Berdasarkan penelusuran, tidak ada komunikasi langsung atau tidak langsung antara Joko Widodo denhan Jeffrey Epstein. Nama Jokowi semata tercatat sebagai subjek pemberitaan, bukan sebagai pihak yang berinteraksi langsung.
4. Sri Mulyani
Di sisi lain, dokumen yang memuat nama Sri Mulyani berasal dari arsip internal World Bank Group yang ditulis pada 18 Juni 2014. Dokumen ini muncul dalam bentuk email dan materi komunikasi internal institusi keuangan internasional, bukan merupakan dokumen pribadi milik Epstein.
Dalam arsip yang baru dirilis itu, Sri Mulyani disebut dengan jabatannya kala itu sebagai managing director and chief operating officer World Bank Group. Namanya disebut karena berhubungan dengan peluncuran President’s Delivery Unit (PDU), unit strategis yang digunakan untuk memantau pencapaian target pembangunan secara real-time.
Dalam dokumen, disebutkan bahwa Sri Mulyani menekankan fungsi PDU yang berperan sebagai pelengkap sistem pengukuran kinerja terdahulu, termasuk corporate scorecard World Bank. Mantan Menkeu RI ini turut menyoroti peran unit dalam memastikan target pembangunan tercapai, serta indikator tentang International Development Association yang disebut mencerminkan efektivitas reformasi internal.
Seluruh isi dokumen yang menyebut nama Sri Mulyani berada dalam kerangka tata kelola institusi dan sama sekali tidak menunjukkan keterkaitan apa pun dengan sosok Jeffrey Epstein.
5. Soeharto
Nama presiden kedua Indonesia, Soeharto, muncul secara tidak langsung dalam rilisan Epstein Files. Soeharto muncul dalam dokumen yang memuat usulan seputar penulisan buku terkait dirinya, yang diajukan oleh Gregory Brown terhadap Epstein.
Dokumen itu berisi rekomendasi bacaan dan gagasan penulisan saja. Hal ini kemudian menjadi bukti bahwa tidak hubungan personal antara Soeharto dengan Epstein. Nama Soeharto hanya tercantum sebagai subjek kajian sejarah dan politik saja.
6. Kafrawi Yuliantono
Nama Kafrawi Yuliantono disebut dalam Epstein Files sebagai sosok hotelier yang memiliki hubungan dengan jaringan JW Marriott. Ia diklaim akan berupaya menjalin kerja sama dengan Epstein usai melakukan pertemuan di Bali.
Dalam Epstein Files, tercatat sejumlah dokumen administratif tentang dirinya. Adapum dokumen itu antara lain curriculum vitae, surat lamaran kerja, dan berkas visa. Arsip tersebut benar-benar mencatat hanya sebagai upaya profesional, bukan berkaitan dengan aktivitas kriminal.
Baca Juga: Ada Nama Sri Mulyani di Dokumen Jeffrey Epstein Files, Ternyata Ini Isinya!
Itulah daftar nama tokoh dan pejabat Indonesia yang muncul dalam Epstein Files. Munculnya nama-nama tokoh Indonesia dalam Epstein Files, membuktikan luasnya cakupan dokumen yang dirilis, dan bukan indikasi keterlibatan dengan kejahatan Jeffrey Epstein. Bahkan, sebagian besar penyebutan itu bersifat kontekstual, administratif, hingga berupa kliping informasi.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari