Lewat Karya Visual, Siswa Ini Angkat Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Satwa

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 22 Januari 2026 | 16:32 WIB
Lewat Karya Visual, Siswa Ini Angkat Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Satwa
Lewat Karya Visual, Siswa Ini Angkat Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Satwa. (DOk. Istimewa)
baca 10 detik
  • Kesadaran publik terhadap isu lingkungan dan perlindungan satwa langka masih perlu diperkuat, terutama di kalangan generasi muda.

  • Caleb, siswa BINUS SCHOOL Simprug, menggunakan ilustrasi sebagai medium kreatif untuk menyuarakan kepedulian lingkungan dan satwa dilindungi.

  • Karya ilustrasi tersebut dikembangkan menjadi merchandise kolaboratif, dengan hasil penjualan disalurkan untuk mendukung kegiatan sosial dan lingkungan.

Suara.com - Kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap satwa langka di Indonesia terus berlangsung, sering kali tanpa disadari dalam keseharian.

Di sisi lain, kesadaran publik, terutama di kalangan generasi muda, masih perlu terus diperkuat agar isu lingkungan tidak terasa jauh, melainkan dipahami sebagai persoalan yang berdampak langsung pada keberlanjutan ekosistem dan kehidupan satwa dilindungi.

Di tengah kondisi tersebut, muncul upaya-upaya kecil yang mencoba menjembatani kesenjangan antara isu lingkungan dan kesadaran publik. Salah satunya datang dari Caleb, siswa BINUS SCHOOL Simprug, yang memilih ilustrasi sebagai medium untuk menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan dan perlindungan satwa langka Indonesia.

Lewat Karya Visual, Siswa Ini Angkat Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Satwa. (DOk. Istimewa)
Lewat Karya Visual, Siswa Ini Angkat Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Satwa. (DOk. Istimewa)

Melalui karya ilustrasinya, Caleb mengangkat berbagai spesies hewan dilindungi dan isu lingkungan ke dalam visual yang mudah dipahami, khususnya oleh anak-anak dan remaja. Karya-karya tersebut kemudian dikembangkan menjadi produk merchandise hasil kolaborasi dengan BINA NUSANTARA, yang diperkenalkan dalam sebuah pameran seni bertema lingkungan hidup.

Bagi Caleb, proyek ini bukan pengalaman pertama. Sejak duduk di kelas 5, ia telah mengembangkan karya bertema ekosistem laut yang diwujudkan menjadi produk, dengan hasil penjualan didonasikan untuk mendukung penanaman mangrove melalui NGO Divers Clean Action di kawasan PIK. Pengalaman tersebut menjadi pijakan awal bagi karya-karya berikutnya yang semakin konsisten mengangkat isu lingkungan.

Seiring waktu, fokus ilustrasi Caleb berkembang ke tema satwa khas Indonesia yang dilindungi. Dalam salah satu proses kreatifnya, ia juga berkolaborasi dengan anak-anak asuh Yayasan Wahana Visi Indonesia, menghadirkan karya yang tidak hanya merepresentasikan isu lingkungan, tetapi juga melibatkan partisipasi komunitas.

Pada proyek terbarunya, hasil penjualan merchandise akan disalurkan kepada Yayasan Wahana Visi Indonesia untuk mendukung peningkatan kualitas hidup anak-anak dan komunitas yang membutuhkan. Peluncuran produk kolaborasi ini dilakukan pada Rabu (21/1/2026), sekaligus menjadi ruang diskusi mengenai proses belajar, perjalanan kreatif siswa, dan pentingnya membuka ruang kontribusi sejak usia dini.

“Aku senang karena gambarku bisa bermanfaat untuk orang lain. Lewat gambar-gambar ini, aku ingin mengajak lebih banyak orang peduli pada hewan dan lingkungan,” ujar Caleb.

Kepala Sekolah BINUS SCHOOL Simprug, Isaac Koh, mengatakan inisiatif tersebut sejalan dengan pendekatan pembelajaran Journeys Programme yang mendorong siswa untuk menghubungkan proses belajar dengan aksi nyata.

baca juga

Menurutnya, pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas, tetapi perlu memberi ruang bagi siswa untuk memahami empati, berpikir kritis, dan dampak sosial dari karya yang dihasilkan.

Di tengah tantangan lingkungan yang kian kompleks, keterlibatan generasi muda melalui medium kreatif seperti ilustrasi menunjukkan bahwa suara kepedulian tidak selalu lahir dari ruang advokasi formal. Dalam skala kecil, karya-karya semacam ini menjadi pengingat bahwa kesadaran lingkungan juga bisa tumbuh dari ruang belajar, kreativitas, dan keberanian bersuara sejak dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Cuaca Ekstrem, Pantai Kuta Bali Dibanjiri Sampah

Imbas Cuaca Ekstrem, Pantai Kuta Bali Dibanjiri Sampah

Foto | Selasa, 20 Januari 2026 | 09:30 WIB

WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable

WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable

News | Senin, 19 Januari 2026 | 14:54 WIB

137 Ton Sampah Diangkut dari Tanggul Muara Baru, DLH DKI Targetkan 5 Hari Selesai

137 Ton Sampah Diangkut dari Tanggul Muara Baru, DLH DKI Targetkan 5 Hari Selesai

News | Senin, 19 Januari 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Tren Wellness Meningkat, Kolam Renang dan Sauna Jadi Bagian Gaya Hidup Modern

Tren Wellness Meningkat, Kolam Renang dan Sauna Jadi Bagian Gaya Hidup Modern

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Lomba Nglinting Tembakau Jadi Upaya Temanggung Angkat Ekonomi Lokal

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan

Banten | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

Mendikti Brian Nilai Program Pelatihan Rektor PTS Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Negeri

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

Ratusan Ribu Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Jadi Celah Kerawanan Narkoba

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

Sales Mission Kadis Parekraf Andhika Permata Bawa Jakarta ke Kancah Dunia

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Mahasiswi di Makassar Meninggal Usai Diduga Aborsi, Kekasih Jadi Tersangka

Sulsel | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Di Tengah Perkembangan AI, Industri Animasi Berpeluang Serap Banyak Tenaga Kerja

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:50 WIB

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

58 Persen Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Pokok, Harga Sembako Jadi Keluhan Utama!

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

×