Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat

Andi Ahmad S

Senin, 22 Desember 2025 | 23:15 WIB
Eksklusif! Jejak Mafia Tambang Emas Cigudeg: Dari Rayuan Hingga Dugaan Setoran ke Oknum Aparat
Tempat Pengolahan Emas (Gulundung) Yang Siring Digunakan Para Gurandil di wilayah Cigudeg Bogor Jawa Barat [Suara.com/Gemini]
baca 10 detik

Praktik tambang emas ilegal di Cigudeg kini terungkap sebagai sindikat terorganisir yang melibatkan warga sipil serta oknum aparat, mengubah aktivitas pencarian rezeki warga menjadi operasi bawah tanah yang sangat berisiko.

Sosok AC menjadi aktor kunci yang menginisiasi penggalian dengan cara mencari pemodal lokal melalui jaminan keamanan tinggi, serta menjual nama oknum aparat guna meyakinkan investor bahwa operasional mereka kebal hukum.

Aktivitas tambang ini menghasilkan ratusan karung batuan emas setiap hari dengan nilai fantastis, namun seluruh manajemen keuangan dan pembagian hasilnya diduga dikendalikan penuh oleh oknum aparat demi kepentingan sepihak.

Suara.com - Tabir gelap praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Gunung Guruh, Kampung Cirangsad, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat perlahan mulai tersingkap.

Bukan sekadar aktivitas warga mencari remah rezeki, operasi di lahan tak bertuan ini disinyalir telah bermetamorfosis menjadi sindikat terorganisir, diduga melibatkan warga sipil dan oknum aparat berseragam.

Berdasarkan penelusuran mendalam tim Suara.com di lapangan, praktik ilegal ini tidak muncul begitu saja.

Ada aktor intelektual lapangan yang menggerakkan roda ekonomi bawah tanah ini. Nama seorang warga Kampung Cirangsad inisial AC, mencuat sebagai sosok kunci yang memulai inisiatif pembukaan lubang galian emas tersebut.

AC diduga menggunakan modus operandi klasik untuk mencari pemodal dengan jaminan keamanan tingkat tinggi.

Ia mendekati beberapa investor lokal untuk menggelontorkan modal awal guna membuka galian tambang.

Untuk meyakinkan para pemodal yang ragu akan risiko hukum, AC diduga menjual nama seorang oknum aparat.

Dalam kesaksian yang dihimpun, AC dengan percaya diri memberikan jaminan bahwa operasi mereka kebal hukum karena dibekingi oleh sosok dugaan anggota.

"Ayo lah kita gali lobang emas, tenang aja buat penanggung jawab kayu ada. Aman kang Insya Allah," ujar narasumber Suara.com yang dirahasiakan demi keamanan belum lama ini.

baca juga
Parkiran Kendaraan Diduga Milik Aparat di Lokasi Gunung Guruh, Kampung Cirangsad, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat [Andi Ahmad S/Suara.com]
Parkiran Kendaraan Diduga Milik Aparat di Lokasi Gunung Guruh, Kampung Cirangsad, Desa Banyuwangi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat [Andi Ahmad S/Suara.com]

Berbekal jaminan keamanan tersebut dan modal seadanya, pekerjaan penggalian pun dimulai. Aktivitas yang awalnya kecil-kecilan ini kini berkembang pesat.

Siapa sangka, lubang galian yang dimulai dengan modal nekat itu kini berproduksi secara masif. Informasi di lapangan menyebutkan bahwa galian tersebut mampu menghasilkan ratusan karung batuan emas per hari.

Nilai ekonomis yang berputar di sana diprediksi mencapai angka fantastis.

Namun, di balik melimpahnya hasil tambang, terdapat ketimpangan dalam distribusi keuntungan.

Sumber terpercaya menyebutkan bahwa manajemen keuangan dan pembagian hasil tidak dikelola secara transparan oleh para penambang atau investor, melainkan dikendalikan penuh oleh sang oknum.

Pembagian hasil produksi seluruhnya diatur diduga oleh aparat yang mengaku berani membekingi Aparat Penegak Hukum (APH) setempat dan urusan keamanan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Gunung Guruh Bogor Kian Masif, Isu Dugaan Beking Aparat Mencuat

Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Gunung Guruh Bogor Kian Masif, Isu Dugaan Beking Aparat Mencuat

News | Sabtu, 20 Desember 2025 | 22:56 WIB

Drone Misterius, Serdadu Diserang: Apa yang Terjadi di Area Tambang Emas Ketapang?

Drone Misterius, Serdadu Diserang: Apa yang Terjadi di Area Tambang Emas Ketapang?

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 19:14 WIB

Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe

Saham Entitas Grup Astra Anjlok 5,87% Sepekan, Terseret Sentimen Penutupan Tambang Emas Martabe

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 18:05 WIB

Polemik Lahan Tambang Emas Ketapang Memanas: PT SRM Bantah Penyerangan, TNI Ungkap Kronologi Berbeda

Polemik Lahan Tambang Emas Ketapang Memanas: PT SRM Bantah Penyerangan, TNI Ungkap Kronologi Berbeda

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 14:06 WIB

Diduga Serang Petugas dan TNI, 15 WNA China Dilaporkan PT SRM ke Polda Kalbar

Diduga Serang Petugas dan TNI, 15 WNA China Dilaporkan PT SRM ke Polda Kalbar

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 12:19 WIB

Imigrasi Ketapang Periksa 15 WNA China Usai Insiden Penyerangan di Tambang Emas PT SRM

Imigrasi Ketapang Periksa 15 WNA China Usai Insiden Penyerangan di Tambang Emas PT SRM

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 12:02 WIB

Terkini

Urutan Eksfoliasi Wajah untuk Pemula, Ketahui agar Tidak Iritasi

Urutan Eksfoliasi Wajah untuk Pemula, Ketahui agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:35 WIB

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

vivo X500 Series Tak Sendirian, Ada Buds Clip dan Watch 6 yang Makin Lengkapkan Ekosistem

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 09:25 WIB

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

×