Penyebab Jerawat Hormonal pada Wanita Usia 30-an dan Cara Mengatasinya secara Medis

Agung Pratnyawan

Sabtu, 13 Desember 2025 | 10:18 WIB
Penyebab Jerawat Hormonal pada Wanita Usia 30-an dan Cara Mengatasinya secara Medis
Ilustrasi jerawatan.[pexels.com]

Suara.com - Jerawat hormonal adalah masalah kulit yang sering dialami oleh banyak wanita, terutama saat mereka mencapai usia dewasa. 

Dilansir dari channelnewsasia, meskipun banyak yang berharap jerawat akan hilang setelah masa remaja, kenyataannya jerawat hormonal bisa bertahan hingga usia 30-an, 40-an, bahkan seterusnya. 

Jadi, apa sebenarnya yang menyebabkan jerawat ini muncul, dan mengapa banyak wanita dewasa terus berjuang melawan masalah ini? Berikut penjelasannya.

Penyebab Jerawat Hormonal

Jerawat hormonal dipicu oleh fluktuasi hormon dalam tubuh. Perubahan ini dapat terjadi akibat siklus menstruasi, kehamilan, atau bahkan proses menopause. 

Dr. Lee Hwee Chyen, seorang dermatologis, menjelaskan bahwa jerawat hormonal biasanya muncul setelah masa pubertas dan cenderung terjadi pada individu berusia 25 tahun ke atas, sering disebut sebagai "acne dewasa".

Salah satu penyebab utama jerawat hormonal adalah peningkatan kadar androgen, hormon yang umumnya lebih tinggi pada pria. 

Namun, wanita juga memproduksi androgen, meskipun dalam jumlah lebih rendah. Peningkatan kadar hormon ini dapat menyebabkan produksi sebum yang berlebihan, yang akhirnya menyebabkan jerawat.

Kapan Munculnya Jerawat Hormonal?

baca juga

Jerawat hormonal sering muncul menjelang periode menstruasi, ketika kadar progesteron dan estrogen bervariasi. 

Selama masa ini, sebum dalam kulit meningkat, menambah kondisi jerawat. Tidak hanya itu, jerawat ini juga dapat muncul akibat kondisi kesehatan tertentu, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau gangguan tiroid, yang dapat mengaktifkan keseimbangan hormon.

Sementara itu, gejala jerawat hormonal mirip dengan jerawat remaja, biasanya muncul di area wajah, punggung, dan dada. 

Namun, jerawat hormonal lebih cenderung muncul di area dagu dan garis rahang bawah, sering kali dikenal sebagai "zona U", berbeda dengan jerawat remaja yang biasanya lebih banyak muncul di zona T (dahi, hidung, dagu).

Ilustrasi jerawat (pexels.com/Polina Tankilevitch)
Ilustrasi jerawat (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Bedakan Jerawat Hormonal dengan Jenis Lain

Sangat penting untuk bisa membedakan jerawat hormonal dari jenis jerawat lainnya. Jerawat bakteri umumnya muncul di dahi, hidung, dan pipi akibat pertumbuhan bakteri dan peradangan di pori-pori. 

Di sisi lain, jerawat jamur disebabkan oleh pertumbuhan ragi yang berlebihan dan biasanya memiliki gejala gatal.

Stres juga dapat memicu timbulnya jerawat, disebut sebagai jerawat stres. Saat mengalami stres, kadar kortisol dan androgen meningkat, yang dapat merangsang produksi sebum. 

Namun, jerawat hormonal cenderung bersifat berkala, meningkat menjelang menstruasi, sementara jerawat karena stres lebih banyak terjadi dan dapat hilang seiring masa stres berlalu.

Cara Menangani Jerawat Hormonal

Mengetahui penyebab jerawat hormonal adalah langkah pertama untuk menangani masalah ini. Akhir-akhir ini, banyak wanita menemukan cara untuk mengelola kondisi ini dengan lebih baik. 

Di klinik, perawatan seperti medical facial dan pengelupasan kimia dapat membantu mengeksfoliasi kulit dan memperbaiki tekstur kulit. 

Terapi laser juga bisa digunakan untuk mengurangi ukuran kelenjar sebaceous dan meminimalkan produksi sebum.

Bagi yang mencari perawatan di rumah, penggunaan produk yang mengandung bahan aktif seperti benzoil peroksida, asam salisilat, dan retinoid dapat membantu meminimalkan peradangan dan merangsang pertumbuhan kulit baru. 

Pil kontrasepsi juga dapat menjadi pilihan untuk menyeimbangkan hormon dan mengontrol jerawat. 

Spironolakton, obat yang biasa digunakan untuk menurunkan tekanan darah, juga efektif dalam mengurangi kadar androgen dan produksi sebum.

Apakah Jerawat Hormonal Akan Hilang?

Sayangnya, jerawat hormonal bisa menjadi masalah jangka panjang bagi sebagian besar wanita. 

Menurut Dr. Rachel Ho, hormon adalah salah satu pemicu utama semua jenis jerawat. 

Oleh karena itu, wanita mungkin terus berjuang melawan jerawat hormonal selama ada pengaruh hormonal yang mendasarinya. 

Namun, ada harapan. Hormon bisa pulih, yang berarti jerawat juga bisa membaik seiring berjalannya waktu.

Bagi wanita yang mengalami gejala perimenopause, perubahan hormonal ini dapat menyebabkan peningkatan frekuensi jerawat. 

Namun, perawatan yang tepat dan penanganan medis dapat membantu mengatasi dan mengurangi gejala jerawat hormonal.

Jerawat hormonal adalah tantangan yang nyata bagi banyak wanita, tidak hanya selama masa remaja tetapi juga di usia dewasa. 

Fluktuasi hormon akibat berbagai faktor, seperti siklus menstruasi dan kondisi kesehatan, berkontribusi pada munculnya jerawat ini. 

Namun, dengan pemahaman yang baik dan perawatan yang tepat, jerawat hormonal dapat dikelola dengan efektif. 

Jika Anda mengalami jerawat hormonal, penting untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan solusi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda. 

Kontributor : Laili Nur Fajar Firdayanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rangkaian Skincare Murah untuk Ibu Rumah Tangga Atasi Flek Hitam, Mulai Rp8 Ribuan

5 Rangkaian Skincare Murah untuk Ibu Rumah Tangga Atasi Flek Hitam, Mulai Rp8 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 21 November 2025 | 11:02 WIB

5 Rekomendasi Skincare Pria Terbaik untuk Atasi Flek Hitam, Wajah Auto Bersih!

5 Rekomendasi Skincare Pria Terbaik untuk Atasi Flek Hitam, Wajah Auto Bersih!

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 11:30 WIB

7 Cara Alami Menghilangkan Jerawat dengan Cepat, Ampuh dan Tanpa Efek Samping

7 Cara Alami Menghilangkan Jerawat dengan Cepat, Ampuh dan Tanpa Efek Samping

Lifestyle | Minggu, 24 Agustus 2025 | 12:57 WIB

6 Skincare Lokal Terbaik yang Aman dan Halal, Jadi Andalan Atasi Masalah Kulit

6 Skincare Lokal Terbaik yang Aman dan Halal, Jadi Andalan Atasi Masalah Kulit

Lifestyle | Senin, 11 Agustus 2025 | 11:53 WIB

10 Rangkaian Skincare Viva untuk Kulit Bruntusan, Ampuh Bikin Wajah Mulus Lagi!

10 Rangkaian Skincare Viva untuk Kulit Bruntusan, Ampuh Bikin Wajah Mulus Lagi!

Lifestyle | Selasa, 10 Juni 2025 | 10:56 WIB

10 Bedak Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bikin Kulit Tampak Cerah dan Awet Muda

10 Bedak Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bikin Kulit Tampak Cerah dan Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 08 Juni 2025 | 06:41 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×