Suara.com - Iritasi di area mulut biasanya dianggap sepele sebagai bentuk dari sariawan. Namun demikian tahukah Anda tanda yang muncul bisa jadi adalah gejala kanker mulut?
Lalu, bagaimana cara tahu beda sariawan biasa dan gejala kanker mulut?
Sariawan secara umum adalah luka yang disebabkan karena iritasi pada bagian mulut seperti gusi dan juga lapisan dalam mulut.
Biasanya, luka karena sariawan berwarna putih atau kekuningan, serta terdapat peradangan di sekitarnya.
Di sisi lain, kanker mulut adalah kanker yang muncul di jaringan mulut, bisa muncul di gusi, lidah, bibir, dan area tenggorokan.
Kanker ini akan lebih berisiko pada kelompok usia di atas 40 tahun, dan cenderung pada laki-laki. Lalu jika gejalanya mirip, apa beda keduanya?
3 Beda Sariawan Biasa dan Gejala Kanker Mulut

Merangkum situs resmi Rumah Sakit Mitra Keluarga dan berbagai sumber lain, ada sedikitnya 3 beda sariawan biasa dan gejala kanker mulut yang bisa dilihat secara langsung.
Pertama terkait masa penyembuhan, kedua terkait rasa sakit, dan ketiga terkait bentuk dari luka atau gejala yang muncul.
1. Masa Penyembuhan
Baca Juga: Beda Banget, Perlakuan Fuji dan Aaliyah Massaid saat Thariq Halilintar Sariawan Dibanding-bandingkan
Sariawan secara umum dapat sembuh dan pulih dalam waktu antara 1 hingga 2 minggu saja. Secara perlahan, kondisi yang dialami berangsur membaik, bahkan ketika Anda tidak mengkonsumsi obat dan sekedar menerapkan pola hidup sehat saja.
Namun demikian pada gejala kanker mulut, sariawan yang dialami justru bertambah parah seiring berjalannya waktu.
Maka ketika sariawan yang dialami berlangsung lebih dari 2 minggu dan tidak ada tanda membaik, sangat dianjurkan untuk segera mendatangi dokter untuk memastikan kondisi Anda.
2. Sakit yang Terasa
Selanjutnya adalah terkait dengan rasa sakit. Sariawan biasa memang menimbulkan rasa sakit. Namun sakit yang ada muncul di area tertentu, tepat di area sariawan tersebut muncul. Sakit semakin menyengat ketika terkena makanan atau minuman berbahan asam.
Pada gejala kanker mulut, "sariawan" yang ada di area mulut justru tidak menimbulkan rasa sakit bahkan ketika terkena bahan bersifat asam.