- Lipstik food grade ramai dibahas di media sosial khususnya TikTok karena diklaim aman tertelan.
- Fenomena itu pun memancing reaksi warganet, termasuk Dokter Ayman Alatas.
- Dokter Ayman Alatas menekankan bahwa standar keamanan utama kosmetik adalah persetujuan BPOM, bukan label food grade.
Suara.com - Lipstik food grade ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya TikTok. Sejumlah konten membahas lipstik dengan kandungan food grade yang diklaim aman jika tertelan.
Bahkan ada yang sengaja mencicipi kosmetik mereka demi membuktikan keamanannya. Hal itu pun memicu diskusi luas di kalangan warganet karena dinilai tidak lazim.
Dokter sekaligus kreator konten dr. Ayman Alatas turut memberikan komentar mengenai lipstik food grade yang tengah jadi pembahasan di dunia kosmetik dan kecantikan jagat maya.
Lantas apa itu lipstik food grade?
Sesuai namanya, lipstik food grade dimaknai sebagai pewarna bibir yang dibuat dengan bahan-bahan yang aman untuk dikonsumsi. Produk-produk tersebut memenuhi standar keamanan seperti makanan.

Adapun bahan food grade yang dimaksud seperti minyak nabati, mentega, dan lilin pelapis, sehingga lebih aman, terutama bagi ibu hamil atau yang memiliki kulit sensitif
Namun yang perlu dipahami, walau diformulasikan tidak beracun jika tertelan secara tidak sengaja, lipstik ini tidak dimaksudkan untuk dimakan dan tetap harus digunakan sesuai fungsinya sebagai kosmetik.
Kandungan kosmetik vs makanan
Secara medis dan regulasi, kosmetik dan makanan adalah dua kategori yang berbeda. Kosmetik dirancang untuk penggunaan topikal (luar tubuh), seperti kulit dan bibir, bukan untuk ditelan dan dicerna oleh lambung.
Meskipun sebuah produk kosmetik menggunakan bahan-bahan alami atau pewarna yang aman untuk makanan, proses formulasi menjadi kosmetik sering kali melibatkan zat lain yang tidak didesain untuk dikonsumsi.
Menelan produk kosmetik secara sengaja dalam porsi besar dan terus-menerus, bisa berdampak buruk bagi kesehatan organ dalam karena tubuh harus memproses zat yang bukan nutrisi.
Reaksi dr. Ayman
Dalam videonya, dr. Ayman menyoroti istilah food grade pada produk lipstik. Ia menekankan bahwa standar keamanan kosmetik aman bukanlah bisa dimakan, melainkan lolos uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Produk lipstik yang mengantongi sertifikat BPOM dicap aman sehingga dijual bebas di pasaran dan dapat digunakan oleh masyarakat, tanpa harus menggunakan embel-embel food grade.
"Selama lipstik itu sudah aman dan acc BPOM untuk kosmetik. Tidak apa-apa dipakai saja. Kecuali lipstik mau ditelan banyak, baru bahaya," ujarnya dikutip dari video akun TikTok aymanalts.
Pun jika lipstik tidak sengaja tertelan sedikit, menurutnya tidak membahayakan karena tubuh memiliki kemampuan untuk menangkal zat asing.
"Kalau lipstik itu tidak sengaja tertelan sedikit, ya tidak apa-apa, tidak bahaya (harmful). Tubuh kita nggak selemah itu. Misal ada zat asing masuk akan bereaksi sampai tidak menimbulkan efek samping," imbuhnya.
Lebih lanjut, dr. Ayman memberikan pesan agar publik tidak perlu khawatir berlebihan mengenai lipstik yang tidak food grade. Selama dipastikan aman oleh BPOM, maka lipstik tersebut bisa digunakan untuk riasan atau mempercantik diri.
"Tapi kalau yang mau pakai food grade yang monggo, cuma selama sudah BPOM untuk kosmetik, tidak apa-apa. Jadi tidak usah takut berlebihan. Yang penting menerapkan gaya hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, kurangi gula-gula, olahraga dan tidur cukup," pungkasnya.
Gunakan lipstik sesuai fungsinya sebagai perwarna bibir. Jadilah konsumen yang cerdas di tengah gempuran tren kecantikan viral, karena kesehatan jangka panjang jauh lebih berharga.