- Kulit yang lembap adalah kunci utama sebelum aplikasi cushion.
- Aplikasi cushion harus menggunakan teknik menepuk (tapping).
- Hindari penumpukan berlebih, khususnya di area lipatan wajah.
Suara.com - Pernahkah Anda merasa sudah berdandan maksimal, namun hanya dalam beberapa jam, tampilan cushion di wajah mulai terlihat pecah, bergaris, atau crack? Masalah ini sering kali terjadi, terutama di area lipatan wajah seperti garis senyum (smile lines) dan bawah mata.
Banyak orang menyalahkan produk cushion yang mereka gunakan, padahal penyebab utamanya bisa jadi adalah teknik aplikasi yang kurang tepat.
Kabar baiknya, crack pada wajah bukan disebabkan oleh produk yang buruk, melainkan teknik aplikasi yang belum sempurna. Sebab ada trik khusus untuk mendapatkan hasil complexion yang halus tanpa takut crack.
Berikut adalah panduan lengkap cara memakai cushion agar tidak crack dan tetap flawless sepanjang hari.
1. Persiapan Kulit (Skin Prep) adalah Kunci
Sebelum menyentuh cushion, pastikan kulit Anda dalam kondisi lembap. Makeup tidak akan menempel dengan baik pada kulit yang kering atau dehidrasi. Kulit yang kering akan "menyerap" kandungan air dalam cushion, menyisakan pigmen yang akhirnya terlihat pecah.
Gunakan moisturizer yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Jika Anda memiliki kulit berminyak, pilih pelembap berbahan dasar gel. Untuk kulit kering, cream moisturizer akan membantu menghaluskan tekstur kulit. Jangan lupa tunggu hingga produk skincare meresap sempurna sebelum memulai makeup.
2. Mengambil sedikit
Hal yang tak kalah penting dari memastikan shade cushion yang dipilih sudah cocok dengan warna kulit adalah teknik memakainya.
Baca Juga: Cari Cushion untuk Usia 50-an? Ini 5 Pilihan untuk Samarkan Garis Halus dan Kerutan
Kesalahan umum pemula adalah langsung menempelkan puff yang penuh produk ke wajah. Hal ini menyebabkan penumpukan produk yang berlebihan di satu titik, yang memicu crack.
Tipsnya: Setelah mengambil produk dengan puff, jangan langsung aplikasikan ke wajah. Tepuk-tepukkan puff terlebih dahulu di bagian dalam tutup kemasan cushion. Cara ini bertujuan untuk meratakan produk di permukaan puff dan membuang kelebihan cairan, sehingga produk yang menempel di wajah tipis dan merata.
3. Tap-tap, bukan geser
Cara mengaplikasikan cushion sangat menentukan hasil akhir. Hindari gerakan menggeser (swiping) karena hal ini dapat mengangkat skincare di bawahnya dan mempertegas pori-pori atau tekstur kulit yang kering.
Gunakan gerakan menepuk-nepuk lembut (tapping) dengan tekanan yang konsisten. Dengan cara ini, cushion akan lebih menyatu dengan kulit (skin-like finish) dan memberikan daya tutup (coverage) yang lebih maksimal namun tetap terlihat natural.
4. Hindari Penumpukan di Area Lipatan (Smile Lines & Under Eyes)