Stop Oversharing! 5 Hal Ini Sebaiknya Tidak Diceritakan ke Orang Lain Menurut Psikologi

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 27 November 2025 | 14:12 WIB
Stop Oversharing! 5 Hal Ini Sebaiknya Tidak Diceritakan ke Orang Lain Menurut Psikologi
Oversharing di media sosial (freepik/rawpixel.com)
  • Semenjak adanya media sosial, oversharing kini dianggap hal lumrah.
  • Padahal hal tersebut bisa menjadi bumerang ke diri sendiri.
  • Menurut psikologi, ada 5 hal yang sebaiknya tidak diceritakan ke orang lain.

Suara.com - Di era media sosial seperti sekarang ini, batas antara kehidupan pribadi dan konsumsi publik semakin kabur. Fenomena oversharing dianggap hal yang lumrah demi validasi atau sekadar eksistensi.

Rasanya ada dorongan mendesak untuk membagikan setiap detail kehidupan kita, mulai dari apa yang kita makan, pencapaian kecil, hingga keluh kesah tentang masalah pribadi.

Namun, tahukah kamu bahwa menurut psikologi, tidak semua hal layak untuk dikonsumsi publik. Faktanya, membagikan hal-hal tertentu justru bisa menjadi bumerang yang bisa merugikan kesehatan mental, hubungan interpersonal, bahkan menghambat kesuksesanmu sendiri.

Melansir dari Times of India, berikut adalah 5 hal yang sebaiknya kamu simpan untuk dirimu sendiri.

1. Rencana Besar dan Tujuan Jangka Panjang

Pernahkah kamu menceritakan resolusi tahun baru atau ide bisnis besar kepada teman, lalu tiba-tiba kehilangan semangat untuk mengeksekusinya? Dalam psikologi, fenomena ini nyata.

Ilustrasi sosial media (Pixabay.com/Eric_Lucatero)
Ilustrasi sosial media (Pixabay.com/Eric_Lucatero)

Penelitian menunjukkan bahwa ketika kita mengumumkan tujuan kita kepada orang lain dan menerima pujian atau kekaguman sebelum kita benar-benar melakukannya, otak kita melepaskan hormon dopamin.

Otak merasa seolah-olah tujuan tersebut "sudah tercapai" (disebut social reality), yang ironisnya justru menurunkan motivasi kita untuk bekerja keras mewujudkannya. Simpanlah ambisimu dalam diam, dan biarkan hasil kerjamu yang berbicara nanti.

2. Kondisi Keuangan Pribadi

Uang adalah topik yang sangat sensitif dan dapat mengubah dinamika hubungan dalam sekejap.

Baik kamu sedang memiliki banyak uang atau sedang terpuruk, menceritakan detail pendapatan, tabungan, atau utangmu kepada orang lain bukanlah ide yang bijak.

Menjaga privasi finansial adalah bentuk perlindungan diri dari kerumitan sosial yang tidak perlu.

3. Masalah Keluarga dan Konflik Pasangan

Sangat wajar jika kita ingin curhat saat sedang bertengkar dengan pasangan atau orang tua. Namun, membawa masalah domestik ke ranah publik atau menceritakannya kepada teman-teman (yang mungkin tidak objektif) bisa berbahaya.

Pasalnya, kamu mungkin akan memaafkan pasangan atau keluargamu setelah pertengkaran usai, tetapi teman-temanmu yang sudah mendengar "keburukan" mereka mungkin tidak akan memaafkan semudah itu.

Hal ini menciptakan kecanggungan dan bias negatif jangka panjang.

Ilustrasi sosial media (Pexels/Dalila Dalprat)
Ilustrasi sosial media (Pexels/Dalila Dalprat)

4. Kebaikan atau Amal yang Dilakukan

Menceritakan perbuatan baik atau amal yang kamu lakukan cenderung mengurangi nilai ketulusan dari tindakan tersebut.

Dari sisi psikologis, jika kamu terus-menerus memamerkan kebaikanmu, hal itu bisa berubah menjadi virtue signaling, sebuah upaya untuk mencari validasi eksternal dan memuaskan ego semata, bukan murni untuk membantu.

5. Kelemahan Terbesar dan Rahasia Orang Lain

Setiap orang memiliki titik lemah, ketakutan, atau masa lalu yang kelam.

Menceritakan kelemahan terbesarmu kepada orang yang tidak sepenuhnya kamu percayai sama saja dengan memberikan mereka "amunisi" yang bisa digunakan untuk menyerangmu di kemudian hari.

Kita tidak pernah tahu bagaimana dinamika hubungan bisa berubah di masa depan.

Dalam psikologi, memiliki batasan (boundaries) yang sehat adalah kunci dari kestabilan mental. Dengan menjaga privasi pada hal-hal krusial di atas, kamu melindungi energi, motivasi, dan kedamaian hidupmu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Psikologi Warna: Kenapa Kuning atau Biru Bisa Jadi Kunci Kebahagiaan Kecil di Sudut Rumah Anda

Psikologi Warna: Kenapa Kuning atau Biru Bisa Jadi Kunci Kebahagiaan Kecil di Sudut Rumah Anda

Your Say | Kamis, 20 November 2025 | 12:12 WIB

Hope Theory: Rumus Psikologi di Balik Orang yang Tidak Mudah Menyerah

Hope Theory: Rumus Psikologi di Balik Orang yang Tidak Mudah Menyerah

Your Say | Rabu, 19 November 2025 | 16:10 WIB

Selera Makanmu Ungkap Rahasia Karaktermu: Si Perfeksionis Suka Sayur, Siapa Kamu?

Selera Makanmu Ungkap Rahasia Karaktermu: Si Perfeksionis Suka Sayur, Siapa Kamu?

Your Say | Selasa, 18 November 2025 | 14:23 WIB

Terkini

3 Bedak Padat Purbasari yang Bisa Samarkan Noda Hitam di Wajah Berminyak

3 Bedak Padat Purbasari yang Bisa Samarkan Noda Hitam di Wajah Berminyak

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:05 WIB

5 Rekomendasi Parfum Mykonos yang Cocok buat Ngantor: Wangi Tahan Lama, Kesan Profesional

5 Rekomendasi Parfum Mykonos yang Cocok buat Ngantor: Wangi Tahan Lama, Kesan Profesional

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:45 WIB

Bangga, Kostum Bali dan Padang Buatan Desainer Cilik Indonesia Melenggang di Jepang!

Bangga, Kostum Bali dan Padang Buatan Desainer Cilik Indonesia Melenggang di Jepang!

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:15 WIB

Bedak Tabur Apa yang di Bawah Rp50 Ribu? Ini 5 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet

Bedak Tabur Apa yang di Bawah Rp50 Ribu? Ini 5 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:05 WIB

Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya

Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:51 WIB

3 Produk Baru Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu

3 Produk Baru Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:25 WIB

7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan di Rumah, Dipercaya Bikin Rezeki Lancar

7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan di Rumah, Dipercaya Bikin Rezeki Lancar

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rahasia Liburan Anti-Mainstream: Mengintip Kehidupan Nomaden Mongolia di Tanjung Lesung

Rahasia Liburan Anti-Mainstream: Mengintip Kehidupan Nomaden Mongolia di Tanjung Lesung

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:09 WIB

ASI Warna Kuning Artinya Apa? Berkaca dari Pengalaman Alyssa Daguise dan Steffi Zamora

ASI Warna Kuning Artinya Apa? Berkaca dari Pengalaman Alyssa Daguise dan Steffi Zamora

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:50 WIB

5 Moisturizer Lokal untuk Kulit Sensitif, Tekstur Gel Ringan dan Bikin Adem

5 Moisturizer Lokal untuk Kulit Sensitif, Tekstur Gel Ringan dan Bikin Adem

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:45 WIB