Baca 10 detik
- Bulan Sya’ban istimewa karena Rasulullah SAW sering puasa sunnah sebagai persiapan spiritual menyambut Ramadhan.
- Hukum puasa sunnah Sya’ban adalah sunah; syarat sah utamanya adalah berniat sebelum fajar atau sebelum zawal.
- Organisasi seperti NU dan Kemenag sejalan bahwa puasa sunnah harus disertai niat sebelum waktu salat Subuh.
Pendapat ini berarti selama puasa yang dilakukan adalah puasa sunnah yang dibenarkan dan disertai syarat-syarat ibadahnya, termasuk niat, maka pahala dan keberkahannya dapat diraih.
3. Kementerian Agama (Kemenag)
Situs dan panduan keagamaan dari Kemenag menjelaskan anjuran memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban sebagai persiapan Ramadhan berdasarkan hadis Rasulullah SAW. Meskipun fokusnya bukan pada detail niat, pedoman fiqih umumnya yang dijelaskan oleh lembaga ini sejalan dengan pandangan mayoritas ulama. Puasa sunnah membutuhkan niat yang jelas sebelum fajar untuk sah sebagai puasa sunnah.