Viral karena Dihujat, Patung Macan Putih Kediri Kini Jadi Magnet Wisata Dadakan!

Dinda Rachmawati

Selasa, 06 Januari 2026 | 15:12 WIB
Viral karena Dihujat, Patung Macan Putih Kediri Kini Jadi Magnet Wisata Dadakan!
Viral karena Dihujat, Patung Macan Putih Kediri Kini Jadi Magnet Wisata Dadakan (TikTok/adittsw_)
baca 10 detik
  • Patung macan putih di Balongjeruk, Kediri, awalnya dikritik karena bentuknya tidak lazim, kemudian menjadi viral di media sosial.
  • Sejak viral awal Desember 2025, patung tersebut menarik banyak pengunjung, menciptakan pusat aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
  • Dampak positif patung ini termasuk menjadikannya lokasi CFD dan meningkatkan pendapatan pedagang suvenir di sekitarnya.

Suara.com - Awalnya, patung macan putih di persimpangan Balongjeruk, Kabupaten Kediri, Jawa Timur lebih dikenal karena kritik daripada kekaguman. 

Bentuknya yang tidak lazim, tubuh yang cenderung bulat, mata besar, serta garis-garis hitam yang tampak lebih mirip zebra, membuatnya ramai dijuluki sebagai patung “gagal” di media sosial. 

Banyak yang menilai tampilannya jauh dari citra harimau yang gagah dan berwibawa. Bahkan sempat muncul rencana untuk membongkar patung tersebut. 

Namun, seiring waktu, gelombang ejekan itu justru berubah menjadi pintu masuk bagi kisah yang jauh lebih menarik. Sebab, rasa penasaran publik perlahan mengalahkan kritik.

Dalam banyak video di media sosial TikTok, salah satunya yang dinagikan akun @adittsw_, orang-orang terlihat datang untuk melihat langsung patung yang viral itu.

Di sekitarnya, anak-anak bermain dan tertawa, orang dewasa berbaris untuk berfoto, sementara pedagang menjajakan balon yang serupa dengan patung dan aneka camilan. 

Patung macan putih itu kini berdiri sebagai pusat aktivitas, menghidupkan suasana persimpangan yang sebelumnya biasa saja menjadi tempat berkumpul yang hangat dan penuh warna.

Sejak viral pada awal Desember 2025, Balongjeruk berubah menjadi tujuan kunjungan dadakan. Banyak pengunjung datang bukan hanya demi patungnya, tetapi juga untuk merasakan atmosfer unik yang tercipta di sekitarnya.

Ekspresi patung yang tidak mengintimidasi justru memberi kesan bersahabat, seolah mengundang siapa pun untuk berhenti sejenak dan tersenyum. Dalam konteks inilah, keunikan yang dulu dipandang sebagai kekurangan justru menjadi daya tarik utamanya.

baca juga

Dampak dari popularitas ini pun meluas. Area sekitar patung kini dimanfaatkan sebagai lokasi Car Free Day (CFD) setiap Minggu, menjadikannya ruang publik yang aktif dan ramai. Perubahan ini membawa berkah ekonomi bagi warga sekitar. 

Para pedagang merasakan lonjakan penjualan, dengan berbagai suvenir bertema macan putih, mulai dari kaos hingga boneka mini yang laris diburu pengunjung. Aktivitas yang awalnya hanya dipicu oleh viralitas kini berkembang menjadi roda ekonomi yang nyata.

Di balik semua itu, karya Mbah Suwari sebagai pembuat patung ikut mendapat pengakuan baru. Apa yang dulu dianggap keliru kini dipandang sebagai bukti bahwa seni tidak selalu harus sempurna untuk bermakna. 

Patung macan putih Balongjeruk menunjukkan bagaimana sesuatu yang lahir dari keterbatasan dan kritik bisa tumbuh menjadi simbol kebersamaan, kreativitas, dan keberkahan. 

Dari sebuah ejekan di dunia maya, muncul sebuah ruang nyata yang menghidupkan kota dan memberi manfaat bagi banyak orang.

"3,5 juta aja bisa datangkan perekonomian masyarakat. Yang 1M aja gak bisa," kata @adi****.

"Mbahnya yang bikin harus dpt royalti dri pedagang-pedagang di situ," ungkap @pea****.

"Menumbuhkan perekonomian warga juga kan akhirnya patung ini. Makasih untuk semua netizen yg sudah memviralkan patung ini. kini desaku ekonominya meningkat berkat kalian semua," tambah @dav****.

"Cuma modal 3.500.000 dan ikhlas doang tapi luber luber rezekinya," tambah @bal****.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga Menu Buba Tea Bali: Viral Jual Matcha Kemasan Infus

Daftar Harga Menu Buba Tea Bali: Viral Jual Matcha Kemasan Infus

Lifestyle | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:07 WIB

Apa Itu Infus D5? Viral Kemasannya Diduga Dipakai Jual Matcha di Bali

Apa Itu Infus D5? Viral Kemasannya Diduga Dipakai Jual Matcha di Bali

Lifestyle | Selasa, 06 Januari 2026 | 13:51 WIB

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Purbaya Pede IHSG dan Rupiah Aman di Tengah Konflik AS-Venezuela

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 12:29 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×