Menikmati Jakarta Setelah Senja: Lights Wonderland Hadirkan Wisata Malam di Tengah Mangrove PIK

Dinda Rachmawati

Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:15 WIB
Menikmati Jakarta Setelah Senja: Lights Wonderland Hadirkan Wisata Malam di Tengah Mangrove PIK
Menikmati Jakarta Setelah Senja: Lights Wonderland Hadirkan Wisata Malam di Tengah Mangrove PIK (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Lights Wonderland adalah acara wisata malam di TWA Mangrove PIK, menampilkan instalasi cahaya artistik dari 16 Januari hingga 15 Februari.
  • Acara ini menawarkan pengalaman imersif di ruang terbuka hijau, menyasar berbagai segmen dengan tiket yang terjangkau dan inklusif.
  • Festival ini berdampak positif pada ekonomi lokal PIK dengan memperpanjang waktu tinggal pengunjung dan menggerakkan sektor pendukung.

Suara.com - Jakarta perlahan menemukan wajah barunya di malam hari. Bukan lagi sekadar gemerlap gedung atau deretan kafe, tetapi pengalaman wisata yang memadukan alam, cahaya, dan suasana santai. 

Salah satunya hadir lewat Lights Wonderland di Taman Wisata Alam Mangrove PIK, sebuah destinasi sore hingga malam yang menawarkan sensasi berbeda dari wisata kota pada umumnya.

Digelar mulai 16 Januari hingga 15 Februari, Lights Wonderland mengubah kawasan mangrove menjadi ruang visual yang hidup setelah matahari terbenam. 

Mulai pukul 17.00 hingga 23.00 WIB, pengunjung diajak menyusuri jalur hijau yang disinari instalasi lampu artistik, menciptakan nuansa magis di tengah rimbunnya vegetasi mangrove. 

Cahaya yang berpadu dengan elemen alam menghadirkan pengalaman imersif. tenang, estetik, sekaligus menyegarkan.

Konsep night wonderland ini menjadi alternatif hiburan malam yang jarang ditemui di Jakarta. Alih-alih keramaian indoor, pengunjung justru diajak menikmati ruang terbuka hijau dengan cara yang tak biasa. 

Menikmati Jakarta Setelah Senja: Lights Wonderland Hadirkan Wisata Malam di Tengah Mangrove PIK (Dok. Istimewa)
Menikmati Jakarta Setelah Senja: Lights Wonderland Hadirkan Wisata Malam di Tengah Mangrove PIK (Dok. Istimewa)

Tak heran jika Lights Wonderland menyasar beragam segmen, mulai dari keluarga, komunitas, hingga wisatawan urban yang ingin menikmati suasana malam dengan tempo lebih pelan.

Dengan harga tiket yang relatif terjangkau, festival ini terasa inklusif dan mudah diakses. Namun di balik kesederhanaannya, Lights Wonderland menyimpan nilai ekonomi dan pariwisata yang cukup signifikan.

“Ini contoh bagaimana ruang konservasi bisa diaktivasi tanpa kehilangan daya tarik alaminya. Pengalaman wisatanya premium tapi tetap inklusif,” ujar Made Adi Pranata, pengusaha properti asal Denpasar yang datang bersama relasinya. 

baca juga

Menurutnya, pendekatan seperti ini membuka peluang baru bagi pengembangan wisata berkelanjutan di kawasan urban.

Kehadiran Lights Wonderland juga memberi efek domino bagi kawasan PIK. Aktivitas wisata yang berlangsung hingga malam hari secara alami memperpanjang waktu tinggal pengunjung. 

Dampaknya terasa pada sektor pendukung seperti kuliner, transportasi, hingga jasa fotografi yang ikut bergerak mengikuti arus pengunjung.

Bagi wisatawan lokal, pengalaman ini terasa sebagai “alasan baru” untuk datang ke PIK bukan hanya untuk makan malam. Siti Khadijah Al-Munawar, warga Jakarta Selatan, mengaku merasakan perbedaan atmosfer yang ditawarkan Lights Wonderland.

“Sebagai destinasi, ini memberi alasan baru untuk datang sore hingga malam. Rasanya berbeda dibanding sekadar makan malam di kawasan PIK,” tuturnya.

Lebih dari sekadar festival lampu, Lights Wonderland menawarkan pengalaman berjalan santai, berfoto, hingga menikmati malam Jakarta dalam suasana yang lebih alami dan intim. 

Perpaduan cahaya dan mangrove menghadirkan perspektif baru tentang bagaimana ruang hijau bisa dihidupkan tanpa kehilangan esensinya.

Dengan penyelenggaraan yang diproyeksikan menjadi agenda rutin, Lights Wonderland berpotensi memperkuat posisi PIK sebagai kawasan rekreasi terpadu, sekaligus membuka babak baru wisata malam Jakarta, lebih hijau, lebih kreatif, dan tentu saja, lebih berkesan.

Jika malam biasanya identik dengan hiruk pikuk kota, Lights Wonderland membuktikan bahwa Jakarta juga bisa dinikmati dengan cara yang lebih pelan, tenang, dan penuh cahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampah Penuhi Taman Wisata Laut Teluk Kupang

Sampah Penuhi Taman Wisata Laut Teluk Kupang

Foto | Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:28 WIB

Sampah Masih Jadi PR Labuan Bajo, Kolaborasi Komunitas Didorong Demi Pariwisata Berkelanjutan

Sampah Masih Jadi PR Labuan Bajo, Kolaborasi Komunitas Didorong Demi Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 29 Januari 2026 | 08:24 WIB

Malang Dreamland Tawarkan Liburan Mewah Dengan View Instagenic

Malang Dreamland Tawarkan Liburan Mewah Dengan View Instagenic

Your Say | Senin, 26 Januari 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

×