5 Fakta Mengejutkan di Balik Penemuan Punden Berundak Raksasa di Cibalay Bogor

M. Reza Sulaiman

Selasa, 23 Desember 2025 | 16:50 WIB
5 Fakta Mengejutkan di Balik Penemuan Punden Berundak Raksasa di Cibalay Bogor
Punden Berundak di CIbalay, Bogor. (Dok. Balai Balai Pelestari Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat)
baca 10 detik
  • Struktur punden berundak besar ditemukan di Situs Cibalay, Bogor, menandakan pusat ritual prasejarah penting.
  • Struktur tersebut setinggi bangunan tujuh lantai, menjadikannya salah satu punden berundak terbesar di Jawa Barat.
  • Penemuan ini memperkuat bahwa arsitektur punden berundak merupakan prototipe awal bangunan candi di Nusantara.

Suara.com - Kekayaan sejarah peradaban prasejarah di tanah Pasundan kembali terkuak. Sebuah struktur punden berundak berskala besar yang diperkirakan memiliki nilai sejarah tinggi berhasil ditemukan di kawasan Situs Cibalay, Kabupaten Bogor.

Temuan ini menjadi bukti baru yang memperkuat dugaan bahwa kawasan di kaki Gunung Salak tersebut merupakan pusat aktivitas ritual penting pada masa lampau.

Berikut adalah lima fakta menarik di balik penemuan yang menggemparkan dunia arkeologi Indonesia ini.

1. Ditemukan Secara Tak Sengaja di Akhir Misi

Penemuan signifikan ini merupakan hasil dari kegiatan inventarisasi potensi cagar budaya yang dilakukan oleh Balai Pelestari Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat. Uniknya, struktur punden berundak raksasa ini justru ditemukan menjelang akhir kegiatan yang berlangsung selama dua pekan.

“Temuan ini menjadi kejutan besar bagi tim. Struktur punden berundak ini menunjukkan adanya modifikasi kontur alam yang sangat jelas, mencerminkan praktik ritual masyarakat prasejarah,” ujar Lia Nuri Rahmawati, Ketua Tim Delineasi.

2. Skalanya Masif: Setinggi Bangunan 7 Lantai

Struktur punden berundak yang ditemukan ini bukanlah bangunan biasa. Diperkirakan memiliki tujuh hingga sepuluh teras dengan ketinggian mencapai sekitar 20 meter. Ukuran ini setara dengan bangunan tujuh lantai, menjadikannya salah satu punden berundak terbesar yang pernah ditemukan di Jawa Barat.

Skala yang masif ini mengindikasikan adanya aktivitas komunal yang besar dan terorganisir pada masanya.

baca juga

3. Cikal Bakal Candi di Nusantara

Dalam khazanah arkeologi, punden berundak dikenal sebagai bentuk arsitektur sakral tertua yang berfungsi sebagai sarana pemujaan roh leluhur. Lebih dari itu, arsitektur ini dianggap sebagai prototipe atau cikal bakal dari bangunan candi yang berkembang pada periode klasik Hindu-Buddha di Indonesia.

Penemuan ini memperkuat teori bahwa tradisi arsitektur monumental di Nusantara telah berakar jauh sebelum pengaruh budaya India masuk.

4. "Harta Karun" Lainnya: 33 Situs Baru Ditemukan

Selain punden berundak raksasa, tim juga berhasil mengidentifikasi 33 titik situs baru lainnya di kawasan Situs Cibalay. Temuan-temuan ini sebelumnya tersembunyi di balik rimbunnya vegetasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Banyaknya situs baru ini mempertegas status Cibalay sebagai kawasan pemujaan megalitik yang sangat penting dan kompleks.

5. Terletak di Jantung Hutan Konservasi dan Calon Geopark

Lokasi penemuan ini berada di dalam kawasan konservasi alam, yaitu Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Selain itu, kawasan Cibalay juga masuk dalam rencana pengembangan geopark Kabupaten Bogor.

Hal ini menjadikan upaya perlindungan situs menjadi sangat krusial sekaligus menantang. Kepala BPK Wilayah IX Jawa Barat, Retno Raswaty, menekankan pentingnya sinergi antara pelestarian budaya dan konservasi alam.

“Delineasi (penarikan batas) diperlukan untuk memperjelas batas budaya dan memastikan pemanfaatan situs sesuai dengan undang-undang. Sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan,” jelas Retno.

Dengan terungkapnya temuan ini, Jawa Barat sekali lagi membuktikan posisinya sebagai salah satu wilayah dengan jejak peradaban prasejarah terlengkap di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

News | Senin, 22 Desember 2025 | 23:15 WIB

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Gunung Guruh Bogor Kian Masif, Isu Dugaan Beking Aparat Mencuat

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Gunung Guruh Bogor Kian Masif, Isu Dugaan Beking Aparat Mencuat

News | Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:56 WIB

Makan Bergizi Gratis Jadi Andalan Tekan Stunting di Tamansari Bogor

Makan Bergizi Gratis Jadi Andalan Tekan Stunting di Tamansari Bogor

Foto | Selasa, 16 Desember 2025 | 20:13 WIB

Kelola Sendiri Sampah MBG, SPPG Mutiara Keraton Solo di Bogor Klaim Untung hingga 1.000 Persen

Kelola Sendiri Sampah MBG, SPPG Mutiara Keraton Solo di Bogor Klaim Untung hingga 1.000 Persen

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 19:18 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 50,3 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

Program Makan Bergizi Gratis Jangkau 50,3 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

Foto | Selasa, 16 Desember 2025 | 13:06 WIB

Prabowo Panggil Menteri ke Hambalang, Ada Target Soal Pembangunan Hunian Korban Bencana

Prabowo Panggil Menteri ke Hambalang, Ada Target Soal Pembangunan Hunian Korban Bencana

News | Minggu, 14 Desember 2025 | 22:01 WIB

Terkini

Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini

Babak Baru! Donald Trump Tuntut Iran Bayar Ganti Rugi Perang karena Ini

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing

Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:25 WIB

Kenapa Gelar Bangsawan Menantu Sultan Brunei Raabi'atul Adawiyyah Dicabut?

Kenapa Gelar Bangsawan Menantu Sultan Brunei Raabi'atul Adawiyyah Dicabut?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:20 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Sepatu, Bisa Pakai Bahan Rumahan Ini

7 Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Sepatu, Bisa Pakai Bahan Rumahan Ini

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Survei BI: Keyakinan Konsumen Turun, Apa Penyebabnya?

Survei BI: Keyakinan Konsumen Turun, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Tapi Mengapa Dunia Usaha Masih Tertekan?

Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Tapi Mengapa Dunia Usaha Masih Tertekan?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Shakira Serukan Rakyat Kolombia Bersatu Hadapi Gempa Bumi Besar

Shakira Serukan Rakyat Kolombia Bersatu Hadapi Gempa Bumi Besar

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?

Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime

Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:00 WIB

×