Suara.com - Pelantikan Sabrang Mowo Damar Panuluh, atau yang lebih dikenal publik sebagai Noe Letto, sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN) menjadi perhatian luas masyarakat. Sosok yang selama ini dikenal sebagai vokalis band Letto itu kini resmi masuk dalam lingkar strategis kebijakan negara, khususnya di bidang pertahanan.
Noe dilantik oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian DPN. Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, pada Kamis, 15 Januari 2026. Pelantikan ini menandai babak baru perjalanan Noe dari dunia seni dan budaya menuju ruang strategis kebijakan nasional.
Seiring dengan pelantikan tersebut, latar belakang dan silsilah keluarga Noe Letto pun kembali menjadi sorotan publik. Simak penjelasan berikut ini.
Silsilah Noe Letto dan Latar Belakang Keluarga
![Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto [Instagram/@sabrangmdp_official]](https://media.arkadia.me/v2/articles/triasrohmadoni/vzwHRnBX2UnRnf8JWo39R6QqaES7qLQN.png)
Sabrang Mowo Damar Panuluh lahir pada 10 Juni 1979 pukul 06.15 WIB di sebuah klinik Angkatan Udara yang berada di seberang Kraton Pakualaman, Yogyakarta. Pada 2026 ini, Noe genap berusia 46 tahun.
Noe merupakan putra dari budayawan dan cendekiawan Muslim terkemuka Indonesia, Emha Ainun Nadjib, yang lebih dikenal dengan nama Cak Nun. Ibunya bernama Neneng Suryaningsih, perempuan asal Metro, Lampung.
Cak Nun sendiri dikenal luas sebagai penulis, penyair, pemikir sosial-keagamaan, serta pendiri forum Maiyah, sebuah ruang diskusi lintas budaya dan spiritual yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Pemikirannya dikenal kritis, inklusif, dan membumi, serta konsisten mengangkat nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan kebudayaan lokal.
Setelah lahir di Yogyakarta, Noe menjalani masa kecilnya di Lampung. Hal ini terjadi setelah kedua orang tuanya berpisah.
Ibunya kemudian kembali ke Metro Lampung dan membesarkan Noe di sana. Di Lampung, Noe mengenyam pendidikan sekolah dasar dan mulai mengenal pendidikan agama melalui kegiatan mengaji di masjid.
Dari garis keluarga, Noe memiliki leluhur yang berasal dari Wonogiri, Jawa Tengah. Salah satu tokoh dalam keluarganya adalah Mbah Ali, yang dikenal sebagai perintis transmigrasi ke wilayah Lampung dan Mojoagung.
Baca Juga: Noe Letto Ikut Komentari Bendera One Piece : Saya Paham Dan Lucu
Keluarga besarnya dikenal memiliki latar belakang yang beragam dan berpikiran terbuka, baik di Menturo maupun Lampung. Lingkungan inilah yang ikut membentuk cara pandang Noe sejak kecil.
Setelah menyelesaikan masa kecilnya di Lampung, Noe kembali ke Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan SMP dan SMA. Di kota ini pula minatnya pada dunia musik berkembang.
Bersama teman-temannya, Noe membentuk band Letto. Grup musik ini dikenal lewat lagu-lagu bernuansa reflektif dan penuh makna.
Noe berperan sebagai vokalis sekaligus penulis lagu. Meski dikenal sebagai putra Cak Nun, Noe berhasil membangun karier musiknya sendiri tanpa bergantung pada nama besar sang ayah.
Selain bermusik, Noe juga kerap terlibat dalam berbagai kegiatan diskusi dan forum Maiyah, yang memperkaya sudut pandangnya terhadap isu sosial, budaya, dan kebangsaan.
Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional

Mengacu pada keterangan resmi Kementerian Pertahanan, terdapat 12 tenaga ahli yang dilantik untuk memperkuat Dewan Pertahanan Nasional. Pelantikan itu dilakukan berdasarkan Keputusan Ketua Harian DPN Nomor KEP/3/KH/X/2025.