Momen Langka: Tiga Pemimpin Sakya Dunia Pimpin Doa Bersama untuk Perdamaian Indonesia

Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 27 Januari 2026 | 08:18 WIB
Momen Langka: Tiga Pemimpin Sakya Dunia Pimpin Doa Bersama untuk Perdamaian Indonesia
Momen Langka: Tiga Pemimpin Sakya Dunia Pimpin Doa Bersama untuk Perdamaian Indonesia (Dok. Istimewa)
  • 4.500 umat Buddha dari berbagai aliran berkumpul di NICE PIK 2 pada Minggu (25/1/2026) untuk doa bersama "Indonesia for Peace & Prosperity".
  • Tiga pemegang singgasana Sakya dunia memimpin acara tersebut, menekankan pentingnya Indonesia sebagai pusat spiritualitas yang menjaga harmoni.
  • Para pemimpin spiritual menegaskan bahwa kedamaian terwujud melalui praktik kasih sayang dan kebijaksanaan dalam menghargai keragaman bangsa.

Suara.com - Indonesia kerap disebut sebagai bangsa besar karena jumlah penduduk dan bentang wilayahnya. Namun, di balik itu, ada kekuatan lain yang tak kalah penting, kedalaman spiritual dan kemampuannya merawat keberagaman. 

Gambaran tersebut terasa nyata ketika ribuan umat Buddha dari berbagai aliran berkumpul dalam satu ruang doa, menyatukan harapan bagi bangsa dan dunia.

Sebanyak 4.500 umat Buddha dari tradisi Theravada, Mahayana, dan Vajrayana memadati Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Kabupaten Tangerang, Minggu (25/1/2026). 

Mereka hadir dalam doa bersama bertajuk “Indonesia for Peace & Prosperity”, sebuah perhelatan spiritual yang melampaui sekat aliran, budaya, dan latar belakang.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, mulai dari tekanan ekonomi dunia hingga gelombang pemutusan hubungan kerja sepanjang 2025 doa bersama ini menjadi ruang refleksi kolektif. 

Umat tidak hanya memanjatkan doa untuk kesejahteraan personal, tetapi juga bagi stabilitas sosial, perdamaian, dan masa depan Indonesia sebagai bangsa majemuk.

Momentum tersebut menjadi semakin bermakna dengan hadirnya tiga pemegang singgasana Silsilah Sakya dunia yang secara bersamaan memimpin doa. 

Kehadiran H.H. Kyabgon Gongma Sakya Trichen Rinpoche ke-41, H.H. Sakya Trizin ke-42 Ratna Vajra Rinpoche, serta H.H. Sakya Trizin ke-43 Gyana Vajra Rinpoche bukan sekadar simbol keagamaan, melainkan representasi persatuan lintas generasi dalam tradisi spiritual Buddha.

Dalam pandangan para tokoh spiritual dunia tersebut, Indonesia menempati posisi istimewa. Bukan hanya karena keberagamannya, tetapi karena kemampuannya menjaga harmoni di tengah perbedaan.

“Indonesia adalah negara besar dan terutama secara spiritual, Indonesia adalah tempat yang sangat penting. Melalui acara ini, semoga seluruh dunia akan memperoleh kedamaian, harmoni, dan kebahagiaan,” ujar H.H. Kyabgon Gongma Sakya Trichen Rinpoche ke-41.

Pernyataan tersebut mencerminkan bagaimana Indonesia dipandang sebagai ruang subur bagi nilai-nilai spiritual yang hidup berdampingan dengan pluralitas budaya dan agama. 

Di negeri ini, spiritualitas tidak berdiri eksklusif, melainkan tumbuh dalam dialog dan kebersamaan. Nilai kasih sayang dan kemanusiaan juga menjadi pesan utama yang disampaikan H.H. Sakya Trizin ke-42 Ratna Vajra Rinpoche. 

Ia menekankan bahwa perdamaian tidak berhenti pada ritual, melainkan harus diwujudkan dalam praktik hidup sehari-hari.

“Hendaknya kita juga mempraktikkan cinta dan belas kasih, memiliki hati yang baik kepada orang lain. Dengan cara ini, kita akan mampu mewujudkan perdamaian, harmoni, dan kebahagiaan,” ungkapnya.

Sementara itu, keberagaman Indonesia justru dipandang sebagai fondasi kekuatan bangsa. Pandangan ini disampaikan oleh H.H. Sakya Trizin ke-43 Gyana Vajra Rinpoche yang menilai bahwa kebhinekaan, jika dipadukan dengan kebijaksanaan, akan melahirkan kesejahteraan bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antara Jurnal Scopus dan Kerokan: Membedah Pluralisme Medis di Indonesia

Antara Jurnal Scopus dan Kerokan: Membedah Pluralisme Medis di Indonesia

Your Say | Senin, 26 Januari 2026 | 11:57 WIB

Lebih dari Sekadar Sejarah: Mengintip Kisah Hidup Komunitas Tionghoa di Galeri Pantjoran PIK

Lebih dari Sekadar Sejarah: Mengintip Kisah Hidup Komunitas Tionghoa di Galeri Pantjoran PIK

Lifestyle | Minggu, 25 Januari 2026 | 07:21 WIB

Ribuan Umat Buddha Sambut Berkah Bersama YM Chamgon Kenting Tai Situpa di Jakarta

Ribuan Umat Buddha Sambut Berkah Bersama YM Chamgon Kenting Tai Situpa di Jakarta

Lifestyle | Senin, 19 Januari 2026 | 12:25 WIB

Terkini

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:44 WIB

3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan

3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:56 WIB

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:43 WIB

Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan

Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:28 WIB

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:25 WIB

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB

Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek

Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:18 WIB