Komitmen Multipihak di SM Nantu-Boliohuto Cari Solusi Konkret Hadapi Tambang Ilegal

Rendy Adrikni Sadikin

Sabtu, 29 November 2025 | 10:30 WIB
Komitmen Multipihak di SM Nantu-Boliohuto Cari Solusi Konkret Hadapi Tambang Ilegal
Ilustrasi tambang ilegal.(ANTARA)
baca 10 detik
  • Keresahan warga disampaikan dalam penutupan program di Universitas Negeri Gorontalo mengenai tambang emas ilegal mengancam SM Nantu-Boliohuto.
  • Masyarakat mendesak pemerintah menghentikan tambang ilegal dengan solusi yang konkret dan manusiawi tanpa merugikan warga.
  • Pertemuan tersebut menghasilkan penandatanganan kesepahaman untuk pengelolaan kawasan dan pakta integritas inklusif.

Suara.com - Suara keresahan menggema dari kawasan penyangga Suaka Margasatwa Nantu-Boliohuto, Provinsi Gorontalo. Mereka gelisah atas kondisi lingkungan di sana. Salah satu yang momok yakni masifnya aktivitas tambang emas ilegal. Kondisi ini tak pelak mengancam ekosistem dan kehidupan warga.

‘Nyanyian pilu’ itu terdengar lantang saat momen pertemuan para para pihak dalam rangka penutupan program Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia Fase 7. Pertemuan tersebut digelar di Aula Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (27/11/2025).

Acara ini merupakan penerapan exit-strategy penutup program GEF SGP Indonesia Fase 7 Gorontalo. Event ini menjadi momentum penting untuk mengkonsolidasikan komitmen multi pihak dalam pelestarian sumber daya air , khususnya di kawasan penyangga SM Nantu-Boliohuto dan Taman Hutan Raya (Tahura) BJ Habibie.

Forum Multi Pihak (FMP) dalam acara ini menjadi ruang strategis untuk menyampaikan capaian program, berbagi praktik baik, dan merumuskan langkah keberlanjutan. Salah satu isu mendesak yang mengemuka adalah aktivitas pertambangan emas ilegal yang masif di kawasan penyangga SM Nantu-Boliohuto.

Dalam sesi aduan, perwakilan masyarakat setempat, Bunaeri menyampaikan keresahan mendalam. Dia menggambarkan bagaimana aktivitas tambang ilegal merusak lingkungan. Tidak hanya itu, imbuh Bunaeri, aktivitas tersebut juga menciptakan tekanan besar bagi warga di sekitar kawasan SM Nantu-Boliohuto.

Pakta Integritas Pengarusutamaan Gender dan Pencegahan Diskriminasi serta Pelecehan Seksual di Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (27/11/2025).(Dokumentasi pribadi)
Pakta Integritas Pengarusutamaan Gender dan Pencegahan Diskriminasi serta Pelecehan Seksual di Universitas Negeri Gorontalo, Kamis (27/11/2025).(Dokumentasi pribadi)

Karena itu, Bunaeri mendesak pemerintah segera bertindak, bahkan menyetop eksploitasi sumber daya alam di kawasan SM Nantu-Boliohuto. Namun, Bunaeri memohon agar solusi yang diterapkan konkret serta manusiawi. Tentunya, tanpa menyakiti masyarakat yang terlanjur menggantungkan hidup di sana.

"Kami sangat prihatin melihat kerusakan lingkungan akibat pertambangan ilegal yang masif. Kami meminta pemerintah segera bertindak untuk menghentikan kegiatan ini, namun kami juga memohon agar solusi yang diterapkan benar-benar konkrit dan manusiawi, tanpa menyakiti masyarakat yang sudah terlanjur menggantungkan hidup di sana," ujar Bunaeri.

Aspirasi ini tak pelak mendorong perhatian serius dari pemerintah daerah dan lembaga konservasi. Perwakilan BKSDA serta BAPPEDA Gorontalo maupun Boalemo menegaskan penanganan masalah tambang ilegal membutuhkan kolaborasi multipihak, termasuk aparat penegak hukum seperti TNI dan Polri.

Selain penegakan hukum, pemerintah dan mitra program juga menyiapkan langkah-langkah pendukung, seperti edukasi geologi kepada masyarakat untuk memahami bahwa tidak semua wilayah mengandung emas.

baca juga

Upaya lain berupa pembentukan tim pendampingan bagi masyarakat yang menjadi korban aktivitas tambang ilegal serta pengembangan ekonomi alternatif, termasuk budidaya lebah madu yang dinilai prospektif di Desa Pangahu, Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo.

Turut hadir dalam pertemuan lintas sektor tersebut, Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia Sidi Rana Menggala mengatakan pihaknya membantu untuk memberdayakan komunitas untuk menangani isu lingkungan yang mereka hadapi, salah satunya yang terjadi di SM Nantu Boliohuto.

“Dengan mendukung inisiatif lokal, GEF SGP membantu memberdayakan komunitas untuk menangani isu lingkungan mereka sendiri. Hal ini menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap sumber daya alam, sehingga mendorong praktek yang lebih berkelanjutan,” ujar Sidi.

Acara ditutup dengan konsolidasi komitmen yang ditandai dengan penandatanganan dua dokumen penting oleh seluruh perwakilan pihak terkait. Salah satunya dokumen kesepahaman bersama Pengelola Kawasan Penyangga SM Nantu-Boliohuto berfungsi sebagai landasan kolaborasi multi-pihak dalam pengelolaan dan pelestarian kawasan penyangga SM Nantu-Boliohuto.

Selain itu, mereka juga meneken Pakta Integritas Pengarusutamaan Gender dan Pencegahan Diskriminasi Seksual di Kawasan Penyangga SM Nantu dan Tahura BJ Habibie sebagai wujud komitmen mendukung kampanye stop diskriminasi terhadap perempuan dan masyarakat adat.

Dalam pakta integritas terkait pengarusutamaan gender dan antidiskriminasi tersebut, para pihak juga berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh upaya konservasi dan pembangunan berkelanjutan berjalan secara inklusif dan berkeadilan gender.

Melalui forum ini, warga berharap aduan mereka agar kegiatan tambang ilegal dihentikan, mendapatkan wadah dan dukungan. Konsolidasi komitmen hari itu menegaskan bahwa penyelamatan kawasan SM Nantu tidak bisa ditunda dan membutuhkan aksi nyata yang berpihak pada lingkungan dan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inovasi Desa Perkuat Ekonomi Tanpa Merusak Ekosistem: dari Lebah, Kakao hingga Kopi Lokal

Inovasi Desa Perkuat Ekonomi Tanpa Merusak Ekosistem: dari Lebah, Kakao hingga Kopi Lokal

Lifestyle | Senin, 01 Desember 2025 | 09:24 WIB

Seruan Ruang Aman bagi Peran Perempuan di SM Nantu Boliohuto dan Tahura BJ Habibie

Seruan Ruang Aman bagi Peran Perempuan di SM Nantu Boliohuto dan Tahura BJ Habibie

Lifestyle | Jum'at, 28 November 2025 | 13:23 WIB

Terkini

Utang Luar Negeri Indonesia Melonjak Jadi USD459,3 Miliar hingga Agustus

Utang Luar Negeri Indonesia Melonjak Jadi USD459,3 Miliar hingga Agustus

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Analis Prediksi Prabowo Keok di Pemilu 2029 Jika Pilpres Berjalan Jujur dan Adil

Analis Prediksi Prabowo Keok di Pemilu 2029 Jika Pilpres Berjalan Jujur dan Adil

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Forbidden Fruits: Suguhkan Kisah Sisi Kelam Budaya Konsumerisme Modern!

Forbidden Fruits: Suguhkan Kisah Sisi Kelam Budaya Konsumerisme Modern!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Apakah Retinol Bisa Menghilangkan Bekas Jerawat dan Flek Hitam?

Apakah Retinol Bisa Menghilangkan Bekas Jerawat dan Flek Hitam?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Karhutla Kaltim Capai 8.713 Hektare tapi Tak Masuk 6 Provinsi Prioritas BNPB, Kok Bisa?

Karhutla Kaltim Capai 8.713 Hektare tapi Tak Masuk 6 Provinsi Prioritas BNPB, Kok Bisa?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Pameran UMKM Bukan Sekadar Jualan, tetapi Memburu Mitra Bisnis

Pameran UMKM Bukan Sekadar Jualan, tetapi Memburu Mitra Bisnis

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Kampung Ambon Kembali Digerebek, 7 Orang Positif Narkoba dan Senjata Tajam Disita

Kampung Ambon Kembali Digerebek, 7 Orang Positif Narkoba dan Senjata Tajam Disita

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Panduan Praktis Menghitung Volume dan Luas Permukaan Prisma Segitiga

Panduan Praktis Menghitung Volume dan Luas Permukaan Prisma Segitiga

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Mensos Cek Operasional KDKMP di Lamongan untuk Pastikan Kesiapan Penyaluran Bansos

Mensos Cek Operasional KDKMP di Lamongan untuk Pastikan Kesiapan Penyaluran Bansos

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Teka-teki Ledakan Pasar Cimanggis Terkuak, Ruko Ternyata Tempat Suplai Buah MBG

Teka-teki Ledakan Pasar Cimanggis Terkuak, Ruko Ternyata Tempat Suplai Buah MBG

Banten | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:24 WIB

×