5 Negara yang Melarang Perayaan Natal, Brunei Darussalam Termasuk?

Yasinta Rahmawati

Kamis, 04 Desember 2025 | 12:42 WIB
5 Negara yang Melarang Perayaan Natal, Brunei Darussalam Termasuk?
ilustrasi pohon natal (Freepik)
baca 10 detik
  • Sejumlah negara melarang perayaan Natal terbuka karena ketaatan ketat pada hukum serta budaya Islam.
  • Korea Utara juga melarang perayaan Natal sebagai kebijakan politik menentang pengaruh budaya Barat.
  • 25 Desember pun jadi hari biasa di kalender mereka.

Suara.com - Bagi jutaan orang di seluruh dunia, Natal bukan sekadar hari raya keagamaan, melainkan fenomena budaya global yang dirayakan dengan sukacita.

Namun tahukah kamu, bahwa ada beberapa negara yang tidak merayakan Natal. Di negara-negara ini, 25 Desember hanyalah hari biasa di kalender, tanpa libur nasional, tanpa tukar kado, dan tanpa sosok Sinterklas.

Berdasarkan laporan dari Times of India dan berbagai sumber global, beberapa negara memilih untuk tidak merayakan Natal karena alasan yang beragam, mulai dari ketaatan pada hukum agama, pelestarian budaya lokal, hingga kebijakan politik yang ketat.

Bagi kamu para traveler yang berencana bepergian di akhir tahun, penting untuk mengetahui fakta unik ini.

5 Negara yang Melarang Perayaan Natal

1. Arab Saudi

Sebagai negara tempat kelahiran Islam, Arab Saudi memegang teguh prinsip-prinsip syariat yang ketat. Selama beberapa dekade, Kerajaan Arab Saudi tidak mengakui Natal sebagai hari libur nasional.

Secara tradisional, perayaan Natal secara terbuka, seperti memajang pohon Natal atau ornamen mencolok di tempat umum, dilarang karena dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Meskipun dalam beberapa tahun terakhir Arab Saudi mulai melonggarkan aturan sosial di bawah Visi 2030 dan toko-toko mulai diizinkan menjual ornamen liburan tertentu, perayaan Natal masih bersifat sangat privat.

2. Korea Utara

Di Korea Utara, situasi yang terjadi lebih bersifat politis daripada religius.

Seperti yang diketahui, negara yang sangat tertutup ini memiliki sikap yang bermusuhan terhadap hampir semua bentuk agama, termasuk Kristen.

baca juga

Pemerintah Korea Utara juga melarang perayaan Natal karena dianggap sebagai pengaruh budaya Barat yang harus diwaspadai.

Sebaliknya, kalender bulan Desember di Korea Utara diisi dengan perayaan yang memuja para pemimpin negara tersebut.

Contohnya tanggal 24 Desember dirayakan bukan sebagai Malam Natal, melainkan sebagai hari kelahiran Kim Jong-suk, nenek dari pemimpin saat ini, Kim Jong-un.

3. Somalia

Somalia, negara yang mayoritas penduduknya Muslim juga menerapkan larangan tegas terhadap perayaan Natal.

Pada tahun 2015, pemerintah Somalia secara resmi melarang perayaan Natal dan Tahun Baru karena dianggap bertentangan dengan budaya Islam dan dapat memicu ketidakstabilan atau serangan dari kelompok ekstremis.

Badan-badan keamanan diinstruksikan untuk tetap waspada dan menghentikan pertemuan apa pun yang berbau perayaan Natal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal dan Miras, Selamatkan Kerugian Negara Rp 31,6 Miliar

Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal dan Miras, Selamatkan Kerugian Negara Rp 31,6 Miliar

Bisnis | Rabu, 03 Desember 2025 | 15:31 WIB

Libur Natal dan Cuti Bersama 2025 Berapa Hari? Cek Keputusan Resmi Terbaru

Libur Natal dan Cuti Bersama 2025 Berapa Hari? Cek Keputusan Resmi Terbaru

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 15:08 WIB

7 Kado Natal yang Bikin Kamu Auto Jadi Bestie of the Year!

7 Kado Natal yang Bikin Kamu Auto Jadi Bestie of the Year!

Your Say | Rabu, 03 Desember 2025 | 16:35 WIB

Terkini

Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan

Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan

Bali | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:11 WIB

Tak Ada Lagi Alasan Menunda! Kejagung Didesak Jebloskan Febrie ke Tahanan Usai Diperiksa Hari Ini

Tak Ada Lagi Alasan Menunda! Kejagung Didesak Jebloskan Febrie ke Tahanan Usai Diperiksa Hari Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:10 WIB

Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI

Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI

Otomotif | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:10 WIB

Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat

Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:09 WIB

Rayakan HUT ke-70, Danamon Gelar Travel Fair dengan Promo Hemat hingga 70%

Rayakan HUT ke-70, Danamon Gelar Travel Fair dengan Promo Hemat hingga 70%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:08 WIB

Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini

Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:07 WIB

Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu

Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:06 WIB

Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan

Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan

Video | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:05 WIB

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:02 WIB

Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi

Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 18:00 WIB

×