- Tren busana Idulfitri di Indonesia sering menciptakan fenomena 'seragam nasional' tahunan yang unik.
- Dari tahun 2021-2026, nuansa warna model baju Lebaran yang diminati berubah sesuai selera pasar dan zaman.
- Setelah lilac, sage greeen dan katun bolong, kini giliran rompi lepas yang diprediksi naik daun di Lebaran 2026.
Suara.com - Hari Raya Idulfitri atau Lebaran di Indonesia bukan sekadar momen kemenangan spiritual, melainkan juga ajang bergaya dengan busana muslim.
Uniknya, berkat kekuatan media sosial seperti TikTok dan Instagram, setiap tahun selalu muncul satu tema spesifik yang mendominasi pasar, menciptakan fenomena 'seragam nasional' Lebaran yang unik hingga kadang mengundang gelak tawa.
Mulai dari warna pastel yang lembut hingga potongan baju yang fungsional, tren busana muslim di Tanah Air terus berevolusi mengikuti selera pasar dan zaman.
Sekadar napak tilas, simak ulasan lengkap tren baju Lebaran dari tahun ke tahun yang meramaikan lini masa medsos.
2021: Era Manis si Ungu Lilac
![Warna ungu lilac. [Pexels]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/05/86438-warna-ungu-lilac.jpg)
Di tengah suasana pandemi yang masih terasa, tren fashion 2021 didominasi oleh nuansa yang menenangkan namun tetap ceria. Warna Lilac (ungu muda pastel) menjadi salah satu ratu di 2021. Hampir seluruh brand lokal merilis koleksi dengan tone ini.
Warna Lilac memberikan kesan soft, feminin, dan muda. Kala itu, memadukan gamis lilac dengan pashmina warna nude atau putih adalah rumus paling hits. Fenomena ini menandai pergeseran selera pasar dari warna-warna berani ke warna pastel yang Instagramable.
2022: Kembali Suci dengan Broken White

Setelah puas bermain warna, tahun 2022 masyarakat Indonesia seolah ingin kembali ke esensi Idul Fitri yang fitrah. Warna Broken White (putih gading) mendadak membanjiri pasar pakaian hingga butik desainer.
Berbeda dengan putih bersih, broken white memberikan kesan lebih hangat, mahal, dan tidak menerawang. Tren ini banyak dipadukan dengan material lace (renda) atau tulle akar, menciptakan tampilan yang elegan, klasik, dan estetik.
2023: Invasi Pasukan Sage Green

Ini mungkin termasuk yang paling ikonik dalam sejarah tren Lebaran modern. Warna Sage Green benar-benar meledak hingga menjadi meme ketika momentum Lebaran 2023. Sejauh mata memandang pasti ada keluarga yang mengenakan warna ini.
Baca Juga: Tren Warna Rambut Terbaru: Gaya Personal Kini Jadi Andalan
Fenomena berpakaian dengan warna sage menjamur dari anak-anak hingga orang dewasa. Warna tersebut dianggap aman, fleksibel untuk semua warna kulit termasuk sawo matang, tidak terlalu mencolok untuk pria, namun tetap cantik untuk wanita.
2024: Kilau Mewah Baju Shimmer

Di tahun 2024, tren bergeser drastis ke material yang menyala" Baju berbahan shimmer silk atau organza berkilau menjadi primadona sejalan dengan jargon viral "Menyala Abangku!".
Tren ini menuai pro dan kontra. Di satu sisi, baju shimmer memberikan kesan glamour dan mewah seketika tanpa perlu banyak aksesoris. Namun, banyak juga yang mengeluh karena bahannya cenderung panas dan kurang menyerap keringat untuk iklim tropis Indonesia, membuat pemakainya gerah tapi estetik.
2025: Nostalgia Klasik Katun Bolong (Eyelet)

Sebagai antitesis dari tren shimmer yang panas, tahun 2025 fashion enthusiast kembali memeluk kenyamanan melalui tren katun bolong (katbol). Banyak kaum hawa mendadak membeli kain bordir eyelet saat merayakan Idulfitri.
Keunikan katbol, mengutamakan sirkulasi udara. Detail lubang-lubang kecil dengan bordiran bunga memberikan kesan vintage, manis, dan sangat adem dipakai keliling bersilaturahmi seharian. Mukena hingga dress eyelet menjadi barang langka yang paling diburu Lebaran tahun lalu.
2026: Rompi Lepas Mulai Dibahas

Memasuki tahun 2026, tren baju Lebaran mulai ramai diperbincangkan. Kali ini, pakaian muslim model rompi lepas digadang-gadang bakal naik daun, setelah toko-toko di Tanah Abang mulai menjual gamis model serupa.