Dari Camilan Sehari-hari, Lahir Kesempatan Belajar untuk Anak Yatim Piatu

Vania Rossa

Senin, 15 Desember 2025 | 21:15 WIB
Dari Camilan Sehari-hari, Lahir Kesempatan Belajar untuk Anak Yatim Piatu
Program OREO Berbagi Serunya Berilmu. (Dok. Oreo)
baca 10 detik
  • Program "OREO Berbagi Serunya Berilmu" menyisihkan 2,5% keuntungan penjualan untuk perlengkapan sekolah anak yatim piatu sepanjang 2025.
  • Inisiatif ini telah menjangkau lebih dari 1.500 anak di berbagai wilayah Indonesia sejak Maret 2025 melalui kemitraan.
  • OREO menyediakan alat bantu pembelajaran berbasis *playful learning* untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan inklusif.

Suara.com - Setiap anak berhak bermimpi dan mendapatkan kesempatan belajar yang sama, termasuk anak-anak yatim piatu atau mereka yang tumbuh tanpa kehadiran orang tua.

Di tengah tantangan akses pendidikan yang belum merata, pengalaman belajar yang menyenangkan bisa menjadi pintu awal bagi anak-anak untuk kembali percaya pada mimpi mereka.

Inilah semangat yang diusung OREO lewat program “OREO Berbagi Serunya Berilmu”, sebuah inisiatif berkelanjutan yang sepanjang 2025 menghadirkan dukungan nyata bagi anak-anak yatim piatu di berbagai wilayah Indonesia.

Program OREO Berbagi Serunya Berilmu. (Dok. Oreo)
Program OREO Berbagi Serunya Berilmu. (Dok. Oreo)

Melalui program ini, OREO menyisihkan 2,5 persen dari keuntungan penjualannya untuk menghadirkan alat bantu pembelajaran dan perlengkapan sekolah, demi menciptakan suasana belajar yang lebih inklusif dan setara.

Bagi OREO, belajar bukan sekadar duduk di ruang kelas dan menghafal materi. Proses belajar idealnya memberi ruang bagi rasa ingin tahu, kegembiraan, dan kreativitas.

Karena itu, donasi yang diberikan tak hanya berupa perlengkapan sekolah seperti tas dan laptop, tetapi juga alat pembelajaran berbasis playful learning yang dirancang agar anak-anak bisa memahami pelajaran dengan cara yang lebih menyenangkan.

“Suasana belajar yang seru dan positif dapat menumbuhkan motivasi anak untuk terus berkembang,” ujar Anggya Kumala, Marketing Director Mondelz Indonesia.

Menurutnya, pendekatan belajar yang menyenangkan selaras dengan nilai OREO yang identik dengan keceriaan dan kebersamaan.

Dukungan ini diharapkan dapat membantu anak-anak lebih percaya diri dalam menapaki masa depan mereka.

baca juga

Sejak diluncurkan pada Maret 2025, program ini telah menjangkau lebih dari 1.500 anak yatim piatu di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Flores.

Untuk memperluas dampak, OREO menggandeng Kitabisa.org dan Sahabat Yatim, sehingga penyaluran bantuan kini menjangkau lebih dari 1.000 anak di wilayah Banten, Jakarta, Jawa, hingga Sumatra.

Kolaborasi lintas pihak ini dinilai penting dalam memastikan setiap anak memiliki hak belajar yang setara.

Vivi Andriani, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Kemendikdasmen, menilai keterlibatan sektor swasta berperan besar dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif.

Ia menekankan bahwa alat bantu pembelajaran yang tepat dapat membantu anak memahami materi dengan lebih cepat dan efektif.

Bagi pendamping anak-anak, dampak perhatian semacam ini terasa nyata.

Muhammad Umar Wirayuda dari Sahabat Yatim menyebut bahwa dukungan yang diberikan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga pesan bahwa anak-anak tidak sendirian dalam mengejar cita-cita.

Hal senada disampaikan Marisa Thara Wardhani dari Kitabisa.org, yang menilai pengalaman belajar yang menyenangkan bisa menanamkan keberanian anak untuk bermimpi lebih tinggi.

Selama lebih dari 30 tahun, OREO telah menjadi bagian dari keseharian keluarga Indonesia. Lewat program ini, OREO menegaskan bahwa keceriaan juga bisa hadir dalam bentuk kesempatan—kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan dengan rasa percaya diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uya Kuya Selesaikan Tesis Hanya dalam Waktu 3 Bulan, Masuk Akal?

Uya Kuya Selesaikan Tesis Hanya dalam Waktu 3 Bulan, Masuk Akal?

Entertainment | Senin, 15 Desember 2025 | 16:09 WIB

Meninjau Ulang Peran Negara dalam Polemik Arus Donasi Bencana

Meninjau Ulang Peran Negara dalam Polemik Arus Donasi Bencana

Your Say | Senin, 15 Desember 2025 | 19:35 WIB

Teknologi Augmented Reality dalam Meningkatkan Pengalaman Belajar

Teknologi Augmented Reality dalam Meningkatkan Pengalaman Belajar

Your Say | Senin, 15 Desember 2025 | 19:00 WIB

Terkini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

×