Asal-usul Es Gabus, Jajanan Jadul yang Viral Dikira Terbuat dari Spons

Nur Khotimah | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 13:16 WIB
Asal-usul Es Gabus, Jajanan Jadul yang Viral Dikira Terbuat dari Spons
Ilustrasi es gabus. (YouTube/Eliza Perkasa)

Proses pembekuan inilah yang menghasilkan tekstur khas es gabus yang kenyal, ringan, dan berongga.

Berbeda dengan es krim berbahan susu yang creamy atau es lilin yang padat, es gabus memiliki pori-pori alami dari kombinasi tepung dan santan.

Ketika digigit, es ini cepat meleleh di mulut dengan rasa manis ringan dan sedikit gurih, tanpa meninggalkan kesan berat.

Tidak ada catatan pasti mengenai daerah asal es gabus. Namun, jajanan ini mulai dikenal luas dan populer pada era 1980–1990-an, seiring maraknya jajanan es rumahan seperti es mambo, es lilin, dan es potong.

Pada masa itu, es gabus menjadi primadona di kalangan anak-anak sekolah karena rasanya yang enak, tampilannya menarik, dan harganya sangat terjangkau.

Satu potong es gabus umumnya dijual dengan harga sekitar Rp1.000 hingga Rp3.000.

Dalam sebuah jurnal berjudul "Peningkatan Performa UMKM Es Gabus ’90an Melalui Pendampingan Sertifikasi Halal", dijelaskan bahwa es gabus tradisional dibuat dari tepung hunkwe yang dipadukan dengan santan dan gula.

Sementara itu, proposal kewirausahaan tentang es gabus juga menyebutkan bahwa jajanan ini tergolong sehat karena hanya menggunakan bahan-bahan sederhana tanpa pengawet, serta disajikan dalam kondisi beku.

Seiring perkembangan zaman, komposisi dasar es gabus sebenarnya tidak banyak berubah.

Tepung hunkwe, santan, dan gula tetap menjadi bahan utama. Namun, inovasi mulai bermunculan, mulai dari penambahan varian rasa, penggunaan warna alami, hingga pengemasan yang lebih modern agar menarik minat generasi muda.

Meski begitu, eksistensi es gabus kini semakin jarang ditemui dan lebih sering dijumpai di pasar tradisional atau dijual secara daring.

Kasus dugaan es gabus berbahan spons di Kemayoran yang ternyata tidak terbukti menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk tetap mengawasi jajanan yang dikonsumsi anak-anak.

Meski es gabus terbukti aman, pengawasan tetap diperlukan agar anak terhindar dari jajanan dengan pewarna atau pemanis buatan berlebihan.

Demikian itu asal usul es gabus, jajan jadul yang lagi viral tapi dikira terbuat dari spons. Bagi banyak orang yang sudah mengetahui asal usul es gabus, es ini bukan sekadar kudapan dingin, melainkan potongan kecil kenangan masa kecil yang manis, sederhana, dan tak lekang oleh waktu.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mabes TNI Akui Sudah Temui Pedagang Es Sudrajat, Harap Polemik Tak Berlanjut

Mabes TNI Akui Sudah Temui Pedagang Es Sudrajat, Harap Polemik Tak Berlanjut

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:03 WIB

Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!

Fitnah Es Gabus Berbahan Spons, DPR Tegaskan Minta Maaf Saja Tak Cukup, Oknum Aparat Harus Disanksi!

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 05:10 WIB

Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru

Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 21:02 WIB

Terkini

Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Resminya

Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026 Apakah Libur? Ini Penjelasan Resminya

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:58 WIB

7 Kebiasaan Gen X Sejak Kecil yang Berbeda dengan Gen Z

7 Kebiasaan Gen X Sejak Kecil yang Berbeda dengan Gen Z

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:49 WIB

Kronologi Lengkap Kasus Kekerasan pada Anak di Daycare Little Aresha Sorosutan

Kronologi Lengkap Kasus Kekerasan pada Anak di Daycare Little Aresha Sorosutan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:37 WIB

5 Cushion yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Flawless

5 Cushion yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:28 WIB

5 Parfum Evangeline Paling Wangi dan Tahan Lama Mulai Rp30 Ribuan

5 Parfum Evangeline Paling Wangi dan Tahan Lama Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 14:02 WIB

5 Rekomendasi Lipstik Glossy untuk Bibir Pecah-Pecah yang Awet

5 Rekomendasi Lipstik Glossy untuk Bibir Pecah-Pecah yang Awet

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 13:56 WIB

WIC Jakarta Menjadi Tuan Rumah Pembukaan Konferensi Welcome Clubs International ke-17

WIC Jakarta Menjadi Tuan Rumah Pembukaan Konferensi Welcome Clubs International ke-17

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 13:08 WIB

Apakah Foundation Ada SPF-nya? Ini 4 Produk untuk Makeup Sekaligus Melindungi Kulit

Apakah Foundation Ada SPF-nya? Ini 4 Produk untuk Makeup Sekaligus Melindungi Kulit

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 13:05 WIB

Kekayaan Bos Green SM yang Taksinya Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi

Kekayaan Bos Green SM yang Taksinya Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 12:33 WIB

Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah

Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 12:24 WIB