Upaya Pemuda Pantai Baros Jaga Ekosistem Pesisir dari Ancaman Abrasi

Agung Pratnyawan Suara.Com
Senin, 22 Desember 2025 | 13:16 WIB
Upaya Pemuda Pantai Baros Jaga Ekosistem Pesisir dari Ancaman Abrasi
Ilustrasi penanaman mangrove di pantai baros. [ist]

Suara.com - Sebuah inisiatif bertajuk "Mangrove Sketch dan Write" berlangsung di Pantai Baros, diprakarsai oleh Karang Taruna Keluarga Pemuda-Pemudi Baros. 

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menanam pohon mangrove, tetapi juga sebagai wadah edukasi bagi generasi muda dalam menjaga lingkungan. 

Sejak ditanam pertama kali oleh LSM bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2003, hutan mangrove di kawasan ini telah menunjukkan potensi signifikan dalam konservasi ekosistem pesisir.

Potensi Hutan Mangrove di Baros

Hutan mangrove di Pantai Baros memiliki nilai penting. Sejak awal tahun 2000-an, kawasan ini dikenal memiliki spesies mangrove yang berpotensi besar. 

Salah satu contohnya adalah pohon mangrove berusia lebih dari satu abad, yang dikenal sebagai Sunerasia atau wijojo oleh masyarakat lokal. 

Dengan dukungan Karang Taruna KP2B, anak-anak muda di dusun Baros berkomitmen untuk terus melestarikan lingkungan, khususnya dalam hal penanaman pohon mangrove.

Mangrove di Pantai Baros dipersiapkan untuk memberikan manfaat dalam jangka panjang. 

Dalam proses pertumbuhan, pohon-pohon ini memerlukan waktu untuk matang sebelum dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap ekosistem. 

Baca Juga: Kawasan Mangrove Baros: Jejak Kepedulian Warga akan Konservasi Lingkungan

Dalam waktu lima tahun, hutan mangrove akan mulai berfungsi dengan baik dan setelah dua dekade, manfaatnya dapat dirasakan secara signifikan.

Manfaat bagi Masyarakat

Manfaat hutan mangrove di Pantai Baros sangat beragam. Salah satu fungsi utamanya adalah mengurangi abrasi yang mengancam wilayah daratan. 

Dengan akar yang kuat, pohon-pohon mangrove berperan seperti bangunan yang tangguh. 

Di sebelah utara hutan, terdapat kawasan pertanian yang terbuat dari pengaruh intrusi air laut. 

Air asin yang masuk ke daratan akhirnya dapat disela dan dinetralkan, sehingga meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI