Academy yang digelar pada bulan Oktober lalu. 

Penampilannya memicu perbincangan di media sosial dan menunjukkan bahwa lengan besar dapat memberikan kesan yang kuat serta anggun.

Desainer seperti Thom Browne dan Louis Vuitton juga telah menyertakan lengan berukuran besar dalam koleksi terbaru mereka. 

Hal ini menunjukkan bahwa lengan besar tidak hanya diminati oleh segmen mode kasual, tetapi juga dalam couture.

Dengan gaya yang bervariasi, mulai dari puff sleeve hingga lengan yang dijahit dengan embel-embel, tren ini menawarkan banyak pilihan bagi para wanita untuk mengekspresikan diri.

Lengan Besar dalam Konteks Modern

Lengan besar saat ini sering dianggap sebagai lambang keberanian dan kepercayaan diri. 

Dengan sejarah panjang yang terkait dengan kekuasaan dan status, lengan megah mengkomunikasikan bahwa pemakainya mengambil ruang dan tampil menonjol di antara ketebalan. 

Banyak wanita yang merasa lebih kuat dan anggun saat mengenakan gaun atau blus dengan lengan besar.

Belum lama ini, Julia Fox juga terlihat mengenakan gaun dramatis dengan lengan besar hasil acara Marc Jacobs di amfAR Gala di London. 

Penampilannya mengingatkan kita bahwa lengan besar bisa menjadi pusat perhatian yang menarik, menambah elemen kegembiraan dan keunikan pada penampilan.

Tren yang Lebih dari Sekadar Fashion

Selain menjadi tren, lengan besar menyatakan pergeseran dalam cara kita memandang keindahan wanita. 

Dalam budaya di mana seringkali wanita diharapkan untuk tampil sederhana, lengan besar memecahkan norma dan menunjukkan bahwa kebesaran bisa menjadi sesuatu yang diterima dan dirayakan. 

Lengan besar adalah cara bagi wanita untuk menjanjikan janji mereka tanpa mengorbankan kekuatan.

Para ahli mode mencatat bahwa tren ini mencerminkan perubahan sikap terhadap wanita dalam masyarakat. 

Dengan meningkatkan rasa percaya diri, banyak wanita merasa lebih nyaman untuk mengenakan gaya yang berani dan menunjukkan sisi feminim mereka yang kuat.

Mengembalikan lengan besar ke dunia fashion adalah tanda bahwa keberanian dan keberanian dapat berjalan secara bersamaan.

Dengan berbagai desain, warna, dan tekstur, tren ini menawarkan banyak opsi untuk mengekspresikan diri. 

Lengan besar bukan hanya menciptakan gaya yang menarik tetapi juga melambangkan perubahan dalam pandangan kita terhadap kekuatan perempuan.

Dengan semakin populernya gaya ini, tidak diragukan lagi bahwa lengan besar akan terus mendominasi mode panggung, memberikan inspirasi bagi generasi mode mendatang. 

Para desainer dan penggemar mode di seluruh dunia telah siap untuk merayakan keindahan dan keberanian yang ditawarkan oleh lengan besar.

Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Korean Fashion 2026: Warna Lembut, Siluet Feminin, dan Detail Manis yang Lagi Happening

Tren Korean Fashion 2026: Warna Lembut, Siluet Feminin, dan Detail Manis yang Lagi Happening

Lifestyle | Selasa, 25 November 2025 | 23:58 WIB

Reopening di Palembang: Intip Desain Baru Andrew Shoes yang 'Urban' dan Koleksi Tas Serbaguna

Reopening di Palembang: Intip Desain Baru Andrew Shoes yang 'Urban' dan Koleksi Tas Serbaguna

Lifestyle | Selasa, 25 November 2025 | 16:04 WIB

Waves of Heritage: Greisy Bawa Sentuhan Modern Etnik Nusantara ke Panggung JMFW 2026!

Waves of Heritage: Greisy Bawa Sentuhan Modern Etnik Nusantara ke Panggung JMFW 2026!

Lifestyle | Senin, 24 November 2025 | 11:55 WIB

5 Potret Miss Palestina dengan Gaun Bergambar Al-Aqsa, Bikin Dunia Terpukau

5 Potret Miss Palestina dengan Gaun Bergambar Al-Aqsa, Bikin Dunia Terpukau

Entertainment | Jum'at, 21 November 2025 | 06:00 WIB

Bukan Hanya Tren: Indonesia Pimpin Gerakan 'Slow Fashion' Global di BRICS+ Fashion Summit Moskow

Bukan Hanya Tren: Indonesia Pimpin Gerakan 'Slow Fashion' Global di BRICS+ Fashion Summit Moskow

Lifestyle | Kamis, 20 November 2025 | 18:48 WIB

3 Flat Shoes di Bawah 200 Ribu yang Bikin Look Makin Chic

3 Flat Shoes di Bawah 200 Ribu yang Bikin Look Makin Chic

Your Say | Kamis, 20 November 2025 | 20:45 WIB

Terkini

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:01 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:29 WIB

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:02 WIB

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:41 WIB

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 09:11 WIB

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:55 WIB

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:43 WIB

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 08:41 WIB