Cap Go Meh 2026 Tanggal Berapa? Simak Jadwal, Sejarah, dan Tradisi Perayaannya

Yasinta Rahmawati

Kamis, 15 Januari 2026 | 08:30 WIB
Cap Go Meh 2026 Tanggal Berapa? Simak Jadwal, Sejarah, dan Tradisi Perayaannya
Ilustrasi - Cap Go Meh 2026 tanggal berapa? (Pexels/Nanping Thongpanja)
baca 10 detik
  • Cap Go Meh 2026, penutup perayaan Imlek, akan dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026.
  • Cap Go Meh berarti malam kelima belas dalam dialek Hokkien.
  • Perayaan ini menandai puncak festival lampion tahunan Tionghoa.

Suara.com - Selain Tahun Baru Imlek, perayaan Cap Go Meh juga selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Seperti yang diketahui, kemeriahan Imlek tidak berhenti di hari pertama saja. Puncak dari seluruh rangkaian perayaan tersebut adalah Cap Go Meh.

Bagi Anda yang mulai menyusun rencana liburan atau sekadar ingin tahu kapan puncak festival lampion ini berlangsung, pertanyaan yang sering muncul adalah: Cap Go Meh 2026 tanggal berapa?

Dalam artikel ini, kita akan mengulas jadwal pasti Cap Go Meh 2026, asal-usul sejarahnya, hingga tradisi unik yang menjadikannya salah satu festival budaya paling spektakuler di tanah air.

Jadwal Cap Go Meh 2026

Berdasarkan kalender Lunar (penanggalan bulan), Cap Go Meh selalu dirayakan pada hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek. Ini menandai bulan purnama pertama di tahun yang baru.

Untuk tahun 2026, Tahun Baru Imlek (2577 Kongzili) jatuh pada hari Selasa, 17 Februari 2026. Jika kita menghitung 15 hari setelahnya, maka Cap Go Meh 2026 akan jatuh pada hari Selasa, 3 Maret 2026.

Tahun 2026 sendiri dalam astrologi Tionghoa merupakan Tahun Kuda Api. Perayaan Cap Go Meh di tahun ini diprediksi akan berlangsung sangat meriah, mengingat karakteristik "Kuda Api" yang melambangkan energi, semangat, dan kemajuan yang dinamis.

Peserta memainkan Barongsai saat pawai perayaan Cap Go Meh di Pancoran Chinatown, Glodok, Jakarta Barat, Rabu (13/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Peserta memainkan Barongsai saat pawai perayaan Cap Go Meh di Pancoran Chinatown, Glodok, Jakarta Barat, Rabu (13/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Apa Itu Cap Go Meh? Mengenal Makna di Balik Namanya

Secara etimologi, istilah "Cap Go Meh" berasal dari dialek Hokkien. Kata "Cap Go" berarti lima belas, sedangkan "Meh" berarti malam. Jadi, Cap Go Meh secara harafiah berarti "malam kelima belas".

Di negara-negara seperti Tiongkok atau Taiwan, perayaan ini lebih dikenal dengan sebutan Festival Lampion (Yuan Xiao Jie). Ini adalah momen penutup dari seluruh rangkaian perayaan Imlek yang biasanya berlangsung selama dua minggu penuh.

baca juga

Jika Imlek adalah momen untuk berkumpul bersama keluarga inti di rumah, maka Cap Go Meh adalah pesta rakyat yang dirayakan secara komunal di luar rumah.

Sejarah Singkat Cap Go Meh

Ada berbagai versi mengenai asal-usul Cap Go Meh. Salah satu legenda yang paling populer berasal dari masa Dinasti Han (206 SM – 221 M).

Dikisahkan bahwa para biksu Buddha menyalakan lampion pada hari ke-15 bulan pertama sebagai bentuk penghormatan kepada Buddha.

Kaisar yang terkesan dengan ritual tersebut kemudian memerintahkan seluruh rakyatnya untuk ikut menyalakan lampion di rumah dan kuil masing-masing.

Versi lain menceritakan tentang seekor burung surgawi yang turun ke bumi dan dibunuh oleh penduduk desa. Dewa Langit yang murka berencana menghanguskan desa tersebut dengan badai api pada hari ke-15.

Untuk mengelabuhi Dewa, penduduk desa menggantung lampion merah dan menyalakan petasan agar desa terlihat seolah-olah sudah terbakar dari kejauhan. Tak tik ini berhasil, dan sejak saat itu, menyalakan lampion menjadi tradisi tahunan untuk menolak bala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggal 16 Januari 2026 Libur Apa? Ini Ketentuannya Menurut SKB 3 Menteri

Tanggal 16 Januari 2026 Libur Apa? Ini Ketentuannya Menurut SKB 3 Menteri

Lifestyle | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:20 WIB

Tanggal Lahir yang Diprediksi Kaya dan Sukses di 2026, Kamu Termasuk?

Tanggal Lahir yang Diprediksi Kaya dan Sukses di 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 06 Januari 2026 | 14:12 WIB

5 Shio yang Diprediksi Sukses dan Kaya Tahun 2026, Kamu Termasuk?

5 Shio yang Diprediksi Sukses dan Kaya Tahun 2026, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Senin, 05 Januari 2026 | 06:44 WIB

Terkini

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×