Energi Surya, Pilihan untuk Hidup yang Lebih Hemat Listrik

Vania Rossa Suara.Com
Sabtu, 03 Januari 2026 | 18:32 WIB
Energi Surya, Pilihan untuk Hidup yang Lebih Hemat Listrik
Ilustrasi instalasi panel surya. (Dok. Mowilex)
Baca 10 detik
  • Pemanfaatan energi surya kian menjadi pilihan strategis untuk menjalankan operasional yang lebih hemat dan mandiri.
  • Investasi pada panel surya membantu menekan konsumsi listrik sekaligus mengurangi ketergantungan pada jaringan konvensional.
  • Lebih dari sekadar simbol keberlanjutan, energi surya kini hadir sebagai bagian dari gaya hidup modern yang efisien dan berjangka panjang.

Suara.com - Di tengah cuaca kota yang kian panas dan konsumsi listrik yang terus meningkat, energi surya perlahan bergeser dari sekadar alternatif menjadi pilihan hidup yang lebih masuk akal. 

Panel surya kini tidak lagi identik dengan simbol “hijau” semata. Bagi banyak pelaku industri, teknologi ini hadir sebagai solusi praktis untuk menekan konsumsi listrik dari jaringan konvensional, sekaligus membangun efisiensi jangka panjang yang lebih stabil.

Menghasilkan energi sendiri berarti mengurangi ketergantungan, mengelola biaya dengan lebih terukur, dan mengambil kendali atas kebutuhan energi harian.

Pendekatan ini tercermin dalam langkah PT Mowilex Indonesia yang memasuki tahun ketujuh berturut-turut sebagai perusahaan terverifikasi netral karbon.

Alih-alih berhenti pada pencapaian sertifikasi, Mowilex memilih melangkah lebih jauh dengan menjadikan energi surya sebagai bagian dari kebiasaan operasional sehari-hari.

Pada 2025, Mowilex meresmikan instalasi panel surya berskala besar di atap pabriknya di Cikande, Banten. Sistem ini diproyeksikan mampu menurunkan konsumsi listrik pabrik hingga 25 persen.

Sebelumnya, panel surya atap juga telah terpasang di kantor pusat Mowilex sejak 2023 dan kini memasok sekitar seperempat kebutuhan listrik gedung tersebut.

Bagi perusahaan dengan profil konsumsi energi yang sebagian besar bergantung pada listrik—sekitar 71 persen dari total penggunaan energi—langkah ini bukan sekadar eksperimen. Pemanfaatan energi surya menjadi cara untuk membuat operasional terasa lebih ringan, efisien, dan tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan dari jaringan utama.

“Seiring waktu, pengelolaan karbon tidak lagi hanya soal laporan, tetapi prinsip yang memengaruhi cara kami merencanakan penggunaan energi dan menentukan prioritas investasi,” ujar Chief Supply Chain Officer Mowilex Indonesia, Yossy Tresinya Prameswari. 

Baca Juga: Sejarah Baru! Energi Surya dan Angin Kalahkan Batu Bara di Tahun 2025

CEO Mowilex Indonesia, Niko Safavi, menilai bahwa perubahan paling penting justru terjadi ketika perusahaan berhenti mengejar simbol dan mulai berinvestasi pada infrastruktur. 

Dengan menjadikan energi surya sebagai sumber energi tambahan yang nyata, perusahaan tidak hanya mempertahankan status netral karbon, tetapi juga membangun fondasi efisiensi yang lebih tahan terhadap dinamika pasokan listrik dan tantangan energi di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI