Intip Gaji Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Jabatan Baru Noe Letto dan Frank Hutapea

Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40 WIB
Intip Gaji Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Jabatan Baru Noe Letto dan Frank Hutapea
pelantikan tenaga ahli dewan pertahanan nasional Kamis (15/1/2026) (dok. Biro Infohan Setjen Kemhan)
  • Noe Letto dan Frank Hutapea dilantik menjadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional.
  • Keduanya punya riwayat pendidikan dan pengalaman yang mumpuni di bidang masing-masing.
  • Publik pun penasaran dengan jabatan setara Eselon IIA dan berapa gaji yang diterima.

Suara.com - Publik baru-baru ini dikejutkan dengan kabar dilantiknya sejumlah tokoh ternama sebagai Tenaga Ahli di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Kira-kira berapa gaji mereka?

Dua nama yang paling mencuri perhatian adalah Sabrang Mowo Damar Panuluh (anak Cak Nun), yang lebih dikenal sebagai Noe Letto, dan pengacara muda Frank Alexander Hutapea, (putra Hotman Paris Hutapea).

Penunjukan ini sontak memicu beragam diskusi di ruang publik. Salah satu pertanyaan yang paling banyak mengemuka adalah, "berapa gaji tenaga ahli dewan pertahanan nasional?"

Wajar saja, jabatan strategis yang bertugas memberi masukan langsung kepada Presiden ini tentu mengundang rasa penasaran, terutama terkait kompensasi yang diterima.

Artikel ini akan mengupas tuntas estimasi pendapatan, peran, serta kualifikasi yang membuat tokoh-tokoh seperti Noe Letto dan Frank Hutapea dipercaya mengemban tugas penting ini.

Mengenal Dewan Pertahanan Nasional dan Peran Tenaga Ahli

Sebelum membahas soal gaji, penting untuk memahami apa itu DPN. Dewan Pertahanan Nasional adalah lembaga pemerintah non-struktural yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

Tugas utamanya adalah membantu Presiden dalam merumuskan kebijakan dan strategi nasional guna menjamin pertahanan dan keamanan negara.

Di sinilah peran Tenaga Ahli menjadi vital. Mereka adalah para pakar dari berbagai disiplin ilmu yang direkrut untuk memberikan analisis, kajian mendalam, dan rekomendasi strategis kepada Presiden mengenai isu-isu krusial.

Kehadiran mereka memastikan bahwa kebijakan yang diambil telah melalui pertimbangan dari berbagai sudut pandang, mulai dari militer, hukum, sosial, hingga budaya.

Estimasi Gaji Tenaga Ahli DPN

Jadi, berapa sebenarnya gaji seorang tenaga ahli DPN? Karena posisinya bukan jabatan struktural Aparatur Sipil Negara (ASN), mereka tidak menerima gaji tetap bulanan seperti PNS pada umumnya.

Kompensasi yang mereka terima lebih bersifat honorarium atau hak keuangan lainnya. Jabatan Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional ini setara dengan pejabat Eselon II.

Namun, beberapa sumber menyebutkan bahwa hak keuangan dan fasilitas yang diterima oleh Tenaga Ahli DPN setara dengan pejabat eselon IIA.

Ini adalah level jabatan yang cukup tinggi dalam hierarki birokrasi, seperti Direktur atau Kepala Biro di kementerian. Jika mengacu pada standar tersebut, kita bisa membuat estimasi pendapatannya:

  • Gaji Pokok: Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019, gaji pokok PNS untuk Golongan IV (yang biasanya menduduki jabatan eselon II) berkisar antara Rp3.044.300 hingga Rp5.901.200.
  • Tunjangan Kinerja (Tukin): Ini adalah komponen terbesar dari pendapatan pejabat. Besaran Tukin bervariasi antar instansi, namun untuk level eselon II, angkanya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Sebagai gambaran, Tukin untuk kelas jabatan 17 (setara Eselon II.a) bisa berada di kisaran Rp 33.240.000.
  • Tunjangan Jabatan: Untuk jabatan struktural eselon II.A, tunjangan yang diterima adalah sebesar Rp3.250.000.

Dengan menggabungkan komponen-komponen tersebut, estimasi total pendapatan atau take home pay yang diterima seorang pejabat setara eselon IIA bisa mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

Angka ini tentunya sepadan dengan tanggung jawab besar yang mereka emban dalam memberikan masukan strategis kepada kepala negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional

Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional

Entertainment | Sabtu, 17 Januari 2026 | 18:12 WIB

Hakim Ad Hoc Ngeluh Tunjangan 13 Tahun Stagnan, KY Bilang Begini

Hakim Ad Hoc Ngeluh Tunjangan 13 Tahun Stagnan, KY Bilang Begini

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 11:30 WIB

Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Nasional, Siapa Mereka dan Kenapa Gajinya Beda Jauh?

Hakim Ad Hoc Ancam Mogok Nasional, Siapa Mereka dan Kenapa Gajinya Beda Jauh?

Liks | Jum'at, 16 Januari 2026 | 08:50 WIB

Gaji ASN Gorontalo Macet di Awal 2026, Ini Fakta-faktanya

Gaji ASN Gorontalo Macet di Awal 2026, Ini Fakta-faktanya

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 15:24 WIB

Hotman Paris Sebut Ada Podcaster Jago Selingkuh, Doktif: Inisial DRL

Hotman Paris Sebut Ada Podcaster Jago Selingkuh, Doktif: Inisial DRL

Video | Senin, 12 Januari 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

Gerak Cepat, BPJS Ketenagakerjaan Penuhi Hak Beno Prasetio yang Wafat Dalam Kecelakaan Kerja

News | Sabtu, 18 April 2026 | 09:00 WIB

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly

News | Sabtu, 18 April 2026 | 08:10 WIB

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB