Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, 7 Alasan Psikologis Korban Child Gromming Tak Bisa Melawan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:29 WIB
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, 7 Alasan Psikologis Korban Child Gromming Tak Bisa Melawan
buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
baca 10 detik
  • Psikolog Anas Satriyo ungkap alasan remaja korban child grooming sulit melawan pelaku.

  • Bagian otak remaja untuk menilai risiko belum berkembang sempurna secara biologis.

  • Manipulasi halus, relasi kuasa, dan respons trauma membeku menjadi faktor utama.

Suara.com - Kasus child grooming atau manipulasi terhadap anak di bawah umur untuk tujuan eksploitasi seksual, seperti yang dialami artis Aurelie Moeremans sewaktu 15 tahun sering kali memicu pertanyaan sinis dari masyarakat.

Banyak orang dewasa bertanya-tanya korban child grooming seperti Aurelie Moeremans tak bisa melawan.

Menanggapi fenomena tersebut, psikolog anak dan remaja, Anas Satriyo, memberikan penjelasan mendalam yang mematahkan stigma tersebut.

Melalui cuitan di akun Threads-nya pada Selasa (13/1/2026), Anas menegaskan bahwa situasi yang dialami anak-anak korban child grooming tidak sesederhana yang dibayangkan orang dewasa.

Anas Satriyo pun menguraikan 7 alasan psikologis yang menyebabkan remaja korban grooming justru cenderung diam dan terjebak.

Penjelasan psikolog soal penyebab korban child grooming tak bisa melawan (Threads/@anassatriyo)
Penjelasan psikolog soal penyebab korban child grooming tak bisa melawan (Threads/@anassatriyo)

1. Otak Remaja Belum Matang untuk Menilai Risiko

Anas mengatakan secara biologis, bagian otak bernama prefrontal cortex pada remaja usia 15-18 tahun belum berkembang sempurna.

Bagian inilah yang berfungsi untuk menilai risiko, membuat keputusan jangka panjang, dan keberanian untuk berkata tidak.

"Bahasa gampangnya, bagian otak untuk menilai bahaya belum matang. Emosi besar, tapi kemampuan melindungi diri secara strategis belum kuat," jelas Anas.

baca juga

2. Manipulasi Berkedok Perhatian, Bukan Kekerasan

Anas juga menjelaskan bahwa awalnya pelaku grooming bekerja dengan cara manipulasi halus.

Pelaku biasanya datang sebagai sosok penyelamat atau satu-satunya orang yang mengerti kondisi korban saat merasa kesepian.

Hal ini membuat batasan antara apa yang normal dan salah menjadi kabur di pandangan anak remaja.

Korban tidak merasa sedang diserang, melainkan merasa sangat membutuhkan kehadiran pelaku.

3. Dampak Pola Asuh Orang Tua yang Terlalu Keras

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih 16 Tahun, Adegan Ranjang Richelle Skornicki dengan Aliando di Pernikahan Dini Gen Z Dikecam

Masih 16 Tahun, Adegan Ranjang Richelle Skornicki dengan Aliando di Pernikahan Dini Gen Z Dikecam

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:34 WIB

Siapa Kelly, Milo, Tom dan Zane di Broken Strings Aurelie Moeremans, Ada yang Kena Karma?

Siapa Kelly, Milo, Tom dan Zane di Broken Strings Aurelie Moeremans, Ada yang Kena Karma?

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:14 WIB

Rekam Jejak Kak Seto yang Ikut Terseret Isu Child Grooming Aurelie Moeremans

Rekam Jejak Kak Seto yang Ikut Terseret Isu Child Grooming Aurelie Moeremans

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 11:10 WIB

KPAI Soal Kisah Aurelie Moeremans: Child Grooming Kerap Tak Terdeteksi karena Minim Pengetahuan

KPAI Soal Kisah Aurelie Moeremans: Child Grooming Kerap Tak Terdeteksi karena Minim Pengetahuan

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:51 WIB

Apa Pekerjaan Roby Tremonti? Diduga Ingin Sewa Buzzer Tapi Bayarnya Pakai 'Take and Give'

Apa Pekerjaan Roby Tremonti? Diduga Ingin Sewa Buzzer Tapi Bayarnya Pakai 'Take and Give'

Lifestyle | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:49 WIB

Nama Nikita Willy Diseret Usai Pengakuan Aurelie Moeremans, Benarkah Pernah Jadi Korban Grooming?

Nama Nikita Willy Diseret Usai Pengakuan Aurelie Moeremans, Benarkah Pernah Jadi Korban Grooming?

Entertainment | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Target Revitalisasi Tambak Pantura 20.000 Hektare, Pemerintah Baru Siapkan 6.000 Hektare

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

Jelang Sidang Perkara, Roy Suryo cs Tantang Jokowi Hadir

Jelang Sidang Perkara, Roy Suryo cs Tantang Jokowi Hadir

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:04 WIB

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:57 WIB

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:50 WIB

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

×