Suara.com - Baru-baru ini, viral seorang wanita warga negara Indonesia (WNI) berhijab yang menjadi tentara Amerika Serikat. Dari sini, sontak saja banyak orang bertanya-tanya cara WNI daftar jadi tentara Amerika Serikat.
Momen langka tersebut diabadikan oleh pemilik akun Instagram @bunda_kesidaa yang diketahui ibu dari wanita tersebut. Wanita yang menjadi tentara di Amerika Serikat tersebut diketahui bernama Syifa. Lengkap berseragam, ada emblem US Army di bagian kiri dada, US Army adalah singkatan dari Angkatan Darat Amerika Serikat.
Lebih lanjut, diketahui bahwa Syifa telah tinggal di Amerika Serikat dna menjadi diaspora sejak pertengahan tahun 2023. Ia merupakan wanita asal Kota Tangerang, Provinsi Banten.
Sebagai tentara di Amerika Serikat, Syifa telah mengantongi visa Green Card, yakni izin tinggal tetap yangmemungkinkan warga negara asing tinggal dan bekerja secara legal di Amerika Serikat dalam jangka panjang. Syifa juga telah menjalani proses pelatihan militer sebagai bagian dari National Guard Amerika Serikat. Sedang mencari peruntungan seperti Syifa? Simak informasi berikut.
Syarat WNI Mendaftar Militer Amerika Serikat
Berdasarkan informasi dari laman resmi USAGov yang diakses pada Kamis, 22 Januari 2026, warga negara non-Amerika Serikat, termasuk WNI yang menetap di AS, masih memiliki peluang untuk mendaftar sebagai anggota militer AS dengan sejumlah persyaratan penting. Ketentuan utama yang harus dipenuhi antara lain sebagai berikut:
Memiliki Permanent Resident Card (Green Card)
Kepemilikan Green Card menjadi syarat wajib bagi pendaftar non-warga negara AS. Tanpa status penduduk tetap, pendaftaran ke militer AS tidak dapat diproses.
Menguasai Bahasa Inggris
Calon prajurit diwajibkan memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan, karena seluruh proses pelatihan dan penugasan menggunakan bahasa Inggris.
Baca Juga: AS Perketat Imigrasi, Suporter Tak Bisa Datang ke Piala Dunia 2026? Ini Fakta Sebenarnya
Bukan untuk Kepentingan Visa atau Kewarganegaraan
Pendaftaran ke militer AS tidak boleh dilakukan semata-mata dengan tujuan memperoleh visa atau status kewarganegaraan Amerika Serikat.
Selain persyaratan administratif tersebut, setiap calon prajurit juga harus mengikuti Armed Services Vocational Aptitude Battery (ASVAB). Tes ini digunakan untuk menilai kemampuan akademik dan teknis calon prajurit, sekaligus menentukan kelayakan serta penempatan kerja yang sesuai.
Batas Usia Pendaftaran Militer AS per Matra
Setiap matra militer Amerika Serikat menetapkan batas usia pendaftaran yang berbeda untuk jalur dinas aktif. Berdasarkan catatan Mureks, ketentuan usia ini masih dapat disesuaikan dalam kondisi tertentu melalui persetujuan khusus.
- Army: 17 sampai 35 tahun
- Air Force: 17 sampai 42 tahun
- Navy: 17 sampai 41 tahun
- Marine Corps: 17 sampai 28 tahun
- Coast Guard: 17 sampai 41 tahun
- Space Force: 17 sampai 42 tahun
Rincian Gaji Pokok Tentara AS per Januari 2026
Mengacu pada Defense Finance and Accounting Service, gaji tentara AS ditetapkan berdasarkan pangkat atau pay grade serta masa dinas. Sejak tahun 2025, gaji personel militer AS mengalami kenaikan sebesar 4,5 persen. Berikut gambaran gaji bulanan awal per Januari 2026:
- E-1 (prajurit baru): US$2.407,20 atau sekitar Rp40,6 juta
- E-1 (masa dinas kurang dari 4 bulan): US$2.225,70 atau sekitar Rp37,5 juta
- E-2: US$2.697,90 atau sekitar Rp45,5 juta
- E-3: US$2.836,80 atau sekitar Rp47,9 juta
- E-4: US$3.142,20 atau sekitar Rp53 juta
- E-5: US$3.342,90 atau sekitar Rp56,4 juta
- E-6: US$3.401,10 atau sekitar Rp57,4 juta
- E-7: US$3.932,10 atau sekitar Rp66,4 juta
- E-8: US$5.656,50 atau sekitar Rp95,5 juta
- E-9: US$6.910,20 atau sekitar Rp116,7 juta
- E-9 (penasihat militer senior nasional): US$11.166,90 atau sekitar Rp188,6 juta
Sebagai ilustrasi, seorang prajurit berpangkat E-6 dengan masa dinas lebih dari 10 tahun dapat menerima gaji bulanan sekitar US$4.585,20 atau setara Rp77,4 juta.