Niat Puasa Qadha Ramadan: Arab, Latin, dan Waktu Tepat Pengucapannya

Farah Nabilla Suara.Com
Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:00 WIB
Niat Puasa Qadha Ramadan: Arab, Latin, dan Waktu Tepat Pengucapannya
Niat Puasa Qadha Ramadhan (freepik)

Suara.com - Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim yang memenuhi syarat. Namun, dalam kondisi tertentu seseorang dibolehkan tidak berpuasa seperti sakit, bepergian, haid, nifas, atau sebab syar’i lainnya. Kewajiban ini kemudian harus diganti (qadha) di hari lain. 

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 184 yang artinya,

Maka barang siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain.”

Ayat ini menjadi landasan kuat bahwa orang yang memiliki uzur boleh meninggalkan puasa Ramadan, namun wajib menggantinya pada hari lain.

Hadist Nabi dari Aisyah RA juga menyebutkan hal serupa, yang artinya,

Aku pernah memiliki hutang puasa Ramadhan, maka aku tidak mengqadhanya kecuali pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini menunjukkan bahwa qadha puasa adalah kewajiban yang harus dipenuhi ketika telah selesai dari uzur.

Syarat Sah Puasa Qadha Ramadhan

Agar puasa qadha diterima, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, di antaranya:

Baca Juga: Puasa Berapa Hari Lagi? Ini Jadwal Penetapannya dari Kemenag, NU dan Muhammadiyah

  • Niat: harus diniatkan sebagai puasa qadha Ramadhan, bukan puasa sunnah
  • Islam: pelaku adalah muslim yang mukallaf
  • Suci dari hadas: bagi perempuan, harus sudah suci dari haid atau nifas
  • Tidak di hari haram: tidak dilakukan pada tanggal 1 Syawal, 10-13 Dzulhijjah
  • Mampu melaksanakan: dalam kondisi sehat dan tidak ada halangan syar’i

Niat Puasa Qadha Ramadhan

Meng-qadha puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus seperti saat Ramadan, tetapi juga perlu niat yang benar, waktu pelaksanaan yang sesuai, serta menjaga adab dan amalan selama berpuasa. 

Niat adalah syarat sah puasa, termasuk puasa qadha. Niat bisa diucapkan dalam hati atau dilafalkan dengan lisan untuk mempertegas.

 Berikut niat puasa qadha Ramadhan.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى

"Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta’ala."

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI